Lensa apokromatik

Apochromat lens.svg
Lensa apokromatik terdiri dari tiga elemen, yang masing-masing mengarahkan satu gelombang cahaya ke titik fokus yang sama.

Lensa apokromatik (bahasa Inggris: apochromat atau apochromatic lens) merupakan lensa yang dirancang untuk meminimalkan aberasi kromatik, dengan mengarahkan tiga gelombang cahaya ke titik fokus yang sama.[1] Lensa jenis ini menawarkan koreksi yang bagus terhadap aberasi kromatik yang ada pada lensa achromatic biasa, dan ditemukan pada tahun 1868 oleh Ernst Abbe (1840-1905) dari Carl Zeiss untuk dipakai dalam mikroskop.

Sebagai catatan, bagaimanapun juga, istilah ini dipakai secara longgar oleh berbagai produsen lensa sebagai sarana marketing karena tidak selalu menjamin optik yang bagus.

Referensi

  1. ^ Jacobson, David. What do APO and Apochromatic mean? "What do APO and Apochromatic mean?". ;

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya