Mary Barber
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
| Mary Barber | |
|---|---|
| Lahir | 3 April 1911 |
| Meninggal | 11 September 1965 (umur 54) |
| Almamater | London School of Medicine for Women, Royal Free Hospital |
| Dikenal atas | Study of penicillin-resistant bacteria |
| Karier ilmiah | |
| Bidang | bakteriologi, patologi |
| Institusi | Royal Free Hospital, British Postgraduate Medical School, St. Thomas's Hospital |
Mary Barber (1911 - 1965) merupakan peneliti bakteriologi dan patologi yang mempelajari terkait resistensi antibiotik.
Kehidupan awal dan pendidikan
Mary Barber dilahirkan pada 3 April 1911[2] sebagai putri dari Hugh Barber. Pada tahun 1936, Mary mendapat gelar M.B., B.S. di London. Kemudian, ia kembali mengambil gelar M.D. pada bidang patologi di tahun 1940.[3]
Karier
Mary memulai kariernya di Royal Free Hospital pada 1934 hingga 1937. Pada tahun 1940, ia menjadi asisten di Departemen Patologi, Post-Graduate Medical School, London. Setelah tujuh tahun menjadi asisten, ia diangkat menjadi dosen bidang bakteriologi. Ia tinggal di St. Thomas hingga tahun 1957, lalu kembali ke Post-Graduate Medical School. Pada 1964 Mary Barber menjadi Profesor bidang bakteriologi klinis di Universitas London.[3]
Studi Resistensi Antibiotik
Pada tahun 1947, Barber menerbitkan sebuah karya berjudul Staphylococcal infection due to penicilin-resistant strains, yang berfokus pada resistensi penisilin pada bakteri Staphylococcus yang menyebabkan berbagai penyakit di kulit. Melalui karyanya, Barber menjelaskan bahwa bakteri tersebut memiliki sifat resisten bertahap dari waktu ke waktu, terhadap obat yang mengandung penisilin. Oleh karena itu, teknik bernama phage-typing diterapkan untuk membedakan strain berbeda berdasarkan sidik jarinya di rumah sakit. [4] Menariknya, Barber turut menemukan fakta bahwa bakteri Staphylococcus memiliki kemampuan untuk menghasilkan penisilinase (enzim penghancur penisilin), yang membuat mereka memiliki daya tahan terhadap penisilin. [5]
Kecintaan Barber pada riset terkait Staphylococcus tidak berhenti di sana. Melalui karya yang sama yang diterbitkan pada 1947, Barber menunjukkan kekhawatiran atas meningkatnya resistensi bakteri Stahphylococcus terhadap penisilin. Bahkan menyusul karyanya, sekitar tahun 1948-1958, Barber beralih ke fokus infeksi silang oleh Staphylococcus di rumah sakit. Ia menemukan bahwa tekanan selektif terhadap pasien bukanlah masalah, melaikan penyebaran strain resisten melalui perawat yang menjadi penyebabnya. Perawat dianggap sebagai penular utama infeksi oleh Staphylococcus antar bangsal satu dengan yang lain. [6]
Berdasarkan riset yang sebelumnya, tepatnya pada 1958, Barber menegaskan adanya pembatasan penggunaan antibiotk dan memilih menggabungkan obat-obatan untuk efek yang lebih optimal. Ia melakukan penelitian di Rumah Sakit St. Thomas di tujuh bangsal, antara lain dua bangsa bedah umum wanita, dua bangsal bedah umum pria, satu bangsal ortopedi wanita, dan satu bangsal ortopedi pria, serta satu bangsal urologi pria. Setahun kemudian, dengan pengawasan yang ketat, infeksi yang resisten terhadap kombinasi antibiotik (obat-obatan yang baru) menurun menjadi 36 persen. Sementara infeksi yang sensitif terhadap penisilin meningkat menjadi 48 persen. [4]
Riset dan konsistensinya tersebut membawa Barber ke dalam posisi yang berbeda. Selain resistensi antibiotik yang menurun drastis di rumah sakit, ia mendapatkan pekerjaan baru. Barber bergabung dengan Dewan Riset Medis, secara khusus, masih mempelajari tentang penisilin semisintetik, sefalosporin, fuciidin, lincomycin, dan pristinamycin. Kemudian pada 1963, ia diangkat sebagai profesor berlanjut dengan anggota Royal College of Physicians pada 1965.
Akhir hayat
Mary Barber meninggal pada 11 September 1965 di Lincolnshire.[2]
Referensi
- ^ Pollock, M. R. (1965-11-01). "Mary Barber". Journal of Clinical Pathology (dalam bahasa Inggris). 18 (6): 697–698. doi:10.1136/jcp.18.6.697. ISSN 0021-9746. PMC 473105. PMID 5320884.
- ^ a b Garrod, L. P. (1966-10). "Mary Barber. 3 April 1911—11 September 1965". The Journal of Pathology and Bacteriology (dalam bahasa Inggris). 92 (2): 603–610. doi:10.1002/path.1700920247. ISSN 0368-3494.
- ^ a b KNOX, R. (1966-02-05). "Prof. Mary Barber". Nature. 209 (5023): 559–560. doi:10.1038/209559a0. ISSN 0028-0836.
- ^ a b "WhatisBiotechnology • The sciences, places and people that have created biotechnology". WhatisBiotechnology.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-04-25.
- ^ Pennington, Hugh (2005-12-15). "Don't pick your nose". London Review of Books (dalam bahasa Inggris). Vol. 27, no. 24. ISSN 0260-9592. Diakses tanggal 2026-04-25.
- ^ Stevens-Smith, Jenna (2018-04-26). "Mary Barber: Hidden hero of bacteriology". MRC Laboratory of Medical Sciences (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-04-25.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.