Moespa Edow

Moespa Edow adalah seorang sastrawan asal Indonesia. Ia dikenal sebagai penulis cerita pendek bagi majalah-majalah di Indonesia khususnya terbitan Bank Indonesia. Salah satu karya sastranya ialah novel berjudul Perjalanan Hitam.

Masa muda

Moespa Edow merupakan nama pena dari Muhammad Said Paggo ketika menulis. Ia dilahirkan di Kota Makassar pada tanggal 31 Desember 1941. Moespa Edow mulai menulis sajak, esai dan cerita pendek sejak berusia 18 tahun. Tulisan-tulisannya dimuat dalam koran-koran di Kota Makassar. Ia semakin giat menulis sejak tulisannya diterbitkan dalam sebuah majalah pelajar bernama Pembimbing Putera Jakarta.[1]

Pekerjaan

Pada tahun 1958 hingga 1960, Moespa Edow bekerja sebagai penulis di Siaran Angkatan Perang RRI Nusantara I di Kota Makassar. Ia bertugas menulis prosa dan puisi.[1] Pada tahun 1964 hingga tahun 1982, Moespa Edow menjadi pemeran teater di Kota Makassar dan mengadakan beberapa tur ke berbagai daerah.[1] Pada awal tahun 2004, Moespa Edow bekerja sebagai redaktur Majalah Berita Pensiunan Bank Indonesia. Ia bertugas menulis cerita pendek.[2]

Kepenulisan

Ciri khas

Moespa Edow merupakan salah seorang penulis novel yang membahas tentang kegelisahan sosial.[3]

Karya sastra

Perjalanan Hitam

Perjalanan Hitam diterbitkan pada tahun 1979 oleh PT Dunia Pustaka Jaya di Jakarta. Penerbitan Perjalanan Hitam sebagai hasil dari memenangkan sayembara penulisan novel pada tahun 1976 yang diadakan oleh Dewan Kesenian Jakarta.[1] Novel Perjalanan Hitam mengisahkan tentang penderitaan manusia akibat praktik kekuasaan. Tokoh utamanya bernama Baso Makkulau yang dipenjara akibat pencurian empat generator di gudang yang dijaganya selama ia menjenguk ibunya di Kota Makassar. Kisah utama dalam Perjalanan Hitam adalah ketika Baso mengalami penderitaan akibat penyiksaan penjaga tahanan terhadapnya. Penyiksaan ini didasarkan oleh pembenaran bahwa semua penjahat adalah penipu.[4]

Referensi

Catatan kaki

  1. ^ a b c d Sukatanya 2005, hlm. 182.
  2. ^ Sukatanya 2005, hlm. 183.
  3. ^ Wiyatmi (2013). Suryaman, Maman (ed.). Menjadi Perempuan Terdidik: Novel Indonesia, dan Feminisme (PDF). Yogyakarta: UNY Press. hlm. 19. ISBN 978-602-7981-02-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ Haricahyono 1987, hlm. 75.

Daftar pustaka

  • Haricahyono, Cheppy (1987). Ilmu Budaya Dasar. Surabaya: Usaha Nasional. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Sukatanya, Yudhistira (2005). Lima Puluh Seniman Sulawesi Selatan dan Karyanya (PDF). Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Sulawesi Selatan. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya