Mohammad Fadhel Jamali
Muhammad Fadhel al-Jamali | |
|---|---|
محمد فاضل الجمالي | |
| Perdana Menteri Irak | |
| Masa jabatan 17 September 1953 – 29 April 1954 | |
| Penguasa monarki | Faisal II |
| Foreign Minister of Iraq | |
| Masa jabatan 1 July 1946 – 27 January 1948 | |
| Penguasa monarki | Faisal II |
| Member of the Arab Union Council | |
| Masa jabatan 21 May 1958 – 21 May 1958 | |
| Penguasa monarki | Faisal II Hussein |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | April 20, 1903 Kazimain, Baghdad, Ottoman Empire |
| Meninggal | 24 Mei 1997 (umur 94) Tunis, Tunisia |
| Suami/istri | Sarah Hayden Powell Jamali |
| Almamater | American University of Beirut Columbia University |
Mohammad Fadhel Jamali adalah negarawan dan politikus asal Irak,[1] yang pernah menduduki posisi sebagai perdana menteri Republik Irak.[2] Ia menjabat sebagai perdana menteri Irak dari 17 September 1953 – 29 April 1954.[3][4]
Kehidupan awal
Mohammad Fadhel Jamali lahir pada 20 April 1903 di al-Kadhimiya, dekat Baghdad, sebagai putra dari seorang ulama Muslim Syiah, Syekh Abbas al-Jamali. Ia berasal dari keluarga agamis yang turut serta dalam penjagaan tempat suci Masjid al-Kadhimiya, yang pada asalnya berasal dari Bani Syaibah. Keluarga ini menyimpan sebuah lembaran dekrit titah kerajaan (firman) yang dikeluarkan pada bulan Muharram 1020 H (1611 M) dari Sultan dan Khalifah Utsmaniyah Ahmed I, yang memberikan hak perawatan penuh atas masjid dan tempat suci tersebut kepada Jamal ed-Din bin Mullah Ali, seorang leluhur yang menjadi asal mula nama keluarga al-Jamali. Al-Jamali tinggal di dekat masjid tersebut dalam lingkungan yang ketat dan konservatif, serta sering pergi ke masjid berkubah emas itu untuk melaksanakan shalat dan belajar Al-Qur'an. Para pengunjung yang datang ke masjid juga sering berkonsultasi dengan ayahnya.
Fadhel muda sangat terinspirasi oleh Faisal I yang merupakan raja pertama dari Irak, dalam kontribusinya di pemberontakan Arab yang mencerminkan tindakan-tindakan pro-nasionalisme Arab, dan meninggalkan kesan yang mendalam bagi pemuda-pemuda di generasi sebaya Fadhel. Ibu al-Jamali, yang merupakan seorang penyair terkenal dari Hillah, wafat pada tahun 1938, dan disusul oleh ayahnya hanya tiga tahun setelahnya.[5]
Pendidikan
Pendidikan awalnya dimulai di bidang keagamaan melalui kehadirannya dalam seminar-seminar Syekh Mehdi Al-Khalissi. Di luar pendidikan formalnya, ia memiliki rutinitas mengunjungi Alliance School setiap hari Jumat untuk mempelajari bahasa serta literatur Prancis. Karier profesionalnya dimulai di Irak saat ia bekerja sebagai tenaga pengajar tingkat sekolah dasar.
Melalui beasiswa dari pemerintah, ia kemudian melanjutkan pendidikan tingginya di American University of Beirut. Rencana studi di institusi Kristen tersebut sempat ditentang oleh keluarganya yang beraliran konservatif, namun pada akhirnya mendapat persetujuan dari para pemuka agama (syekh) di wilayah al-Kadhimiya. Setelah menyelesaikan studi di Beirut, ia sempat kembali ke Baghdad dan mengajar sementara waktu di almamaternya sebelum memutuskan untuk berpindah ke Amerika Serikat.
Di Amerika Serikat, ia menempuh pendidikan lanjutan di Teachers College, Columbia University, New York. Pada tahun 1930, ia meraih gelar magister (Master of Arts) di bidang pendidikan. Empat tahun berselang (1934), ia menyelesaikan gelar doktor (Ph.D.) di bidang filsafat dengan mempertahankan disertasi yang berjudul "New Iraq" (Irak Baru). Setelah merampungkan seluruh pendidikannya dari Beirut dan New York, ia kembali berprofesi sebagai pendidik di Irak sebelum akhirnya sepenuhnya terjun ke kehidupan publik dan pemerintahan.
Sebagai bentuk pengakuan atas rekam jejak akademis dan kontribusinya, Columbia University menganugerahkan gelar doktor kehormatan (honoris causa) di bidang hukum pada tahun 1954. Dua tahun kemudian, pada tahun 1956, Boston University turut memberikan gelar doktor kehormatan kepadanya.
Pernikahan
Pada tahun 1932, Fadhel al-Jamali menikah dengan Sarah Powell (22 Februari 1908 – 3 Maret 2000). Powell lahir di Saskatchewan, Kanada, dari keluarga berkewarganegaraan Amerika Serikat. Keduanya bertemu pada akhir dekade 1920-an saat sedang menempuh pendidikan di Teachers College, Columbia University.
Setelah pernikahan tersebut, Powell pindah ke Irak. Pasangan ini memiliki tiga anak laki-laki: Laith, Usama, dan Abbas. Pada usia muda, Laith mengidap radang otak, sebuah kondisi medis yang kemudian menghentikan perkembangan mentalnya.
Berdasarkan pengalamannya dalam merawat Laith, Powell melakukan kegiatan advokasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai disabilitas intelektual. Ia mendokumentasikan pergerakan dan pengalamannya tersebut dalam sebuah buku berjudul The Story of Laith and His Life After Encephalitis. Selain itu, Powell juga menulis Folktales from the City of the Golden Dome, sebuah buku yang mengkompilasi cerita-cerita rakyat Irak.
Karier politik
Pada tahun 1943, Fadhel menjadi direktur jenderal hubungan luar negeri di bawah pemerintahan Nuri al-Said.[4]
Fadhel menjadi delegasi untuk Irak dalam Konferensi Asia Afrika di tahun 1955.[6]
Karya
Selama pengasingannya di penjara, dia menulis buku berjudul Letters on Islam: Written by a Father in Prison to His Son[7] (yang kemudian di Indonesia judulnya disesuaikan dengan nama Surat-Surat dari Penjara).[8]
Pranala luar
Referensi
- ^ Saxon, Wolfgang (1997-05-29). "Mohd al-Jamali, 94, of Iraq; A Founder of the Arab League". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2026-06-24.
- ^ Husnil, Muhammad (2015-04-22). "Enampuluh Tahun KAA Membahas Palestina". Historia.ID. Diakses tanggal 2026-06-22.
- ^ Eppel, Michael (July 1999). "The Fadhil Al-Jamali Government in Iraq, 1953–54". Journal of Contemporary History. Diakses tanggal 24 Juni 2026.
- ^ a b Stefano, Michelle (2018-06-20). ""The Gal Who Will Use the Recording Machine:" Insights into the Sarah P. Jamali Collection | Folklife Today". The Library of Congress. Diakses tanggal 2026-06-24.
- ^ Almond, Harry J. (1993). Iraqi statesman: a portrait of Mohammad Fadhel Jamali. Salem, OR: Grosvenor Books. ISBN 978-1-85239-509-4.
- ^ "Kisah Sang Bintang Podium di KAA 1955". detiknews. Diakses tanggal 2026-06-22.
- ^ "Letters on Islam: Written by a Father in Prison to His …". Goodreads (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-06-24.
- ^ "Surat-Surat Dari Penjara". Pelita Dhihin. Diakses tanggal 24 Juni 2026.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.



