Penggugusan


Penggugusan (bahasa Inggris: Hard Cluster) adalah kebijakan perusahaan telekomunikasi mengenai penjualan pulsa.[1] Dalam penggugusan, pengusaha juru (server) pulsa hanya diperbolehkan menjual pulsa hanya di satu wilayah saja, bisa sebatas tingkat kecamatan atau kabupaten.[1] Jadi, apabila ada server pulsa yang memasarkan pulsa berasal dari wilayah lain, maka pengisian pulsa akan gagal.[1] Contohnya, pulsa untuk wilayah Kota Jakarta hanya diperbolehkan dijual di kota tersebut, tidak bisa di kota lain.[1]

Gambar aksi protes para server pulsa kepada XL Axiata.

Kasus penggugusan di Indonesia

Sejak diberlakukannya kebijakan penggugusan di Indonesia pada tahun 2010, telah banyak kritik maupun protes bermunculan dari kalangan juru pulsa.[2] Pasalnya, dilaporkan banyak pengusaha juru pulsa yang bangkrut.[2] Para juru pulsa tersebut merasa dirugikan akibat daya jual mereka yang terbatas dan sulit untuk berkembang.[2] Lembaga yang memprotes kebijakan ini di antaranya adalah himpunan pengusaha server pulsa Indonesia Asosiasi Server Pulsa Indonesia (Aspindo).[2]

Operator yang melakukan penggugusan

Operator yang memberlakukan kebijakan penggugusan di Indonesia di antaranya adalah Telkomsel dan XL Axiata.[2][3] Kebijakan penggugusan Telkomsel yaitu pembagian gugus penjualan pulsa yang terdiri dari 4 atau 5 kecamatan di tiap gugus.[3] Lalu di tiap gugus disediakan dua server pulsa dan pedagang pulsa eceran membuat kesepakatan langganan kepada satu server dari dua server tersebut, dan tidak bisa ke server lain untuk seterusnya.[3] XL pun melakukan kebijakan penggugusan dengan tujuan menjamin ketersediaan pulsa dan menjaga stabilitas harga. Namun, pada penerepannya, penggugusan ini mendapatkan kecaman dan protes.[4]

Rujukan

  1. ^ a b c d (Inggris) Pojok Pulsa. "Pengertian dan Arti dari Hard Cluster". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2015-02-28. ;
  2. ^ a b c d e "Dinilai Rugikan Pengecer Pulsa, Aspindo Desak XL Axiata Hapus Hard Cluster". Republika. 22/06/11.
  3. ^ a b c (Inggris) Agen Pulsa Sendawar. "Hard Cluster Telkomsel 2014". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-02. Diakses tanggal 2015-02-28. ;
  4. ^ "XL Axiata: Hard Cluster untuk Jamin Ketersediaan Pulsa dan Harga yang Stabil". Republika. 22/06/11.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya