Pertempuran Chinkiang
| Pertempuran Chinkiang | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bagian dari Perang Candu Pertama | |||||||
Pasukan Britania Raya merebut Chinkiang dari pasukan Qing | |||||||
| |||||||
| Pihak terlibat | |||||||
|
| |||||||
| Tokoh dan pemimpin | |||||||
| Hugh Gough | Hai Ling[1] | ||||||
| Kekuatan | |||||||
| 6.907 prajurit[2] | 3.000–4.000 prajurit[3] | ||||||
| Korban | |||||||
Angkatan Darat:[4]
| 1.000 tewas atau luka-luka[6] | ||||||
Pertempuran Chinkiang adalah pertempuran besar yang terakhir selama Perang Candu Pertama, antara pasukan Britania Raya dengan Tiongkok di Chinkiang (sekarang Zhenjiang), Provinsi Jiangsu, Tiongkok, pada 21 Juli 1842. Pasukan Tiongkok terdiri dari garnisun Manchu dan Delapan Panji Mongol.[7]
Sir Hugh Gough memimpin pasukan Britania Raya dan Sir Colin Campbell, yang saat itu sebagai calon jenderal lapangan Britania Raya berikutnya, memimpin satu brigade tempur.[8] Keberhasilan pasukan Britania Raya merebut benteng kota, memungkinkan mereka untuk melanjutkan serangan ke Nanking. Bertempur di dekat tempuran sungai Kanal Besar dengan Sungai Yangtze, pertempuran ini secara efektif memblokir operasi Sistem Caoyun, yaitu jaringan transportasi kanal yang vital untuk mendistribusikan gandum dan biji-bijian lainnya ke seluruh Kekaisaran Tiongkok. Akibatnya, Kaisar Daoguang memutuskan untuk mengajukan negosiasi perdamaian dan setuju menandatangani Perjanjian Nanking, yang mengakhiri permusuhan. Bunuh diri massal dilakukan oleh Pasukan Manchu, yang sebelumnya masih berusaha untuk mempertahankan kota ini.[9]
Galeri
-
Peta Pertempuran Chinkiang
-
Pertempuran Chinkiang
-
Pendaratan Pasukan Britania Raya di Gerbang Barat
-
Pasukan Britania Raya bersiap meledakkan Gerbang Barat
Referensi
- ^ Waley 1958, p. 197
- ^ Rait 1903, p. 272
- ^ Bingham 1843, p. 353
- ^ Bulletins 1842, pp. 780, 787
- ^ Hall & Bernard 1844, pp. 417–418
- ^ The Chinese Repository, vol. 11, p. 513
- ^ Elliott, Mark (June 1990). "Bannerman and Townsman: Ethnic Tension in Nineteenth-Century Jiangnan". Late Imperial China 11 (1): 36–74.
- ^ Greenwood 2015, p. 496
- ^ John Makeham (2008). China: The World's Oldest Living Civilization Revealed. Thames & Hudson. hlm. 331. ISBN 978-0-500-25142-3.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.