Perpustakaan Manusia
| Tanggal pendirian | 2000; 26 tahun yang lalu |
|---|---|
| Pendiri | Ronni Abergel, Dany Abergel, Asma Mouna, dan Christoffer Erichsen |
| Kantor pusat | Copenhagen, Denmark |
| Situs web | humanlibrary |

Perpustakaan Manusia adalah organisasi internasional dan gerakan internasional yang pertama kali dimulai di Copenhagen, Denmark, pada tahun 2000. Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi prasangka yang dimiliki masyarakat dengan membantu mereka berinteraksi dengan orang-orang yang biasanya tidak mereka temui. [1] [2] Organisasi tersebut menggunakan analogi perpustakaan, yaitu meminjamkan orang bukan buku. [3] Orang-orang ini telah “mengalami prasangka, pengucilan sosial atau stigma,” dan para peserta dapat mengajukan pertanyaan kepada mereka untuk “mengenal orang lain dan sekaligus menguji prasangka mereka sendiri.” [4] Organisasi Perpustakaan Manusia aktif di lebih dari 85 negara, [5] di mana terdapat beberapa Perpustakaan Manusia permanen, namun sebagian besar diselenggarakan dalam bentuk acara. [6]
Sejarah

Organisasi ini dimulai di Kopenhagen pada tahun 2000 ketika acara Perpustakaan Manusia pertama diadakan di Festival Roskilde.[7] Acara ini diselenggarakan oleh Ronni dan Dany Abergel[8], Asma Mouna, dan Christoffer Erichsen, yang saat itu bekerja di LSM Pemuda Denmark Stop Volden (yang diterjemahkan menjadi Hentikan Kekerasan), terinspirasi oleh Gerakan Hentikan Kekerasan Amerika. Acara pertama berlangsung selama empat hari dengan delapan jam percakapan setiap harinya dan diikuti oleh lebih dari 1000 orang.
Acara Human Library berikutnya diselenggarakan di Oslo, Norwegia, oleh Ronni Abergel untuk majelis pemuda Dewan Menteri Nordik "Unge I Norden". Acara tersebut diselenggarakan atas kerja sama dengan Terese Mungai-Foyn dan kemudian menjadi inspirasi berdirinya program Perpustakaan Manusia Norwegia pada tahun 2003.
Perpustakaan Manusia permanen pertama didirikan di Lismore, Australia, pada tahun 2006[9]. Hingga tahun 2025, proyek ini telah berkembang dan memiliki mitra di lebih dari 85 negara di seluruh dunia. [10]
Pada Oktober 2025, Perpustakaan Mansusia mengumumkan bahwa mereka menutup Reading Garden di Copenhagen akibat kekurangan dana yang disebabkan oleh berkurangnya pendapatan dari inisiatif keberagaman, kesetaraan, dan inklusi, khususnya di AS. “Kami benar-benar merasakan perubahan kebijakan dan pergantian pemerintahan di AS, tempat banyak mitra kami berasal,” kata Ronni Abergel dalam wawancara dengan acara radio The World . “Orang-orang mulai menjauh, dan kami terpaksa mengurangi kegiatan serta program-program kami. Dan, sejujurnya, kami sedang mengalami kesulitan.” [11]
Referensi
- ^ "The Human Library Organisation replaces pages with people". The Economist. Diakses tanggal 9 July 2018.
- ^ Rice-Oxley, Mark (8 April 2012). "My day as Depression, a book at the Human Library". The Guardian. Diakses tanggal 9 July 2018.
- ^ "Inside The Event Where People Are Open Books". HuffPost UK. 9 May 2017. Diakses tanggal 9 July 2018.
- ^ "Human Library". Wellcome Collection. 18 August 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-07-09. Diakses tanggal 9 July 2018.
- ^ Reisenfeld, Joshua. "Human Library Project brings "living books" to UI for one-on-one conversation with students". UI Argonaut (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 6 February 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ^ Jones, Meghan (2 October 2017). "The Human Library: Where the "Books" are People". Reader's Digest. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-04-17. Diakses tanggal 9 July 2018.
- ^ "Roskilde Festival". Wikipedia (dalam bahasa Inggris). 2026-08-06.
- ^ "At This Library, You Can "Borrow" People Instead of Books". Reader's Digest (dalam bahasa American English). 2017-10-02. Diakses tanggal 2026-08-06.
- ^ Peveto, Kyle (2017-04-26). "Human Library connects the inquisitive with 'living books'". The Advocate (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-08-06.
- ^ "People are 'open books' at Copenhagen's Human Library". The World from PRX (dalam bahasa Inggris). 2025-10-24. Diakses tanggal 2026-08-06.
- ^ Coe, Joshua. "People are 'open books' at Copenhagen's Human Library". The World (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 14 March 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.