Novi Rahman Hidayat
Artikel biografi ini berkualitas rendah karena ditulis menyerupai resume atau daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae). (April 2026) |
Novi Rahman Hidayat | |
|---|---|
Potret resmi Novi Rahman Hidayat sebagai Bupati Nganjuk, 2018 | |
| Bupati Nganjuk ke-22 | |
| Masa jabatan 24 September 2018 – 10 Mei 2021 | |
| Presiden | Joko Widodo |
| Gubernur | Soekarwo Heru Tjahjono (Plh.) Khofifah Indar Parawansa |
| Wakil | Marhaen Djumadi |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 2 April 1980 Loceret, Nganjuk |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Suami/istri | Yuni Rahma Hidayat |
| Anak | Vinie Almira Nur Sabrina Farhan Najwa Zati Hanani Nawal Syarifah Alawiyah Ubaidilah |
| Tempat tinggal | Dusun Bedingin, Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, Nganjuk |
| Almamater | Universitas Islam Balitar Universitas Islam Kadiri |
| Pekerjaan | Politisi Pengusaha |
Novi Rahman Hidayat (lahir 2 April 1980) adalah politikus dan pengusaha asal Indonesia yang pernah menjabat sebagai Bupati Nganjuk sejak 24 September 2018 hingga 10 Mei 2021. Ia diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Hati Nurani Rakyat, dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk menjadi calon Bupati Nganjuk periode 2018–2023.[1]
Pada 10 Mei 2021, Novi bersama dengan camat di Kabupaten Nganjuk ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi jual beli jabatan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi setelah dilakukannya operasi tangkap tangan.[2] Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi, PDI-P dan PKB membantah pernyataan bahwa Novi adalah kader mereka.[3][4]
Pendidikan[5]
- TK Dharmawanita Desa Pace Kulon, Pace, Kabupaten Nganjuk (1986–1987)
- SD Negeri 1 Pace Kulon, Pace, Kabupaten Nganjuk (1987–1993)
- SMP Negeri 1 Nganjuk (1993–1996)
- SMU Unggulan Darul Ulum - BPP Teknologi, Kabupaten Jombang (1996–1999)
- S-1 Ilmu Administrasi Negara, Universitas Islam Balitar (2005)
- S-2 Studi Magister Manajemen, Program Pascasarjana Universitas Islam Kadiri (2006)
Referensi
- ^ Guritno, Tatang (2021-05-10). Erdianto, Kristian (ed.). "Saat PKB dan PDI-P Tak Akui Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat sebagai Kader". Kompas.com. Diakses tanggal 2021-05-11.
- ^ Kamil, Irfan (2021-05-10). Rastika, Icha (ed.). "Bupati Nganjuk Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Lelang Jabatan". Kompas.com. Diakses tanggal 2021-05-11.
- ^ Muhammad, Irfan. "OTT Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, Partai Saling Lempar Status Kader". Asumsi (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-05-11.
- ^ Aziz, Abdul (ed.). "Bupati Nganjuk Kena OTT: PKB & PDIP Tak Akui Novi Rahman Kadernya". Tirto.id. Diakses tanggal 2021-05-11.
- ^ Profil Novi Rahman Hidayat - Pilkada 2018, diakses 25 Maret 2021.
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Taufiqurrahman |
Bupati Nganjuk 2018—2021 |
Diteruskan oleh: Marhaen Djumadi (Plt.) |
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.


