Masjid di Kedah
Masjid di Kedah adalah masjid-masjid yang didirikan di wilayah Kedah, Malaysia. Pembangunan masjid di Kedah telah dimulai setelah Islam diperkenalkan ke kalangan pemerintah negeri Kedah pada tahun 531 H. Ciri khas utama dari masjid-masjid di Kedah adalah penggunaan kubah yang memiliki ornamen berbentuk runcing pada bagian puncaknya. Pemanfaatan utama terhadap masjid-masjid di Kedah ialah untuk melaksanakan salat berjemaah, melaksanakan kurban dan lokasi pembelajaran pondok bagi masyarakat muslim setempat dan para pelajar muslim. Selain itu, sebagian besar masjid yang didirikan di Kedah memiliki fasilitas untuk mandi bagi para jemaah.
Pembangunan
Pembangunan masjid di Kedah telah dimulai setelah Islam diperkenalkan ke kalangan pemerintah negeri Kedah pada tahun 531 H. Pengenalan Islam dilakukan oleh seorang ulama dan pendakwah bernama Abdullah Al-Qumairi. Pembangunan masjid dimulai setelah raja yang memerintah Kedah menjadi muslim dan Abdullah Al-Qumairi ditetapkan sebagai penasihat raja untuk urusan keagamaan. Abdullah Al-Qumairi merintis pendirian masjid pada kampung-kampung dan mukim-mukim di Kedah sebagai salah satu upaya dalam melaksanakan dakwah di Kedah.[1]
Ciri khas
Ciri khas utama dari masjid-masjid di Kedah adalah penggunaan kubah sebagai bagian dari gaya arsitektur masjidnya. Kedah merupakan salah satu negeri di semenanjung Malaya selain Perlis yang memprakarsai penggunaan kubah pada bangunan dan merintis penggunaan kubah pada masjid di wilayah Malaysia.[2] Selama masa pemerintahan Malaya Britania Raya atas wilayah Kedah, masjid-masjid yang baru dibangun di Kedah menggunakan kubah yang pada bagian puncaknya terdapat ornamen berbentuk runcing dan menonjol ke luar. Penggunaan kubah runcing merupakan hasil peniruan oleh Pemerintah Malaya Britania Raya terhadap masjid-masjid yang didirikan oleh Kekaisaran Mughal di India.[3]
Pemanfaatan
Sejak awal pendirian masjid-masjid di Kedah pada tahun 531 H dalam masa islamisasi di Kedah, pemanfaatan utama masjid ialah untuk melaksanakan salat berjemaah termasuk Salat Jumat dan Salat Tarawih untuk muslim setempat. Selain untuk melaksanakan salat, masjid-masjid di Kedah juga menjadi lokasi pelaksanaan kurban bagi umat Islam di Kedah.[1]
Pada awal abad ke-20 M, Kedah merupakan salah satu negara bagian di Malaysia yang mulai mendirikan lembaga pendidikan Islam yang disebut pondok. Masjid-masjid yang telah didirikan di Kedah pada pada awal abad ke-20 Masehi digunakan sebagai salah satu lokasi pembelajaran pondok selain di kediaman guru agama Islam. Masyarakat muslim setempat dan para pelajar muslim dalam kelompok berjumlah sedikit menjadikan masjid sebagai lokasi salat berjemaah sekaligus menghadiri kajian agama di dalam masjid.[4] Selain itu, sebagian besar masjid yang didirikan di Kedah memiliki fasilitas untuk mandi bagi para jemaah.[5]
Referensi
- ^ a b Mahmud, M., dan Habibi, M. N. (2020). Persatuan Ulama Kedah: Inti Sari Kebangkitan Gerakan Dakwah dan Kepimpinan (dalam bahasa Melayu). Sintok: UUM Press. hlm. 8–9. ISBN 978-967-2486-27-5. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Vlatseas, S. (1990). A History of Malaysian Architecture (dalam bahasa Inggris). Diterbitkan oleh Longman. hlm. 48. ISBN 978-997-1899-75-2. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Bloom, J. M., dan Blair, S. S., ed. (2009). Grove Encyclopedia of Islamic Art & Architecture: Three-Volume Set (dalam bahasa Inggris). Diterbitkan oleh Oxford University Press. hlm. 440. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: editors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Daulay, H. P., dkk. (Juli 2025). Daulay, Nurussakinah (ed.). Kajian Komparatif Perkembangan Hukum dan Pendidikan Indonesia dan Malaysia. Medan: UMSU Press. hlm. 235. ISBN 978-634-236-114-6. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Dalimunthe, S. S., dan Daulay, N. K. (Maret 2022). Sejarah Mahasiswa Patani di Indonesia. Sleman: Penerbit Deepublish. hlm. 102–103. ISBN 978-623-02-5179-5. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.