Pik gitar
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. (Maret 2022) |

Sebuah pik gitar adalah plektrum yang digunakan untuk gitar. Pik umumnya terbuat dari satu jenis bahan, seperti sejenis plastik (nilon, Delrin, seluloid), karet, felt, tempurung kura-kura, kayu, logam, kaca, tagua, atau batu. Pik sering berbentuk segitiga sama kaki lancip dengan dua sudut yang sama dibulatkan dan sudut ketiga kurang membulat. Pik digunakan untuk menggenjreng akor atau membunyikan nada-nada individual pada gitar.
Suara
Memainkan gitar dengan pik menghasilkan suara yang lebih terang dibandingkan memetik dengan ujung jari. Pik juga memberikan kontras warna suara yang lebih besar di antara lokasi petikan yang berbeda; misalnya, perbedaan kecerahan antara memetik dekat jembatan dan dekat leher jauh lebih besar ketika menggunakan pik dibandingkan ujung jari. Sebaliknya, berbagai teknik permainan yang melibatkan jari, seperti yang terdapat dalam gitar fingerstyle, slapping, gitar klasik, dan gitar flamenco, juga dapat menghasilkan variasi warna suara yang sangat luas.
Sejarah

Musisi telah menggunakan plektrum untuk memainkan alat musik berdawai selama ribuan tahun.[1] Pena bulu kemungkinan merupakan plektrum standar pertama dan digunakan secara luas hingga akhir abad ke-19. Pada saat itu, terjadi peralihan menuju bahan plektrum yang kemudian dianggap lebih unggul; lapisan luar cangkang penyu sisik Atlantik, yang dalam penggunaan sehari-hari disebut tempurung kura-kura.[1] Alternatif lain telah datang dan pergi, tetapi tempurung kura-kura memberikan kombinasi terbaik antara kualitas tonal dan kelenturan fisik untuk memetik dawai yang tegang.[2] Sebelum 1920-an, sebagian besar pemain gitar menggunakan pik ibu jari dan pik jari (yang digunakan untuk banjo atau mandolin) ketika mencari sesuatu untuk memainkan gitar mereka, tetapi seiring naiknya popularitas musisi Nick Lucas, penggunaan "pik gitar gaya plektrum" datar menjadi populer.[3]
Terdapat berbagai inovasi dalam desain pik gitar. Sebagian besar inovasi ini lahir dari masalah pik gitar yang tergelincir dan terlempar dari tangan pemain.[4] Pada 1896, seorang pria Cincinnati (Frederick Wahl) menempelkan dua cakram karet pada kedua sisi pik mandolin, menjadikannya solusi populer pertama untuk masalah tersebut.[5] Selama dua dasawarsa berikutnya, lebih banyak inovasi dibuat, seperti membuat permukaan pik yang membulat menjadi beralur atau mengebor lubang di bagian tengah agar sesuai dengan bantalan ibu jari pemain.[6] Perbaikan yang lebih menonjol adalah menempelkan gabus pada bagian lebar pik, solusi yang pertama kali dipatenkan oleh Richard Carpenter dan Thomas Towner dari Oakland pada 1917.[6] Beberapa desain baru ini membuat pik menjadi terlalu mahal. Pada akhirnya, para pemain menyadari bahwa mereka membutuhkan sesuatu dengan permukaan yang dapat dicengkeram oleh ujung jari mereka agar pik tidak tergelincir, seperti logo cetak relief tinggi. Seluloid adalah bahan yang memungkinkan hal ini dilakukan dengan mudah.[7]
Seluloid merupakan alternatif yang baik dalam berbagai hal. Tempurung kura-kura langka, mahal, dan cenderung pecah. (Praktik mengambil penyu sisik untuk tempurungnya menjadi ilegal pada 1973 sebagai ketentuan dalam Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Satwa dan Tumbuhan Liar Terancam Punah (CITES).) Seluloid dibuat dari selulosa, salah satu bahan baku paling melimpah di dunia, dan nitroselulosa yang digabungkan dengan kapur barus di bawah panas dan tekanan menghasilkan seluloid. Meskipun awalnya dimaksudkan sebagai pengganti bola biliar gading, seluloid mulai digunakan untuk berbagai hal karena kelenturan, daya tahan, dan harganya yang relatif murah, sehingga menjadikannya kandidat alami sebagai bahan pik gitar.[8] Salah satu alasan utama seluloid begitu populer sebagai bahan pik gitar adalah karena bahan ini sangat menyerupai suara dan kelenturan pik gitar dari tempurung kura-kura.[2] Kemudian, bahan lain, seperti nilon (dan yang lebih jarang, kayu, kaca, atau logam) menjadi populer untuk membuat pik gitar karena daya cengkeram, kelenturan, atau kualitas tonal yang lebih baik.[9]
Tony D'Andrea adalah salah satu orang pertama yang menggunakan seluloid untuk memproduksi dan menjual pik gitar. Pada 1902, ia menemukan sebuah lapak penjualan di trotoar yang menawarkan beberapa lembar plastik selulosa nitrat berwarna tempurung kura-kura dan cetakan, dan akhirnya ia menemukan bahwa potongan-potongan kecil seluloid yang dilubanginya dengan cetakan ideal untuk memetik alat musik berdawai.[10] Dari 1920-an hingga 1950-an, D'Andrea Manufacturing mendominasi pasar pik internasional dunia, memasok perusahaan besar seperti Gibson, Fender, dan Martin.[11] D'Andrea adalah perusahaan pertama yang membuat pencetakan tulisan khusus pada pik pada 1938, yang memungkinkan pelanggan memesan cetakan hingga 12 huruf balok. Salah satu orang pertama yang memopulerkan cetakan nama pemain adalah gitaris Nick Lucas pada awal 1930-an.[12]
Bahan
Plastik
Pik yang paling umum diproduksi secara massal terbuat dari berbagai jenis plastik. Plastik yang paling populer meliputi:
- Seluloid. Secara historis, ini adalah plastik pertama yang pernah digunakan untuk memproduksi pik, dan masih digunakan secara luas hingga saat ini, terutama bagi gitaris yang menginginkan warna suara lawas. Pik seluloid sering memiliki desain tempurung kura-kura.
- Nilon. Bahan yang populer ini memiliki permukaan halus dan licin, sehingga sebagian besar produsen menambahkan lapisan berfriksi tinggi pada pik nilon agar lebih mudah digenggam. Nilon lentur dan dapat diproduksi dalam lembaran tipis. Diperkenalkan pada 1961, Herco mengembangkan pik gitar nilon pertama.[13] Pik ini menjadi pilihan sejumlah gitaris profesional pada 1960-an dan 1970-an.[14] Karena komposisi nilon yang unik, bahan ini digambarkan sebagai "gagasan baru yang radikal dalam pik gitar" oleh majalah Fretts.[15] Pengguna terkenal pik ini termasuk Ace Frehley,[16] Joe Walsh,[17] John Entwistle yang menggunakan Herco untuk gitar bas,[18] Jimmy Page lebih menyukai varian Heavy Flex 75,[19] David Gilmour,[20] dan Tommy Bolin yang menyukai pik Herco Gold yang ia sesuaikan dengan mengunyahnya, yang menurutnya "membuatnya lebih lentur dan membuatnya terasa berada di antara ketebalan berat dan sedang".[21]
- Asetal. Asetal adalah kelas plastik keras, mengilap, dan tahan lama yang dijual dengan berbagai nama dagang. Plastik ini juga dapat diberi zat tambahan untuk menghasilkan tekstur matte. Gesekan antara senar gitar baja atau nikel dan asetal yang halus serta mengilap tergolong rendah. Delrin, Tortex, dan Delrex adalah beberapa nama dagang yang digunakan untuk plastik asetal.
- Lexan. Mengilap, menyerupai kaca, keras, tetapi kurang tahan lama. Digunakan untuk pik tebal dan sangat tebal (> 1 mm). Biasanya memiliki lapisan pegangan berfriksi tinggi.
- Akrilik. Polimer yang kuat, ringan, bening, tanpa sambungan, serta sangat tahan terhadap benturan dan pelapukan. Akrilik tidak rapuh dan tidak menguning atau retak. Bahan ini dapat dicetak dan dipotong menjadi hampir segala bentuk dan ketebalan. Beberapa jenis akrilik memiliki karakteristik cengkeram yang unik dan, ketika menghangat karena sentuhan, menjadi terasa lekat atau lengket sehingga bahan menempel pada jari. Akrilik dapat ditemper dengan panas untuk meningkatkan kekuatan dan umur pakainya. V-Picks adalah perusahaan pertama yang diketahui membuat pik gitar akrilik, setidaknya sejak 1980, dan merupakan satu-satunya produsen pik gitar yang menemper pik akrilik dengan panas.
- Poliamida-imida adalah bahan yang sering digunakan dalam aplikasi kedirgantaraan sebagai pengganti paduan logam. Pik yang terbuat dari bahan ini memiliki gesekan rendah pada senar dan daya tahan tinggi.
- Pik Galalith diklaim sangat baik dalam meniru warna suara yang dihasilkan tempurung kura-kura. Bahan ini dibuat dari kasein, dan merupakan salah satu plastik komersial paling awal.
- Serat karbon juga digunakan oleh PickHeaven, Dunlop, Timber Tone Picks, dan RJL guitars untuk membuat pik gitar. Pik-pik ini sangat tahan lama dan memiliki rasio kekakuan terhadap berat yang sangat tinggi. Pik gitar tertipis di dunia dibuat dari serat karbon dan memiliki ketebalan 0,2 mm.
Logam

Pik yang terbuat dari berbagai logam menghasilkan suara yang secara harmonis lebih kaya daripada suara yang dihasilkan pik plastik, dan mengubah suara gitar akustik dan gitar elektrik. Beberapa pik logam bahkan dibuat dari koin, yang memberikan warna suara unik kepada pemain karena paduan yang digunakan dalam berbagai koin di seluruh dunia sangat bervariasi.[22] Memainkan gitar dengan pik perak menghasilkan suara yang unik, kaya, dan terang, berbeda dari plektrum biasa (Brian May dari Queen sering bermain menggunakan koin sixpence perak).[23]
Produk hewani

Plektrum yang dibuat dari produk sampingan alami dari hewan, seperti tanduk, tulang, atau kulit, merupakan bahan tertua yang diketahui karena ketersediaan dan daya tahannya,[1] dan masih secara rutin digunakan oleh pembuat plektrum untuk membuat pik gitar, bas, dan mandolin. Tonalitas yang dihasilkan oleh setiap jenis bahan hewani alami sangat bervariasi, dan semakin diperkaya oleh ketebalan dan bentuk masing-masing bahan.[24]
Kayu
Setiap pik gitar yang terbuat dari kayu memiliki sifat unik dan suara khasnya sendiri akibat perbedaan kepadatan, kekerasan, dan struktur seluler. Kebanyakan pik kayu menghasilkan warna suara yang lebih hangat daripada plastik atau logam. Untuk menahan kerasnya pemetikan dan penggenjrengan, hanya kayu paling keras pada skala Janka yang digunakan untuk pik—termasuk kayu keras seperti African Blackwood, Bocote, Cocobolo, Lignum vitae, Rosewood, dan Zebrawood. Meskipun tepi pik kayu yang tebal dan terkadang kasar pada awalnya dapat menimbulkan cukup banyak hambatan, pik kayu umumnya mudah menjadi lebih halus melalui pemakaian, bahkan lebih cepat daripada pik plastik. Setelah beberapa ratus petikan, senar gitar logam mengikis tepinya dan menghasilkan lintasan yang lebih mulus di atas senar.
Kaca
Kaca relatif keras dan berat dibandingkan logam atau plastik, sehingga menghasilkan rentang warna suara yang lebih luas daripada bahan-bahan tersebut. Kaca dapat dipoles hingga bertekstur halus atau kasar, bergantung pada tingkat pemolesannya. Karena diperlukan perkakas khusus untuk mengolah kaca, pik kaca cukup jarang ditemui.
Lainnya
Tagua adalah kacang dari Amerika Selatan yang tumbuh pada pohon palem tagua. Bahan ini memiliki sifat yang mirip dengan gading hewan sehingga juga dikenal sebagai "gading nabati". Tagua menghasilkan warna suara yang halus dan jernih karena bahan tersebut mudah meluncur dari senar. Pik gitar tagua umumnya dibuat dengan tangan.
Bentuk
Meskipun pik umumnya berbentuk segitiga, terdapat variasi yang dimaksudkan untuk memberikan teknik permainan alternatif kepada pemain.[25]
Pik sama sisi, yang semua tepinya lurus, dapat lebih mudah dipegang dan digunakan oleh pemula karena setiap sudut dapat digunakan sebagai sisi pemetik. Pik sirip hiu dapat digunakan dengan dua cara: secara normal, menggunakan ujung tumpul; atau tonjolan-tonjolan kecilnya dapat disapukan melintasi senar sehingga menghasilkan akor yang jauh lebih penuh. Pik bertepi tajam digunakan untuk mempermudah gerakan memetik melintasi senar.
Beberapa bentuk pik gitar dipatenkan. Biasanya paten tersebut mengklaim desain ornamental.
Ketebalan
Sebagian besar produsen pik mencetak ketebalan dalam milimeter atau seperseribu inci pada pik. Beberapa merek lain menggunakan sistem huruf atau sebutan teks untuk menunjukkan ketebalan. Pedoman perkiraan rentang ketebalan disajikan dalam tabel berikut:
| Deskripsi teks | Perkiraan ketebalan | Tanda lain yang mungkin | |
|---|---|---|---|
| mm | inci | ||
| Sangat ringan/tipis | ≤ 0,44 | ≤ 0,017 | "Ex Lite" atau "Extra Light" |
| Ringan/tipis | 0,45–0,69 | 0,018–0,027 | "T" atau "Thin" / "L" atau "Light" |
| Sedang | 0,70–0,84 | 0,028–0,033 | "M" atau "Medium" |
| Berat/tebal | 0,85–1,49 | 0,035–0,059 | "H" atau "Heavy" |
| Sangat berat/tebal | ≥ 1,50 | ≥ 0,060 | "XH" atau "Extra Heavy" |
Teknik
Pik biasanya digenggam dengan dua jari—ibu jari dan telunjuk—dan dimainkan dengan ujung runcing menghadap senar. Namun, cara menggenggam merupakan masalah preferensi pribadi dan beberapa musisi terkenal menggunakan genggaman yang berbeda. Misalnya, Eddie Van Halen memegang pik di antara ibu jari dan jari tengah (membiarkan jari telunjuknya bebas untuk teknik tapping); James Hetfield, Jeff Hanneman, dan Steve Morse memegang pik menggunakan 3 jari—ibu jari, jari tengah, dan telunjuk; Pat Metheny dan The Edge juga memegang pik mereka dengan tiga jari tetapi bermain menggunakan sisi plektrum yang membulat alih-alih ujung runcing. George Lynch juga menggunakan sisi pik yang membulat. Stevie Ray Vaughan juga bermain menggunakan tepi pik yang membulat, dengan alasan bahwa tepi tersebut memungkinkan serangan senar yang lebih kuat daripada ujungnya. Gaya memetiknya yang liar dan agresif akan mengikis pickguard dalam waktu singkat, dan selama bertahun-tahun bermain juga mengikis hingga membentuk alur pada Fender Stratocaster miliknya, Number One. Gitaris sesi terkenal era 1980-an David Persons dikenal menggunakan kartu kredit lama yang dipotong sesuai ukuran dan ketebalan yang tepat serta menggunakannya tanpa ujung runcing.[26]
Catatan
- ^ a b c Hoover, pp. 11-12.
- ^ a b Bouchard, Brian. "Tortoise Shell Guitar Picks." Pick Collecting Quarterly. Diakses 5 Maret 2013.
- ^ Hoover, pp. 22-23.
- ^ Hoover, p. 26.
- ^ Hoover, p. 27.
- ^ a b Hoover, p. 29.
- ^ Hoover, p. 30.
- ^ Hoover pp. 16-18.
- ^ Hoover, pp. 9-12.
- ^ Hoover, pp. 31-33.
- ^ Hoover, p. 33.
- ^ Hoover, pp. 84–85.
- ^ Menasché, Emile (23 Februari 2017). "The (Surprisingly Long) History of the Guitar Pick". Premier Guitar. Gearhead Communications, LLC. Diakses tanggal 14 Agustus 2024.
- ^ Thorn, Pete (16 Agustus 2019). "Tone Tips: Different Picks for Different Licks". Premier Guitar. Diakses tanggal 12 Agustus 2024.
- ^ "Fretts". Fretts (dalam bahasa Inggris). Randall Publishing Company: 22. 1961. Diakses tanggal 12 Agustus 2024.
- ^ Newquist, Harvey P.; Maloof, Rich (2004). "Ace Frehley of Kiss". The Hard Rock Masters (dalam bahasa Inggris). Hal Leonard Corporation. hlm. 14. ISBN 978-0-87930-813-1. Diakses tanggal 12 Agustus 2024.
- ^ Rideout, Ernie (1 Februari 2011). Guitar Player Presents Guitar Heroes of the '70s (dalam bahasa Inggris). Rowman & Littlefield. ISBN 978-1-61713-116-5. Diakses tanggal 12 Agustus 2024.
- ^ McMichael, Joe; Lyons, Jack (26 Juni 2000). The Who: Concert File (dalam bahasa Inggris). Omnibus Press. ISBN 978-0-85712-737-2. Diakses tanggal 13 Agustus 2024.
- ^ Gill, Chris (1995). "Jimmy Page". Guitar Legends: The Definitive Guide to the World's Greatest Guitar Players (dalam bahasa Inggris). HarperPerennial. hlm. 106. ISBN 978-0-06-273352-8. Diakses tanggal 13 Agustus 2024.
- ^ Rideout, Ernie (1 Februari 2011). "David Gilmour". Guitar Player Presents Guitar Heroes of the '70s (dalam bahasa Inggris). Rowman & Littlefield. ISBN 978-1-61713-116-5. Diakses tanggal 13 Agustus 2024.
- ^ Cauffiel, Lowell; Molenda, Michael (1 November 2011). "Tommy Bolin". Guitar Player Presents 50 Unsung Heroes of the Guitar (dalam bahasa Inggris). Backbeat Books. ISBN 978-1-61713-448-7. Diakses tanggal 13 Agustus 2024.
- ^ "Guitar Plectrum", "Keen Kord Guitar"[butuh sumber yang lebih baik]
- ^ Laura Jackson (2011). "Brian May: The Definitive Biography" Hachette UK, 2011
- ^ Hubbard 1967
- ^ "Time To Pick – Guide to Guitar Picks". Making Music Magazine. 23 Januari 2014. Diakses tanggal 12 Desember 2016.
- ^ Wawancara dalam Austin Music Weekly, edisi Desember 1981
Referensi
- Hoover, Will (November 1995). Picks!: The Colorful Saga of Vintage Celluloid Guitar Plectrums. Backbeat Books. ISBN 978-0-87930-377-8.
Pranala luar
- Tuck Andress - Pick and Finger Techniques, versi arsip Pick and Finger Techniques oleh Tuck Andress
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.