Novi Umar
Novi Umar (lahir di Samarinda, Kalimantan Timur) adalah musisi berkebangsaan Indonesia.[1] Namanya dikenal melalui karya-karyanya dalam bentuk lagu-lagu ciptaannya yang dinyanyikan oleh sejumlah penyanyi ternama Indonesia, di antaranya Ecca Mamamia, Rinni Wulandari, Astrid, Cinta Laura, Indra Bekti. Publik semakin mengenal ketika merebaknya pemberitaan mengenai dugaan plagiarisme yang dilakukan oleh Youtuber Rahmawati Kekeyi Putri Cantika melalui unggahan lagunya yang sebagian mirip dengan lirik lagu Aku Bukan Boneka ciptaannya yang pernah dinyanyikan oleh Rinni Wulandari.[2][3]
Latar belakang
Novi Umar lahir di Samarinda, Kalimantan Timur. Dia mengawali kariernya di bidang musik dengan bergabung sebagai vokalis Ten Band dan gitaris di Merci Band. Sebelum terkenal, Novi tampil dari panggung ke panggung bersama grup musiknya, termasuk pernah mencicipi tour keliling Indonesia bersama Slank sebagai band pembuka. Kemudian dia mencoba peruntungan dengan mengikuti Lomba Cipta Lagu Pop (Cilapop) pada tahun 2006 melalui lagunya, Jadikan Aku yang Kedua, dibawakan oleh Astrid, dan ternyata berhasil mengantarkan namanya meraih predikat juara. Dari situlah kemudian kariernya sebagai pencipta lagu mulai diseriusi. Apalagi dia mendapatkan kepercayaan penuh dari Sony Music Indonesia. Beberapa penyanyi ternama yang pernah menyanyikan lagunya antara lain Ecca Mamamia, Rinni Wulandari, Astrid, Cinta Laura, Indra Bekti, Pinkan Mambo, dan Aris Idol. Setelah sukses di bidang musik, Novi Umar juga menekuni usaha kuliner dengan mendirikan d’Warna Coffee & Eatery di kawasan Juanda, Samarinda Ulu. Selain itu, dia juga menjabat sebagai Chief Marketing Borneo FC Samarinda, klub sepak bola di Liga 1 Indonesia.
Referensi
- ^ nomorsatukaltim.com. "Novi Umar Sebut Ekosistem Musik Samarinda Lebih Fresh, dan Inovatif". nomorsatukaltim.com. Diakses tanggal 2026-01-23.
- ^ Novi Umar, Musisi Samarinda yang Menembus Dominasi Nasional: Keliling Banyak Kota bareng Slank, Seperti Mimpi saat Terima Royalti Mahaka. Diakses 22 Juni 2020
- ^ Lagunya Diduga Jiplak Singel Rinni Wulandari, Kekeyi Minta Maaf Kompas. Diakses 22 Juni 2020
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.