Perang Romawi–Germanik

Perang Romawi–Germanik adalah peristiwa peperangan antara bangsa Romawi dan orang-orang Jermanik. Peperangan ini bervariasi dari waktu ke waktu, mulai dari penaklukan oleh Romawi, pemberontakan orang-orang Jermanik, hingga invasi Germanik ke Kekaisaran Romawi Barat yang dimulai pada akhir abad ke-2 SM, dan lainnya. Rangkaian konflik ini merupakan salah satu faktor yang menyebabkan runtuhnya Kekaisaran Romawi Barat secara khusus, dan Romawi Kuno secara umum, pada tahun 476.

Pertempuran Varus oleh Otto Albert Koch, 1909
Kekalahan Bangsa Cimbri oleh Alexandre Gabriel Décamps
Kampanye Tiberius dan Germanicus pada tahun 10/11–13 M. Warna merah muda menunjukkan koalisi orang-orang Jermanik anti-Romawi yang dipimpin oleh Arminius. Warna hijau tua menunjukkan wilayah yang masih dikuasai langsung oleh Romawi, sedangkan warna kuning menunjukkan negara-negara klien Romawi

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya