Migrasi seismik

Migrasi Seismik adalah tahapan alternatif penting dalam pengolahan data seismik dalam pengolahan data seismik yang bertujuan untuk memindahkan reflektor miring ke posisi yang sebenarnya pada penampang seismik. Migrasi juga mampu menghilangkan efek difraksi sehingga dapat memperjelas gambaran struktur detail bawah permukaan. Migrasi dapat juga dipandang sebagai suatu proses yang dapat meningkatkan resolusi spasial penampang seismik.

Melalui migrasi didapatkan sejumlah parameter yang berbeda sebagai koreksi yaitu:

  1. Migrasi memperbesar sudut kemiringan
  2. Memperpendek reflektor
  3. Memindahkan reflektor ke arah up dip
  4. Memperbaiki resolusi lateral

Migrasi juga merupakan suatu tahap pemrosesan dalam pengolahan data seismik yang bertujuan untuk memetakan kejadian-kejadian seismik pada posisi yang sebenarnya[1] yang berarti memindahkan titik refleksi dari titik perekaman ke titik reflektor sesungguhnya. Kesalahan posisi ini di akibatkan oleh adanya smearing effect yang di hasilkan dari reflector miring atau difraksi sesar dan struktur geologi lainnya seperti antiklin dan siklin. Tujuan dari migrasi ini adalah untuk membuat penampang stack sehingga terlihat seperti keadaan struktur geologinya dalam domain kedalaman di sepanjang lintasan seismik.

Proses migrasi yang menghasilkan penampang migrasi dalam kawasan waktu disebut dengan migrasi waktu. Migrasi ini umumnya dapat berlaku selama variasi kecepatan secara lateral kecil hingga sedang . Jika variasi kecepatan secara lateral besar maka migrasi waktu tidak dapat menghasilkan gambar bawah permukaan baik dan benar. Untuk mengatasi hal ini di lakukan teknik migrasi dalam kawasan kedalaman, di mana hasil migrasi di tampilkan dalam kawasan kedalaman.

Teori

Apabila terdapat suatu reflektor miring pada penampang seismik yang kedalaman, maka posisi sesungguhnya dari reflektor tersebut tidaklah berada di tempat itu. Karena penggambaran penampang seismik tersebut menggunakan asumsi/rumus perambatan gelombang Snellius pada bidang datar. Dengan demikian untuk bidang miring perlu dilakukan koreksi secukupnya, yaitu dengan cara migrasi. Migrasi berarti mengembalikan titik titik reflektor ke posisi sebenarnya.[butuh rujukan]

Macam Migrasi

Terdapat beberapa macam migrasi menurut Yilmaz tahun 1987:

  1. Kirchhoff migration
  2. Finite Difference migration
  3. Frequency-Wavenumber migration
  4. Frequency-Space migration

Catatan kaki

[1][2]

Referensi

  1. ^ a b Telford, W. M., etc. 1990. "Applied Geophysics". Cambridge University.
  2. ^ Sismanto. 1996. "Modul 2: Pengolahan Data Seismik". Laboratorium Geofisika FMIPA UGM.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya