Marcus Antistius Labeo

Marcus Antistius Labeo (meninggal dunia pada tahun 10 atau 11 M) adalah seorang yuris Romawi.

Biografi

Marcus Antistius Labeo adalah putra dari Pacuvius Labeo, seorang yuris yang memilih untuk bunuh diri setelah kekalahan partainya di Pertempuran Philippi. Karena namanya berbeda dari ayahnya, ia diduga diangkat sebagai anak oleh seorang Antistius yang tidak diketahui latar belakangnya secara luas[1]. Sebagai anggota kaum ningrat Plebeian (nobilitas plebeia) yang hidup berkecukupan, Labeo muda memasuki kehidupan publik sejak usia dini. Marcus Antistius dengan cepat meniti karier hingga tingkat praetor; namun, ketidaksukaannya yang terang-terangan terhadap rezim baru serta sikap blak-blakannya dalam menyuarakan simpati Republik di Senat—yang oleh Tacitus[2] disebut sebagai incorrupta libertas (kebebasan yang tidak dapat disuap)—menjadi hambatan bagi kemajuan kariernya. Pesaingnya, Ateius Capito, seorang pendukung setia penguasa baru, dipromosikan oleh Caesar Augustus untuk menduduki jabatan konsul meskipun Labeo sebenarnya lebih berhak atas jabatan tersebut. Merasa sakit hati atas ketidakadilan yang menimpanya, Labeo menolak jabatan tersebut ketika ditawarkan kepadanya pada tahun-tahun berikutnya.[3]

Sejak saat itu, ia tampaknya mendedikasikan seluruh waktunya untuk ilmu yurisprudensi. Pelatihannya dalam bidang keilmuan tersebut terutama diperoleh dari Trebatius Testa. Selain pengetahuannya yang mendalam tentang hukum, ia juga memiliki wawasan budaya yang luas, dengan memusatkan perhatiannya khusus pada dialektika, filologi (grammatica), dan barang antik, yang dianggapnya sebagai penunjang yang berharga dalam pemaparan, pengembangan, dan penerapan doktrin hukum.[4] Hingga masa pemerintahan Hadrianus, namanya mungkin merupakan otoritas terbesar dalam bidang hukum; dan beberapa karyanya diringkas serta diberi catatan oleh para penulis generasi berikutnya.

Meskipun Capito hampir tidak pernah dirujuk, pendapat-pendapat (dicta) Labeo terus-menerus muncul dalam tulisan-tulisan para yuris klasik, seperti Gaius, Ulpianus, dan Julius Paulus; dan tidak sedikit dari pandangan tersebut yang dianggap layak untuk dilestarikan dalam Digesta Justinianus. Labeo diakui sebagai pendiri mazhab Proculian, sementara Capito disebut sebagai pendiri mazhab saingannya, yaitu mazhab Sabinian;[5] namun, kemungkinan besar pendiri sebenarnya dari kedua scholae tersebut adalah Proculus dan Masurius Sabinus, yang masing-masing mengikuti metode Labeo dan Capito.

Karya sastra Labeo yang paling penting adalah Libri posteriores, dinamakan demikian karena diterbitkan hanya setelah kematiannya. Buku tersebut memuat pemaparan sistematis tentang hukum umum (common law). Karyanya yang berjudul Libri ad Edictum mencakup sebuah komentar, tidak hanya mengenai maklumat (edictum) para praetor kota dan praetor asing (peregrine), tetapi juga maklumat para aedil kurul. Probabilium lib. VIII, sebuah kumpulan definisi dan proposisi hukum aksiomatik, tampaknya menjadi salah satu karya paling khas dari dirinya.

Referensi

  1. ^ Ernst Badian, "The Attempt to Try Caesar", dalam J.A.S. Evans (ed.), Polis and Imperium (Toronto 1974), h. 152
  2. ^ Ann. iii. 75
  3. ^ Tac. Ann. iii. 75; Pomponius dalam fr. 47, Dig. i. 2
  4. ^ Gell. Xiii. 10
  5. ^ Pomponius dalam fr. 47, Dig. i. 2

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya