Masjid Danau Mogan

Masjid Danau Mogan adalah sebuah masjid yang didirikan pada tahun 2006 di kawasan Taman Alam Danau Morgan, Distrik Gölbaşı, Kota Ankara, Turki. Pembangunan Masjid Danau Mogan dibiayai oleh Pemerintah Kota Ankara. Arsitektur Masjid Danau Mogan dirancang oleh dua arsitek bernama Hüseyin Bütüner dan Hilmi Güner. Luas lahan yang digunakan untuk pembangunan Masjid Danau Mogan adalah 2.772 m2 yang terbagi menjadi tiga bagian yaitu pelataran, kolam dan ruang salat.

Gaya arsitektur pada Masjid Danau Mogan merupakan perpaduan antara gaya arsitektur modern di Turki dan gaya arsitektur tradisional khas Kesultanan Utsmaniyah. Masjid Danau Mogan dimanfaatkan sebagai tempat melaksanakan salat bagi masyarakat lokal di sekitar kawasan Taman Alam Danau Morgan. Ruang salat pada Masjid Danau Mogan dapat menampung jemaah untuk salat berjemaah hingga sebanyak 160 orang.

Pembangunan dan arsitektur

Masjid Danau Mogan dibangun di kawasan Taman Alam Danau Morgan, Distrik Gölbaşı, Kota Ankara, Turki.[1][2] Arsitektur pada Masjid Danau Mogan dirancang oleh dua arsitek bernama Hüseyin Bütüner dan Hilmi Güner.[1][2] Pembangunan Masjid Danau Mogan dibiayai oleh Pemerintah Kota Ankara. Pembangunan Masjid Danau Mogan selesai pada tahun 2006.[1]

Lahan pada Masjid Danau Mogan dibagi menjadi tiga bagian yaitu pelataran, kolam dan ruang salat.[3] Luas lahan yang digunakan untuk pembangunan Masjid Danau Mogan adalah 2.772 m2 tetapi luas ruang salat pada Masjid Danau Mogan hanya 300 m2.[2] Bahan bangunan utama yang digunakan pada dinding-dinding ruang salat pada Masjid Danau Mogan meliputi basal, andesit, beton, kaca patri dan kaca buram. Basal dan andesit digunakan untuk membangun dinding pada sisi timur dan barat ruang salat pada Masjid Danau Mogan. Beton digunakan untuk membangun dinding pada bagian fasad Masjid Danau Mogan dan dinding utama pada mihrab. Bagian tengah pada dinding utama mihrab dipasangi kaca patri. Sementara itu, dinding mihrab selain dinding utama sebagian terbuat dari kaca buram dan sebagian lainnya terbuat dari beton.[4]

Gaya arsitektur pada Masjid Danau Mogan merupakan perpaduan antara gaya arsitektur modern di Turki dan gaya arsitektur tradisional.[5] Penerapan gaya arsitektur tradisional tampak pada penggunaan kaca patri pada sebagian dinding mihrab di Masjid Danau Mogan. Kaca patri digunakan untuk membiarkan cahaya menembus masuk ke dalam ruang salat dan menjadi penerangan alami. Penerapan penerangan alami pada Masjid Danau Mogan meniru sistem penerangan ruangan pada masjid-masjid klasik yang dibangun di Kesultanan Utsmaniyah.[1]

Gaya arsitektur modern pada Masjid Danau Mogan hanya memberikan tampilan yang sederhana.[6] Ruang salat pada Masjid Danau Mogan berbentuk persegi panjang yang lapang dan tidak menampilkan dekorasi apapun di dalamnya. Tampilan yang tampak pada ruang salat di Masjid Danau Mogan hanya warna dari kaca buram dan kaca patri, warna abu-abu dari dinding berbahan basal dan andesit, serta warna putih dari hasil pengecatan dinding berbahan beton.[7]

Pemanfaatan

Masjid Danau Mogan dimanfaatkan sebagai tempat melaksanakan salat bagi masyarakat lokal di sekitar kawasan Taman Alam Danau Morgan. Daya tampung jemaah pada ruang salat Masjid Danau Morgan selama pelaksanaan salat berjemaah dapat mencapai hingga sebanyak 160 orang.[2] Namun bagian pelataran pada Masjid Danau Mogan juga dapat digunakan sebagai ruang terbuka untuk melaksanakan salat berjemaah.[1]

Referensi

Catatan kaki

  1. ^ a b c d e Karakuş 2014, hlm. 133.
  2. ^ a b c d Al Naim dan Al Sayyed 2020, hlm. 375.
  3. ^ Al Naim dan Al Sayyed 2020, hlm. 376.
  4. ^ Karakuş 2014, hlm. 133-134.
  5. ^ Hudović 2013, hlm. 565.
  6. ^ Hudović 2013, hlm. 565-566.
  7. ^ Karakuş 2014, hlm. 134.

Daftar pustaka

  • Al Naim, M. A., dan Al Sayyed, W. A. (2020). The Moment and the Place: Mosque Architecture in the Twenty-first Century (PDF) (dalam bahasa Inggris). Dammam: Tawarod for Media and Publishing. ISBN 978-603-03-3472-8. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Hudović, Alma (Oktober 2013). "New Mosques=New Cultural Heritage? Contemporary Places of Worship in Bosnia-Herzegovina and Turkey" (PDF). 5th International Conference on Hazards and Modern Heritage (dalam bahasa Inggris). Diterbitkan oleh Fakultas Arsitektur, Universitas Internasional Sarajevo: 557–568. ISSN 2232-965X. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)
  • Karakuş, Gökhan (Mei 2014). Çağdaş Türk Mimarlığında Doğal Taş [Contemporary Turkish Architecture in Stone] (PDF) (dalam bahasa Turki dan bahasa Inggris). Diterjemahkan oleh Alkan, Özlem. Istanbul: Asosiasi Eksportir Mineral Istanbul. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya