Museum Megalodon

Museum Megalodon atau Museum Sri Asih Pakidulan merupakan Museum yang berisi koleksi fosil gigi hiu. Museum ini berlokasi di Desa Gunung Sungging Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hingga kini, Museum Megalodon meiliki jumlah koleksi 500 buah, yang terdiri dari koleksi fosil gigi hiu, kerang keong, moluska, ambergris, dan tulang paus. Nama lain Museum Megalodon yaitu Museum Sri Asih Pakidulan. Kata Sri Asih memiliki arti silaturahmi, dan harus ramah ketika dalam pelayanan. Lebih lanjut, makna kata Sri Asih diharapkan bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, terutama bagi masyarakat Desa Gunungsungging. Kata selanjutnya Pakidulan yang memiliki makna dengan tata letak lokasi museum yang berada di sebelah selatan. Selatan dalam bahasa Sunda disebut pakidulan.[1]

Referensi

  1. ^ Heryadie, Herlan. "Miliki Museum Megalodon, Gunung Sungging Sukabumi Koleksi 500 Fosil Hewan Laut Purba - Sukabumi Update". Miliki Museum Megalodon, Gunung Sungging Sukabumi Koleksi 500 Fosil Hewan Laut Purba - Sukabumi Update. Diakses tanggal 2024-05-17.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya