Mireuksa

Mireuksa
Nama Korea
Hangul
미륵사
Hanja
彌勒寺
Alih AksaraMireuksa
McCune–ReischauerMirǔksa


Mireuksa adalah kuil Buddha terbesar di kerajaan kuno Baekje di Semenanjung Korea. Kuil ini didirikan pada tahun 602 oleh Raja Mu dan terletak di 36,012083 LU, 127,031028 BT, Iksan saat ini, Provinsi Jeolla Utara, Korea Selatan. Situs ini digali pada tahun 1980, mengungkapkan banyak fakta yang belum diketahui sampai sekarang tentang arsitektur Baekje. Pagoda batu di Mireuksa adalah salah satu dari dua pagoda Baekje yang masih ada. Pagoda ini juga merupakan yang terbesar serta menjadi salah satu yang tertua dari semua pagoda Korea.

Legenda pembangunan Mireuksa diceritakan dalam Samguk Yusa. [1] Raja Mu dan ratunya dikatakan telah melihat visi Maitreya di sebuah kolam di Yonghwasan. Raja segera memerintahkan mengeringkan kolam tersebut untuk mendirikan kompleks kuil Mireuksa. Sembilan lantai pagoda kayu yang pernah berdiri di tengah kompleks dikatakan merupakan karya ahli pertukangan Baekje, Abiji.

Ditetapkan sebagai Situs Bersejarah Korea Selatan No.150,[2] Mireuksa sebagian telah dipugar dan sekarang mencakup sebuah museum.

Tata letak

Sebuah rekonstruksi pagoda batu sebelah timur, yang dikenal sebagai Dongthap. Tingginya 30 meter
Lempengan emas ini terdapat di pagoda barat

Kompleks termasuk sebuah pagoda kayu pusat yang diapit oleh dua pagoda batu. Sebuah jalan lintas tampaknya menuntun ke pintu masuk luar dari kompleks bertembok. Kuil Mireuksa memiliki pengaturan yang unik dari tiga pagoda yang dibangun dalam garis lurus dari timur ke barat, masing-masing dengan aula di sebelah utaranya. Setiap pagoda dan aula tampaknya telah dikelilingi oleh koridor tertutup, memberikan penampilan tiga kuil yang terpisah dari sebuah gaya yang dikenal sebagai "satu aula-satu pagoda."

Pagoda di bagian tengah ditemukan terbuat dari kayu, sementara dua lainnya terbuat dari batu. Situs aula utama yang besar dan gerbang tengah ditemukan dalam penggalian di sebelah utara dan selatan dari pagoda kayu.

Khazanah Nasional No.11

Pagoda batu di Mireuksa (Mireuksa jiseoktap) ditetapkan sebagai khazanah nasional Korea pada tanggal 20 Desember 1962 dan merupakan pagoda batu yang tertua dan terbesar yang telah bertahan hingga masa modern. Pagoda ini adalah pagoda Barat. Diyakini pagoda ini telah dibangun selama pemerintahan Raja Mu, yang memerintah dari 600 sampai 640. Pagoda ini penting secara arsitektur karena menunjukkan bagaimana Baekje menyesuaikan pengetahuan keahlian pertukangan kayu mereka terhadap media batu.

Referensi

  1. ^ Il-yeon 1997, hlm. 123f.
  2. ^ "Project to Repair and Restore the Stone Pagoda at Mireuksa Temple Site, Iksan". National Research Institute of Cultural Heritage. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-11-01. Diakses tanggal 2016-11-01.

Bibliografi

Pranala luar

36°00′43″N 127°01′52″E / 36.0119°N 127.0310°E / 36.0119; 127.0310

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya