Pasca-9/11
Pasca-9/11 adalah masa-masa setelah serangan 11 September yang dipenuhi kecurigaan terhadap orang asing di Amerika Serikat, gencarnya upaya pemerintah untuk memberantas terorisme, dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang lebih agresif.
Dampak politik
Kita juga tidak boleh melupakan peristiwa paling berkesan dalam sejarah modern. Pada 11 September 2001, Amerika Serikat menyadari kerentanannya – bahkan terhadap ancaman yang meningkat di belahan dunia yang lain. Dulu kita berjanji, dan kini kita berjanji, untuk menghadapi ancaman apa pun di mana pun yang berpeluang memicu teror dan penderitaan di Amerika Serikat.
— George W. Bush, 2002.[1]
Sernagan ini mengubah politik dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat secara luas dan besar-besaran. Di dalam negeri, partai Demokrat dan Republik mendukung undang-undang antiterorisme baru atau penguatan undang-undang lama. Sejak 9/11 sampai 2011, 119.044 orang ditangkap atas kegiatan teror dan 35.117 orang divonis bersalah di 66 negara. Sebelum 9/11, jumlah orang yang dinyatakan bersalah atas kegiatan terorisme hanya berkisar ratusan per tahun.[2]
Dalam beberapa tahun terakhir, perang di Afganistan yang awalnya dianggap "perang yang benar" kini tidak populer. Hingga 2011[update], lebih dari 60% warga Amerika Serikat menentang perang ini.[3]
Departemen Keamanan Dalam Negeri
Pemerintah Amerika Serikat membentuk Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) sebagai tanggapan atas serangan ini. DHS adalah departemen kabinet pemerintah federal Amerika Serikat yang ditugaskan melindungi wilayah Amerika Serikat dari serangan teroris dan menanggapi bencana alam.
Dengan kurang lebih 184.000 karyawan, DHS adalah departemen kabinet terbesar ketiga di pemerintahan federal Amerika Serikat setelah Departemen Pertahanan dan Departemen Veteran. Kebijakan DHS dikoordinasikan di Gedung Putih oleh Dewan Keamanan Dalam Negeri. Lembaga lain dengan tugas keamanan dalam negeri yang besar adalah Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat, Departemen Kehakiman dan Departemen Energi.
Dampak masyarakat
Kecurigaan
Di Amerika Serikat, banyak aktivitas warga asing atau warga negara yang sebelumnya dianggap biasa saja (atau eksentrik) mulai dipandang secara mencurigakan, khususnya perilaku orang-orang yang pakaian atau warna kulitnya berbau "Arab".[4] Enam imam Muslim dikeluarkan dari sebuah pesawat terbang ketika mereka salat sebelum terbang dan memiliki "perilaku yang mencurigakan".[5] Berbagai lembaga pemerintahan dan kepolisian di Amerika Serikat meminta masyarakat mengawasi orang-orang di sekitar mereka dan melaporkan tindakan yang "tidak lazim". Papan peringatan yang meminta warga melaporkan hal-hal yang tidak biasa dipasang di semua ruang publik. Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat menyarankan warga untuk "tetap waspada, memantau sekitar, dan segera melaporkan barang-barang atau aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang."[6]
Diskriminasi
Sejak 9/11, warga negara keturunan Arab, Muslim, Sikh, dan Asia Selatan, serta warga yang dianggap mirip mereka, menjadi korban ancaman, vandalisme, dan penyerangan di Amerika Serikat.[7]
Keselamatan transportasi
Karena warga Amerika Serikat takut terbang, mobil semakin sering digunakan pasca-9/11. Akibatnya, jumlah korban jiwa akibat kecelakaan jalan raya naik menjadi 1.595 jiwa pada tahun 2002.[8]
Penyensoran
Film-film dan program-program televisi yang menampilkan Menara Kembar World Trade Center atau peristiwa yang serupa dengan 9/11 disunting dan disiarkan ulang. Contohnya, sebuah episode The Simpsons yang berjudul "The City of New York vs. Homer Simpson" mengambil latar di World Trade Center.[9][10]
Usai 9/11, Clear Channel Communications (pemilik lebih dari 1.000 stasiun radio di Amerika Serikat) merilis daftar lagu yang "tidak pantas". Lagu-lagu ini tidak dilarang, tetapi disarankan untuk tidak diputar.[11]
Lihat pula
Referensi
- ^ President Bush Outlines Iraqi Threat Diarsipkan 2013-03-07 di Wayback Machine., Cincinnati, Ohio, October 7, 2002
- ^ "AP IMPACT: 35,000 worldwide convicted for terror". Yahoo News. 4 September 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 5 March 2016.
- ^ "CNN Poll: U.S. opposition". CNN. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-10-31.
- ^ "Poll: Suspicion of Arabs, Arab-Americans deepen". USA Today. September 16, 2001. Diarsipkan dari asli tanggal October 6, 2001.
- ^ "Imams removed from flight may sue passengers". msn.com. 31 March 2007. Diarsipkan dari asli tanggal 20 October 2012. Diakses tanggal 27 April 2018.
- ^ "DHS - Report Incidents". dhs.gov. Diarsipkan dari asli tanggal 1 May 2011. Diakses tanggal 27 April 2018.
- ^ Civil Rights Division National Origin Working Group Initiative to Combat Post-Terrorism Discrimination Diarsipkan 2007-02-13 di Wayback Machine.
- ^ Gardner, Daniel (2008). The Science of Fear: Why We Fear the Things We Shouldn't—and Put Ourselves in Greater Danger. Dutton Adult. hlm. 3. ISBN 0-525-95062-1. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-04-03.
- ^ Oakley, Bill (2006). The Simpsons season 9 DVD commentary for the episode "The City of New York vs. Homer Simpson" (DVD). 20th Century Fox.
- ^ Weinstein, Josh (2006). The Simpsons season 9 DVD commentary for the episode "The City of New York vs. Homer Simpson" (DVD). 20th Century Fox.
- ^ http://www.snopes.com/rumors/radio.htm Urban Legends Reference Pages: Radio, Radio. Published September 18, 2001. Accessed February 10, 2008.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.