Operasi Cinta Damai
Operasi Cinta Damai (bahasa Inggris: Operation Love Peace), adalah sebuah operasi militer yang dilaksanakan oleh Tentara Nasional Indonesia untuk menangani kerusuhan yang terjadi di Poso pada tahun 2000.[1] Operasi ini dipimpin oleh Pangdam Wirabuana, Mayjen. TNI Slamet Kirbiantoro. Wilayah kerja operasi ini meliputi Kabupaten Poso, Kabupaten Morowali, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Donggala, dan Kota Palu.[2]
Operasi ini memiliki tujuan yang sama dengan Operasi Sadar Maleo yang dilaksanakan oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, dengan tujuan untuk menangkap oknum yang diduga memprovokasi terjadinya kerusuhan di Poso.[3]
Penangkapan Tibo
Pada tanggal 25 Juli 2000, salah satu pemimpin Pasukan Merah, yang diduga merupakan otak dari pembantaian ratusan penduduk pada kerusuhan di Poso, Fabianus Tibo, dibekuk dalam penyergapan intelijen Operasi Cinta Damai di desa Jamur Jaya, kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali[a]. Pada 26 Juli 2000, pimpinan Tim Satgas Operasi Cinta Damai Kapten Inf. Agus Firman Yusmono didampingi Komandan Tim Penerangan Lettu Inf. Agus Salim di Markas Korem 132/Tadulako, membenarkan tertangkapnya Tibo.[4]
Kapten Firman Yuswono menjelaskan, tertangkapnya Fabianus Tibo[b] berawal dari laporan anggota intelijen TNI sebanyak 17 orang yang melakukan penyamaran di kawasan itu. Firman menjelaskan, gerak-gerik Tibo mulai tercium oleh tim intelijen pada tanggal 23 Juli 2000. Setelah melakukan persiapan dan memastikan tempat persembunyian Tibo, tim Satgas Cinta Damai melakukan penyergapan saat Tibo sedang tertidur di salah satu rumah warga tanpa perlawanan.
Ketika Tibo dibawa ke Poso, tim satgas sempat dihadang massa Pasukan Merah berkekuatan dua truk, namun tidak terjadi kontak senjata. Selanjutnya aparat keamanan segera membawa Tibo ke Palu dengan pengawalan ketat, dan mengamankannya di Markas Korem 132/Tadulako.
Catatan kaki
- ^ Sekarang wilayah Kabupaten Morowali Utara.
- ^ Bukan Cornelis Tibo seperti yang diberitakan selama ini.
Referensi
- ^ Gogali, Lian (2008). Tragedi Poso (Rekonsiliasi Ingatan): Gugatan Perempuan dan Anak-anak dalam "Sejarah". Diakses tanggal 29 November 2016.
- ^ "Operasi Pemulihan Keamanan di Poso". KontraS. Diakses tanggal 29 November 2016.[pranala nonaktif permanen]
- ^ Klinken, Gerry Van; Nordholt, Henk Schulte (2007). Politik lokal di Indonesia. hlm. 355. Diakses tanggal 29 November 2016.
- ^ Karnavian, Tito (2008). Indonesian Top Secret: Membongkar Konflik Poso. Diakses tanggal 29 November 2016.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.