Luntas

Luntas adalah sebuah kelompok ludruk di Surabaya, Jawa Timur. Ludrukan Nom-noman Tjap Arek Soeroboio disebut Luntas memiliki pendekatan kontemporer terhadap kesenian ludruk. Pementasan yang dilakukan menggunakan judul, efek suara, musik, kostum, property, hingga cerita yang lebih kekinian dan menarik perhatian anak muda. Luntas sering melakukan pertunjukan di Gedung Pringgodani, Taman Hiburan Rakyat, serta hotel, Warung kopi, sekolah dan kampus-kampus sekitaran Surabaya. Sejak 2019 Ludruk Luntas adalah satu-satunya kelompok ludruk yang mandiri yang mempunyai Tobong/tempat pertunjukan sendiri. Dan tetap konsisten mengadakan pertunjukan tanpa menunggu tanggapan/ job dan jadwal dinas terkait. Dengan cara menjual tiket Luntas tetap konsisten mementaskan pertunjukan ludruk.[1][2][3]

Sejarah

Luntas dibentuk pada 21 Januari 2016. Kata Luntas merupakan singkatan dari Ludrukan Nom-noman Tjap Arek Suroboyo atau dalam bahasa Indonesia pementasan ludruk pemuda cap anak Surabaya. LUNTAS diambil dari nama tumbuhan yang banyak manfaatnya. Dalam bahasa Jawa sendiri luntas adalah sejenis semak yang bisa untuk obat , pagar rumah dan dapat dimakan sebagai lalapan beluntas. LUNTAS diharapkan menjadi obat kerinduan akan seni budaya ludruk, menjadi pagar budaya agar ludruk tetap terjaga, dan masih bisa dikonsumsi masyarakat dijaman yang serba modern.

Kritik

Beberapa kalangan pemerhati budaya menganggap komunitas Luntas merusak budaya asli ludruk. Modernisasi dari segi judul, cerita dan teknis pementasan dianggap menghilangkan nilai-nilai tradisional ludruk. Meskipun demikian, beberapa seniman ludruk kawakan seperti Cak Kartolo memberikan dukungan terhadap modernisasi ludruk yang dilakukan oleh kelompok Luntas.

Catatan kaki

  1. ^ Dennoto, Fiqih A. (April 2017). "Luntas". Grand Story.
  2. ^ "Ludrukan Nom-noman Tjap Arek Soeroboio Lestarikan Seni Daerah". Surabayainside.com. 2019-03-29. Diakses tanggal 2020-09-05.[pranala nonaktif permanen]
  3. ^ "Kian Percaya Diri, Ludruk 'Luntas' Masuk Hotel". Surya. Diakses tanggal 2020-09-05.

- Penghargaan Pahlawan Surabaya dalam ajang Festival Kampoeng Pahlawan 2018 - Penghargaan Pahlawan Kekinian dalam Festival Hari Pahlawan 2017 - Juara 1 Pertura kota Surabaya 2017 Ratusan pementasan ludruk kekinian

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya