Permainan simulasi sosial


Permainan Simulasi Sosial adalah subgenre dari permainan simulasi kehidupan yang mengeksplorasi interaksi sosial antara berbagai kehidupan buatan. Beberapa contohnya termasuk SimCity, The Sims, dan seri Animal Crossing. Awalnya dibuat untuk tujuan pendidikan, kemudian secara bertahap berkembang untuk penggunaan sosial dan hiburan.

Sejarah

Pengaruh dan asal-usul

Sebelum adanya video game, terdapat permainan simulasi sosial. Bentuk awalnya adalah kota fisik yang dibuat untuk tujuan pendidikan dari berbagai barang rumah tangga. Salah satu yang menonjol adalah Doreen Gehry Nelson, yang pertama kali menciptakan permainan membangun kota di dalam kelas, yang pada akhirnya membantu membentuk permainan SimCity dan lainnya. Simulasi kotanya memungkinkan siswa untuk membayangkan, membangun, dan membangun kembali kota dalam imajinasi mereka sambil mengintegrasikan pembelajaran dunia nyata. Saudara kandung Nelson, Doreen (guru) dan Frank Nelson (arsitek), dapat diakui sebagai pencipta permainan peran Purium, yang diperkenalkan dalam workshop Institut Smithsonian pada tahun 1971. Kemudian Purium menjadi inspirasi dasar untuk permainan simulasi sosial di masa depan.[1]

Claire Curtin, produser perangkat lunak pendidikan, ikut mendesain The Sims bersama Will Wright dan Roxana Wolosenko. Ketiga desainer tersebut mengundang guru-guru berpengalaman seperti Doreen Nelson untuk membuat panduan guru informatif guna memfasilitasi permainan di game Maxis.[2] Ketika The Sims dirilis pada tahun 2000, game ini disebut sebagai “hampir satu-satunya game sejenisnya”. Namun, terdapat beberapa pendahulu penting bagi The Sims dan genre simulasi sosial. Pertama, salah satu pencipta permainan, Will Wright, mengakui pengaruh Little Computer People, sebuah permainan Commodore 64 dari tahun 1985. Permainan-permainan ini serupa, meskipun The Sims digambarkan memiliki pengalaman bermain yang lebih kaya. Kedua, Will Wright juga mengakui pengaruh rumah boneka pada The Sims, yang secara umum juga memengaruhi gameplay genre ini.

Animal Crossing dirilis pada tahun 2001 untuk Nintendo 64 di Jepang. Meskipun dirilis pada akhir siklus hidup Nintendo 64, game ini mendapatkan penggemar yang membuatnya diporting ke GameCube dan dirilis di seluruh dunia. Seiring dengan meningkatnya popularitas game ini, seri ini juga dijelaskan sebagai game simulasi sosial.[3] Story of Seasons, seri yang dimulai pada tahun 1996 dan sering dibandingkan dengan Animal Crossing, juga dijelaskan sebagai game simulasi sosial. Elemen simulasi sosialnya berasal dari game simulasi kencan, subgenre yang bermula pada awal 1980-an, dengan game seperti Tenshitachi no gogo pada 1985 dan Girl's Garden pada 1984.

Sejak kesuksesan awal game-game ini pada awal 2000-an, jurnalis game mulai merujuk pada kelompok game serupa sebagai bagian dari genre game simulasi sosial.

Sejarah terbaru

Beberapa game simulasi sosial lainnya telah muncul untuk memanfaatkan kesuksesan The Sims.[4] Ini termasuk beberapa sekuel dan paket ekspansi, serta game seperti Singles: Flirt Up Your Life yang memiliki kesamaan yang signifikan.[5]

Tipe

Simulasi pembangunan kota

Simulasi pembangunan kota meminta pemain untuk mengelola, membangun, dan memengaruhi cara kota berkembang seiring waktu. SimCity mensimulasikan perkembangan seiring waktu dengan mengadopsi sistem Jay Forrester yang menggunakan loop umpan balik dan variabel yang berubah.[1] Game seperti SimCity[6], Caesar III[7], Pharaoh[8], dan TheoTown[9] memungkinkan pemain untuk merancang tata letak dan fungsi kota dalam batas-batas permainan. Permainan seperti Rollercoaster Tycoon[10] dan Zoo Tycoon[11] serupa dalam hal pemain memanipulasi struktur permainan yang sudah ada, tetapi dalam simulasi ini tujuan utamanya adalah membangun dan memengaruhi simulasi taman hiburan.

Referensi

  1. ^ a b Gingold, Chaim (2024). Building SimCity: how to put the world in a machine. Game histories. Janet Horowitz Murray. Cambridge, Massachusetts: The MIT Press. ISBN 978-0-262-37759-1.
  2. ^ Wright, Will. "A chat about the "The Sims" and "SimCity"". CNN. diakses 6 November 2025.
  3. ^ Felix, Chef. "Animal Crossing Wild World Review". Archived from the original on 2008-03-17. diakses 6 November 2025.
  4. ^ "Life Simulation Games Like The Sims". Games Finder. diakses 6 November 2025.
  5. ^ Butts, Steve. "Review: Singles - Flirt up your life". Archived from the original on June 9, 2004. diakses 6 November 2025.
  6. ^ Arts, Electronic (2016-10-19). "SimCity™ Video Games - Official EA Site". Electronic Arts Inc. diakses 5 November 2025.
  7. ^ "Caesar™ 3 on Steam". store.steampowered.com. Diakses 2025-11-06.
  8. ^ "Pharaoh™: A New Era on Steam". store.steampowered.com. Diakses 6 November 2025.
  9. ^ "TheoTown". hi.theotown.com. diakses 6 November 2025.
  10. ^ "RollerCoaster Tycoon". Atari®. diakses 6 November 2025.
  11. ^ "Zoo Tycoon: Ultimate Animal Collection on Steam". store.steampowered.com. diakses 6 November 2025.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya