National Aviation Management

NAM Flying School Care, Share and Respect

National Aviation Management Flying School adalah sekolah penerbangan yang berbasis di Bandar Udara Depati Amir, Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Diresmikan sejak tahun 2010 dengan Pilot School Certificate 141/009, NAM Flying School telah meluluskan 212 penerbang dari 9 angkatan dengan masa pendidikan tiap angkatan antara 10 - 12 bulan. Sebagai salah satu sekolah pilot yang aktif di Indonesia, penerbang yang telah lulus dapat menjadi Flight Instructor atau tenaga pengajar di sekolah penerbangan seperti NAM Flying School dan ada juga yang memilih untuk bekerja sebagai penerbang profesional di maskapai penerbangan berjadwal dan chartered antara lain Sriwijaya Air, Nam Air, Indonesia AirAsia, Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air dan lainnya .

Sejarah NAM Flying School

Nama NAM Flying School terinspirasi dari nama akhir almarhum Bapak Lo Kui Nam, orang tua dari Bapak Hendry Lie, Chandra Lie dan Fandy Lingga. Bagi mereka, Lo Kui Nam adalah sosok orang tua yang luar biasa: gigih, pekerja keras, jujur, rajin dan tidak pernah menyakiti orang lain. Karena itulah NAM dijadikan sebagai nama Flying School yang beroperasi di Pangkal Pinang dan Training Centre yang terletak di dekat bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

Atas prakarsa ketiga bersaudara tersebut dan dengan dibantu oleh Capt. Soenaryo Yosopratomo, PT. National Aviation Management atau NAM Flying School mulai beroperasi pada tanggal 12 Juni 2008 di Bandar Udara Depati Amir, Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan PSC no. 141/009 dari Kementerian Perhubungan Udara untuk melaksanakan pendidikan Private Pilot, Commercial Pilot, Instrument Rating, Flight Instructor, Aircraft Type Rating dan Special Preparation Course (Foreign Pilot License Endorsement Course).

Program

  • Private Pilot Course
  • Commercial Pilot Course
  • Instrument Rating Course
  • Flight Instructor Course
  • Aircraft Type Rating
  • Foreign Endorsement Course

Fasilitas

Dengan jangka waktu pendidikan penerbangan selama 12 (dua belas) bulan di Bandara Udara Depati Amir, Pangkal Pinang fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar siswa telah disiapkan oleh NAM Flying School, antara lain:

  • 8 (delapan) pesawat Single Engine Piper PA-28-161 Warrior III
  • Flight Simulator Frasca International Type 142 dan Flight Simulator RedBird FMX 1000
  • Ruang kelas untuk melaksanakan pendidikan teori (Ground Courses)
  • Perpustakaan, laboratorium bahasa dan CBT (Computer Base Training)
  • Ruang makan bersama, asrama dan fasilitas olahraga (kolam renang dan lapangan basket)

Pranala luar

Website Resmi NAM Flying School Diarsipkan 2021-02-25 di Wayback Machine.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya