Penyelidikan publik
Sebuah penyelidikan publik, yang juga dikenal sebagai tribunal penyelidikan, penyelidikan pemerintah, atau sekadar penyelidikan, adalah sebuah peninjauan resmi atas suatu peristiwa atau tindakan yang diperintahkan oleh badan pemerintah, yang sering kali dilakukan oleh panitia penyelidikan parlementer. Di banyak negara hukum umum (common law), seperti Britania Raya, Irlandia, Australia, dan Kanada, penyelidikan semacam ini berbeda dari komisi kerajaan karena penyelidikan publik menerima bukti dan menggelar jalannya persidangan di forum yang lebih terbuka untuk umum serta berfokus pada peristiwa yang lebih spesifik. Anggota masyarakat dan organisasi yang berkepentingan dapat mengajukan penyerahan bukti (tertulis), sebagaimana halnya pada sebagian besar penyelidikan, serta mendengarkan kesaksian lisan yang diberikan oleh pihak lain.
Deskripsi umum
Peristiwa yang biasanya memerlukan penyelidikan publik adalah peristiwa yang menyebabkan banyak korban jiwa, seperti kecelakaan transportasi umum atau pembunuhan massal.
Kelompok advokasi dan partai politik oposisi cenderung menuntut digelarnya penyelidikan publik untuk berbagai jenis isu. Pemerintah yang sedang berkuasa biasanya hanya menyetujui sebagian kecil dari permintaan tersebut. Keputusan politik mengenai apakah perlu membentuk suatu penyelidikan publik terhadap suatu peristiwa ditemukan bergantung pada beberapa faktor. Yang pertama adalah sejauh mana cakupan media terhadap peristiwa tersebut; peristiwa yang menarik lebih banyak perhatian media lebih cenderung untuk diselidiki. Kedua, karena penetapan penyelidikan publik umumnya dilakukan oleh menteri pemerintah, peristiwa yang melibatkan tuduhan kesalahan pada menteri yang bersangkutan cenderung lebih kecil kemungkinannya untuk diselidiki oleh penyelidikan publik.[1] Ketiga, penyelidikan publik umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk memberikan laporan dan memakan biaya lebih besar karena sifatnya yang terbuka bagi publik. Ketika pemerintah menolak penyelidikan publik tentang suatu topik, biasanya penolakan tersebut didasarkan pada setidaknya salah satu dari alasan-alasan ini.
Kesimpulan dari penyelidikan tersebut disampaikan dalam bentuk laporan tertulis, yang diserahkan terlebih dahulu kepada pemerintah dan tak lama kemudian dipublikasikan kepada umum. Laporan tersebut biasanya memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pemerintahan atau pengelolaan organisasi publik di masa depan. Sebuah studi tahun 2016 menemukan bahwa laporan penyelidikan publik tidak efektif dalam mengubah opini publik mengenai peristiwa yang bersangkutan.[2] Studi-studi empiris tidak menemukan bukti yang mendukung klaim bahwa pembentukan penyelidikan publik dapat menurunkan perhatian media terhadap isu yang diselidiki.[3][4] Laporan penyelidikan publik tampaknya hanya mendapatkan kepercayaan publik ketika laporan tersebut bersikap kritis terhadap pemerintah dan cenderung kehilangan kredibilitas ketika tidak menemukan kesalahan di pihak pemerintah.[5]
Referensi
- ^ Sulitzeanu-Kenan, R. 2010. Reflection in the Shadow of Blame: When do Politicians Appoint Commissions of Inquiry?, British Journal of Political Science 40(3): 613-634 Diarsipkan 28 Februari 2022 di Wayback Machine..
- ^ Sulitzeanu-Kenan, R & Y. Holzman-Gazit. 2016. Form and Content: Institutional Preferences and Public Opinion in a Crisis Inquiry, Administration & Society 48(1): 3-30 Diarsipkan 23 Februari 2016 di Wayback Machine.
- ^ Sulitzeanu-Kenan, R. (1 Oktober 2007). "Scything the grass: agenda-setting consequences of appointing public inquiries in the UK. A longitudinal analysis" [Menebas rumput: konsekuensi penentuan agenda dari pembentukan penyelidikan publik di Britania Raya. Analisis longitudinal]. Policy & Politics. 35 (4): 629–650. doi:10.1332/030557307782452985. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Agustus 2022. Diakses tanggal 15 Agustus 2022.
- ^ Sulitzeanu-Kenan, R. (30 Juni 2020). "Blame Avoidance and Crisis Inquiries" [Penghindaran Kesalahan dan Penyelidikan Krisis]. Oxford Research Encyclopedia of Politics. doi:10.1093/acrefore/9780190228637.013.1591. ISBN 978-0-19-022863-7. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Agustus 2022. Diakses tanggal 15 Agustus 2022.
- ^ Sulitzeanu-Kenan, Raanan (2006). "If They Get It Right: An Experimental Test of the Effects of the Appointment and Reports of UK Public Inquiries". Public Administration. 84 (3): 623–653. doi:10.1111/j.1467-9299.2006.00605.x.
Pranala luar
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.