Penusukan massal
Penusukan massal adalah jenis penyerangan di mana banyak korban terluka atau terbunuh dengan benda tajam yang menembus kulit korban sehingga korban mengalami luka sayat dan tusuk. Benda tajam yang digunakan dalam penusukan massal dapat mencakup pisau dapur, pisau serbaguna, pisau bersarung, gunting, katana, pemecah es, bayonet, kapak, parang, dan pecahan botol kaca. Dalam banyak negara, penusukan massal masuk ke dalam kategori kejahatan dengan senjata tajam dan dianggap menimbulkan ancaman keamanan di seluruh dunia.[1]
Ada banyak faktor berbeda yang dapat menyebabkan penusukan massal. Hal ini mencakup kesenjangan sosial, penyalahgunaan alkohol dan narkoba, akses mudah ke senjata tajam, norma sosial dan budaya, alasan agama dan politik, dan lain-lain.[2][3]
Banyak tindakan telah diambil untuk mengatasi penusukan massal dan kejahatan dengan senjata tajam. Hal ini termasuk pemberlakuan undang-undang baru, program sosial dan pendidikan, intervensi medis, dan lain-lain.[2] Namun, penusukan massal dan serangan teroris serupa yang dilakukan oleh ekstremis Islam telah mengakibatkan meningkatnya Islamofobia.[4]
Definisi
Penusukan massal dapat didefinisikan dari sejumlah perspektif yang berbeda. Penusukan massal sendiri merupakan terjemahan kata "mass stabings", di mana Oxford English Dictionary mendefinisikan kata kerja "penusukan" ("stabing") sebagai tindakan yang menggunakan senjata tajam dengan maksud untuk melukai atau membunuh.[5] Maka dari itu, penusukan massal dapat diartikan sebagai insiden yang melibatkan penggunaan senjata tajam untuk melukai atau membunuh banyak orang.
Penusukan massal dapat dilihat dari sudut pandang kejahatan dengan senjata tajam. Berdasarkan publikasi Parlemen Britania Raya, "kejahatan yang menggunakan senjata tajam" ("knife crime") adalah kejahatan di mana bahaya diancam atau ditimbulkan dengan menggunakan senjata tajam.[6] Media juga menyebut "kejahatan dengan senjata tajam" sebagai insiden penusukan atau kepemilikan senjata tajam ilegal oleh seseorang di tempat umum.[6]
Dari perspektif hukum, frasa pembunuhan massal dapat digunakan untuk mendefinisikan penusukan massal. Berdasarkan bagian 2 dari Undang-Undang Bantuan Investigasi untuk Kejahatan Kekerasan tahun 2012 Amerika Serikat, yang ditandatangani menjadi undang-undang dan diterbitkan oleh Kongres AS pada 13 Januari 2013, "pembunuhan massal" adalah suatu kejadian tunggal di mana tiga orang atau lebih dibunuh.[7] Sementara itu, Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat telah mendefinisikan pembunuhan massal sebagai suatu kejadian di mana empat orang atau lebih dibunuh dalam satu kejadian secara berkelanjutan tanpa periode waktu yang signifikan di antara setiap pembunuhan.[8]
Referensi
- ^ Nolan, Gary; Hainsworth, Sarah V.; Rutty, Guy N. (2018). "Forces generated in stabbing attacks: an evaluation of the utility of the mild, moderate and severe scale". International Journal of Legal Medicine (dalam bahasa Inggris). 132 (1): 229–236. doi:10.1007/s00414-017-1702-7. ISSN 0937-9827. PMC 5748396. PMID 29038886.
- ^ a b "European report on preventing violence and knife crime among young people" (PDF). World Health Organization. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 21 September 2019. Diakses tanggal 2019-04-28.
- ^ Simons, Greg (2016-01-01). "Islamic extremism and the war for hearts and minds". Global Affairs. 2 (1): 91–99. doi:10.1080/23340460.2016.1152446. ISSN 2334-0460. S2CID 148546307.
- ^ Lichtblau, Eric (2016-09-17). "Hate Crimes Against American Muslims Most Since Post-9/11 Era". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2019-05-02.
- ^ "Home: Oxford English Dictionary". www.oed.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-05-02.
- ^ a b "House of Commons - Knife Crime - Home Affairs Committee". publications.parliament.uk. Diakses tanggal 2019-05-02.
- ^ "Public Law 112-265 - Jan.14, 2013" (PDF). US Congress. Diakses tanggal 2019-04-28.
- ^ "Serial Murder". Federal Bureau of Investigation (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2019-05-02.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.