Lengger Tapeng
Tari Lengger Tapeng merupakan seni pertunjukan yang berasal dari Desa Nglinggo, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.[1] Nama Tari Lengger Tapeng berasal dari singkatan Tayub Topeng yang berarti memakai topeng. Penamaan tersebut dikarenakan para penarinya menggunakan topeng dalam setiap pementasan.[2]
Pada tahun 2019, sertifikat penetapan tradisi Ngerebeg sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia ditandatangani oleh Nadiem Makarim dengan nomor 362/M/2019.[3]
Sejarah dan asal-usul
Tarian ini menjadi ungkapan penebus nazar bagi masyarakat di Desa Nglinggo. Lengger Tapeng menjadi nazarnya. Mayoritas penduduk adalah petani. Doa yang dipanjatkan adalah meminta rezeki, menyekolahkan anak, hingga cepat panen.
Pertunjukan
Pertunjukan ini digelar semalaman mulai dari jam 8 malam hingga dini hari.[4] Dalam sebuah pementasannya, Lengger Tapeng bercerita tentang Mahabarata, Ramayana atau Panji Asmoro Bangun. Para penari pria atau pengibing akan mengenakan topeng yang menggambarkan suasana batin atau konflik yang ada di dalamnya. Saat pertunjukan, tidak sedikit dari penari kerasukan arwah-arwah leluhur. Mereka menari di alam bawah sadar dan hanya mengikuti musik. Penari akan didampingi oleh seorang ahli yang sudah berpengalaman, penari akan dijaga dan dibantu sadar jika sudah terlewat batas.[5]
Tarian ini menampilkan berbagai macam karakter, seperti bidadari, hanoman, raksasa, hingga beberapa makhluk lainnya.[6] Seiring berjalannya waktu, kini masyarakat Nglinggo mulai merevitalisasi tarian ini. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah mementaskan karya tersebut untuk para tamu yang berkunjung dengan desa wisata yang populer dengan kebun tehnya tersebut.[7]
Daftar referensi
- ^ Liputan6.com (2022-02-26). "Lengger Tapeng, Tarian Mistis Asal Kulon Progo untuk Bayar Doa". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-11-15. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ^ "Tari Lengger Tapeng, Nasibmu Kini…". kanaljogja.id. 2016-11-13. Diakses tanggal 2025-11-15.
- ^ "Lengger Tapeng". Budaya Data Kemdikbud. 2019.
- ^ "Tari Lengger Tapeng » Budaya Indonesia". budaya-indonesia.org. Diakses tanggal 2025-11-15.
- ^ Liputan6.com (2022-02-26). "Lengger Tapeng, Tarian Mistis Asal Kulon Progo untuk Bayar Doa". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-11-15. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ^ Angriyana, Shinta. "Nuansa Magis Tari Lengger Tapeng di Kulonprogo". detikTravel. Diakses tanggal 2025-11-15.
- ^ Djoko, Gilar, (2010-02-04). "Karakterisasi Perandalam Kesenian Lengger Tapeng Indro Cipto Di Dusun Nglinggo Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo". digilib.isi.ac.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-15. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.