Menara kisi

Menara Eiffel, berukuran 1.083 ft (330 m) dari dasar ke ujung, mungkin merupakan contoh menara kisi yang paling terkenal. Dibangun pada tahun 1889, dan merupakan bangunan buatan manusia tertinggi di dunia hingga tahun 1930.

Menara kisi atau menara rangka adalah menara kerangka vertikal yang berdiri bebas. Konstruksi ini banyak digunakan pada menara transmisi yang membawa saluran listrik bertegangan tinggi, pada tiang dan menara radio (menara yang memancarkan sendiri atau sebagai pendukung antena) dan pada menara observasi. Keuntungannya adalah kekuatan geser yang baik dengan bobot yang jauh lebih rendah dibandingkan menara dengan konstruksi kokoh serta hambatan angin yang lebih rendah.

Dalam teknik struktur, istilah menara kisi digunakan untuk struktur yang berdiri bebas, sedangkan tiang kisi adalah tiang berpelindung yang didukung oleh tali penahan. Kisi-kisi dengan penampang segitiga (tiga sisi) adalah yang paling umum, khususnya di Amerika Utara. Kisi persegi (empat sisi) juga banyak digunakan dan paling umum di Eurasia. Menara kisi sering kali dirancang sebagai kerangka ruang atau struktur hiperboloid.

Sebelum tahun 1940, menara ini digunakan sebagai menara transmisi radio terutama untuk gelombang pendek dan menengah. Kadang-kadang menara kisi yang terbuat dari kayu digunakan. Menara kisi kayu tertinggi berada di Mühlacker, Jerman. Tingginya 190 meter (620 ft) dan dibangun pada tahun 1934 dan dibongkar pada tahun 1945. Sebagian besar menara kisi kayu dihancurkan sebelum tahun 1960. Di Jerman, menara radio besar terakhir yang terbuat dari kayu adalah menara transmisi pemancar Golm dan pemancar Ismaning. Mereka dirobohkan masing-masing pada tahun 1979 dan 1983.

Menara kisi berdiri bebas tertinggi adalah Tokyo Skytree, dengan ketinggian 634 meter (2.080 ft). Petronius Compliant Tower adalah menara kisi penyangga tertinggi dengan 640 meter (2.100 ft), terendam sebagian. Kota yang paling terkenal dengan menara kisi-kisinya adalah Cincinnati, Ohio, yang memiliki empat menara dengan ketinggian di atas 900 kaki. Tokyo adalah satu-satunya kota lain di dunia yang memiliki lebih dari satu menara di atas ketinggian tersebut.

Mayoritas menara kisi baja tertinggi di dunia sebenarnya dibangun di dalam air dan digunakan sebagai platform minyak. Struktur ini biasanya dibangun dalam jumlah besar di darat, paling sering di Texas atau Louisiana, dan kemudian dipindahkan dengan tongkang ke tempat peristirahatan terakhirnya. Karena sebagian besar menara ini berada di bawah air, ketinggian resmi dari bangunan tersebut sering kali diperdebatkan. Rangka kisi baja untuk struktur ini, yang dikenal sebagai "jaket" dalam industri minyak, biasanya jauh lebih kokoh dan diperkuat dibandingkan struktur di darat, terkadang berbobot lebih dari 50.000 ton seperti yang terdapat pada platform Bullwinkle dan Baldpate, sedangkan rangka tinggi (di atas 1.000 kaki) menara kisi di darat berkisar dari yang seberat 10.000 ton seperti halnya di Menara Eiffel hingga yang seringan beberapa ratus ton. Mereka dibangun dengan standar yang lebih tinggi untuk menopang bobot anjungan minyak yang dibangun di atasnya dan karena gaya yang dikenakan pada mereka. Akibatnya, biaya untuk membangun struktur ini bisa mencapai ratusan juta USD. Biaya-biaya ini dapat dibenarkan karena pendapatan yang dihasilkan dari minyak dan gas, sedangkan menara yang berbasis darat memiliki aliran pendapatan yang jauh lebih rendah sehingga biaya modal menara biasanya jauh lebih sedikit.

Tokyo Skytree, menara kisi tertinggi di dunia sejak selesai dibangun pada tahun 2012
Menara Tokyo adalah menara kisi tertinggi di dunia selama 16 tahun, dari tahun 1957 hingga 1973, dan tetap menjadi menara kisi empat sisi tertinggi.
Menara TV WITI adalah menara kisi tertinggi di Amerika Serikat dan menara kisi tiga sisi tertinggi di dunia.
Menara Naga, menara observasi dan kisi radio tertinggi di Tiongkok, memiliki inti padat, desain paling umum untuk menara kisi tinggi yang dibangun di Tiongkok.
Jaket atau kisi baja platform minyak sepanjang 800 kaki
Sebuah bagian Platform Benguela-Belize Lobito-Tomboco sepanjang 250 m (820 ft), yang tingginya hanya sekitar setengah dari tinggi keseluruhan struktur

Lihat pula

Referensi

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya