Memorabilia Nazi

Memorabilia Nazi adalah barang-barang yang diproduksi selama puncak kejayaan Nazisme di Jerman, khususnya pada tahun-tahun antara 1933 dan 1945. Memorabilia Nazi mencakup berbagai objek dari budaya materi Jerman Nazi, terutama yang menampilkan swastika dan simbolisme serta citra Nazi lainnya, atau yang terhubung dengan propaganda Nazi. Contohnya meliputi seragam militer dan paramiliter, insignia, koin dan uang kertas, medali, bendera, belati, senjata api, poster, foto-foto kontemporer, buku, publikasi, dan efemera.
Selama Perang Dunia II, prajurit dari pasukan Sekutu yang berlawanan sering kali mengambil barang-barang kecil dari musuh yang gugur sebagai trofi perang.[1] Barang-barang ini beserta objek lain dari periode waktu tersebut sejak saat itu telah diperoleh oleh museum dan kolektor perorangan. Di Eropa, museum-museum masih secara teratur menerima artefak sehari-hari dari era Nazi dan harus berurusan dengan sisa-sisa Nasionalis Sosialis.[2]
Pembatasan hukum


Penjualan memorabilia Nazi dilarang keras di beberapa wilayah Eropa. Di Prancis, situs portal internet Yahoo! digugat dalam kasus LICRA v. Yahoo! (2000) oleh Persatuan Mahasiswa Yahudi dan Liga Internasional Melawan Rasisme dan Antisemitisme karena "membenarkan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan" dengan mengizinkan memorabilia tersebut dijual melalui halaman lelangnya.[4] Tanggapan Yahoo! adalah melarang penjualan memorabilia Nazi melalui situs webnya. Pengadilan Paris membebaskan Yahoo! dari tuduhan pada tahun 2003.
Karena mengkhawatirkan tuntutan hukum serupa, situs web lelang eBay memberlakukan pedoman baru mengenai penjualan memorabilia Nazi pada tahun 2003. Kebijakan eBay melarang barang-barang yang berkaitan dengan propaganda media Nazi, barang-barang buatan setelah tahun 1933 yang mengandung swastika, barang-barang reproduksi Nazi seperti seragam, dan seluruh produk yang berkaitan dengan Holokaus. Memorabilia seperti koin, perangko, atau literatur cetak dari era tersebut seperti majalah, buku, atau pamflet tidak dilarang.[5]
Galeri
-
Prajurit Kanada selama Operasi Overlord memperlihatkan bendera Nazi yang ditangkap sebagai trofi perang di luar Hautmesnil, Prancis pada Agustus 1944.
Foto: Arsip Nasional Kanada -
Penghargaan Nazi dan lain-lain di sebuah toko barang antik dan militaria di Belanda pada tahun 1966.
Foto: Jack de Nijs / Anefo -
Artefak era Nazi di Lofoten Krigsminnemuseum, Norwegia: Seragam SS asli yang digunakan di Norwegia yang diduduki Jerman selama Perang Dunia II dan sebuah tanda "Swingtanzen verboten" yang (kemungkinan besar) palsu.[6]
-
Kain yang ditujukan untuk ban lengan swastika yang dibawa pulang sebagai suvenir pribadi Perang Dunia II milik seorang prajurit Amerika Serikat dan dibuat menjadi pakaian renang pada tahun 1950 sebagai bentuk rasa tidak hormat. Pameran yang ditampilkan di Museum Sejarah North Carolina.
-
'Kumbang Hitler' tanpa mata (Anophthalmus hitleri), yang dinamai berdasarkan nama Hitler pada tahun 1933, menarik minat para kolektor semata-mata karena namanya sehingga terancam punah.
-
Pernak-pernik Nazi dan barang-barang propaganda yang dipamerkan di Museum Nasional Sejarah Militer di Luksemburg: seragam untuk 'Pemimpin politik' di Partai Nazi, ban lengan swastika Nazi, lencana Reichspost, patung dada Adolf Hitler, lencana lengan Ordnungspolizei, Deutsches Reich Arbeitsbuch, belati SA, dan lain-lain.
Foto: Thomas Quine, 2015
Referensi
- ^ The National WWII Museum New Orleans, 2017: Looting the Reich: German Wound Badge
- ^ Deutsche Welle Desember 2021: Austria: Vienna museum display tackles tricky issues of Nazi memorabilia
- ^ "Daniel Grant, artnet.com 2019: The Market for Disturbing Nazi Artifacts Is Growing. Who Is Buying Them—and Why?". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-28. Diakses tanggal 2021-12-30.
- ^ "Yahoo! Inc., a Delaware Corporation, Plaintiff-appellee, v. La Ligue Contre Le Racisme et L'antisemitisme, a French Association; L'union Des Etudiants Juifs De France, a French Association, Defendants-appellants, 433 F.3d 1199 (9th Cir. 2006)". Justia Law (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 25 November 2019.
- ^ "Offensive material policy". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Maret 2018. Diakses tanggal 20 November 2019.
- ^ Bodo Mrozek (26 Maret 2013). "An der plakativen Front: Eine Fälschung macht Geschichte". doi:10.58079/sz3r.
Pranala luar
- Suzie Thomas, Oula Seitsonen, Vesa-Pekka Herva Nazi memorabilia, dark heritage and treasure hunting as “alternative” tourism: understanding the fascination with the material remains of World War II in Northern Finland Lapland's Dark Heritage Project, University of Helsinki, Finland
- BBC article
- Hate or History?
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.