Oscar Louis Helfrich

Oscar Louis Helfrich adalah seorang pejabat tinggi Belanda yang pernah menjabat sebagai Residen Jambi yang pertama pada tahun 1906 hingga tahun 1908 di Keresidenan Jambi, Hindia Belanda.[1] Sebelum menjabat sebagai Residen Jambi, ia pernah menjabat sebagai salah satu kontrolir di Keresidenan Bengkulu sejak tahun 1894 dan sebagai Asisten Residen Palembang sejak tahun 1904.[2][3] Oscar Louis Helfrich memiliki minat dalam penulisan berbagai jenis sastra lisan di wilayah Hindia Belanda terutama pantun, teka-teki dan cerita rakyat dalam bahasa daerah.[2]

Karier

Pada tahun 1894 M, Oscar Louis Helfrich menjabat sebagai seorang kontrolir untuk salah satu daerah di Bengkulu dalam Keresidenan Bengkulu.[2] Setelah itu, Oscar Louis Helfrich menjabat sebagai Asisten Residen Palembang sejak tahun 1904.[3] Pada tanggal 27 April 1904, Belanda berhasil menaklukkan seluruh wilayah Kesultanan Jambi setelah kematian Sultan Thaha Syaifuddin. Bekas wilayah Kesultanan Jambi kemudian didirikan sebagai Keresidenan Jambi oleh Belanda.[4] Pada awal tahun 1906, Oscar Louis Helfrich menjabat sebagai seorang kontrolir untuk wilayah taklukan Belanda di daerah Kesultanan Jambi.[3] Kemudian pada tahun yang sama, Oscar Louis Helfrich diangkat menjadi Residen Jambi yang memerintah di seluruh wilayah Keresidenan Jambi di Hindia Belanda.[4]

Pengangkatan Oscar Louis Helfrich sebagai Residen Jambi dinyatakan secara resmi dalam Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Nomor 20 Tahun 1906 yang diterbitkan pada tanggal 4 Mei 1906.[4] Pelantikan Oscar Louis Helfrich sebagai Residen Jambi diadakan pada tanggal 2 Juli 1906 dan ia memerintah di ibu kota Keresidenan Jambi yang terletak di Kota Jambi.[1] Masa jabatan Oscar Louis Helfrich berakhir pada tahun 1908 dan posisinya digantikan oleh Arie Jacob Nicolaas Engelenberg.[3]

Karya tulis

Oscar Louis Helfrich merupakan salah seorang pejabat tinggi di Hindia Belanda yang memiliki minat dalam penulisan berbagai jenis sastra lisan di wilayah Hindia Belanda. Dalam penulisan sastra lisan di Hindia Belanda, Oscar Louis Helfrich tidak pernah memberikan teori-teori tertentu sebagai pendapat pribadinya. Pada tahun 1894, ia mulai menulis tentang pantun dari daerah Serawayer dan Besemah di dalam wilayah Keresidenan Bengkulu. Tulisannya kemudian diterbitkan dalam Majalah Masyarakat Batavia pada tahun yang sama. Oscar Louis Helfrich menulis dengan menggunakan bahasa Belanda tetapi dengan istilah bahasa lokal diberinya keterangan padanan kata yang sama dalam bahasa Melayu. Oscar Louis Helfrich juga menulis mengenai penjelasan tentang teka-teki yang sering digunakan oleh masyarakat lokal di Keresidenan Bengkulu.[2]

Pada tahun 1915, Oscar Louis Helfrich menulis sebuah artikel mengenai cerita kancil yang berasal dari masyarakat di Keresidenan Lampung. Penjelasan mengenai cerita kancil ditulisnya dalam Prosiding Masyarakat Batavia yang diterbitkan pada tahun 1915. Dalam penulisan cerita kancil yang dimuat dalam Prosiding Masyarakat Batavia, penulisan dilakukan menggunakan bahasa Lampung.[2]

Referensi

  1. ^ a b Didik Pradjoko, Bambang Budi Utomo (2013). Atlas Pelabuhan-Pelabuhan Bersejarah di Indonesia. Jakarta: Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Republik Indonesia. hlm. 123. ISBN 9786021749753. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ a b c d e Hutomo, Suripan Sadi (1991). Mutiara yang Terlupakan. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya. hlm. 35. ISBN 978-602-449-421-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ a b c d Kutoyo, S., dkk. (1978). Sejarah Kebangkitan Nasional Jambi (PDF). Jakarta: Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah. hlm. 32. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ a b c Beridiansyah (Oktober 2018). Jejak Sejarah Perjuangan Satuan Brimob Polda Jambi di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Kota Jambi: Salim Media Indonesia. hlm. 24. ISBN 978-602-5724-29-9. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya