Pindang Krupuk
Artikel ini tidak memiliki pranala ke artikel lain. (Juni 2025) |
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Juni 2025) |
Pindang kerupuk adalah hidangan khas dari Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, yang tekstur dan rasanya menyerupai pempek, namun disajikan dengan kuah pindang khas setempat. Berbeda dari pempek yang biasanya hadir dengan saus yang berbahan dasar cuka atau gula merah, pindang kerupuk justru menyatu dengan kuah pindang berbumbu pedas dan terasi pekat.[1]
Pembuatan kerupuk dalam hidangan ini menggunakan adonan berkualitas dan komposisi bahan yang presisi. Tidak melalui proses pengeringan atau penjemuran seperti kerupuk biasa, adonan langsung direbus dan disajikan dengan kuah pindang, sehingga menghasilkan tekstur yang kenyal, lembut.
Kuah pindangnya dibuat dengan dominasi rasa pedas dan aroma terasi yang mendalam, memberikan sensasi rasa yang kaya saat dituangkan ke atas kerupuk. Penyajian ini menciptakan perpaduan antara keasaman, kelezatan ikan, dan pedas yang nikmat.
Pindang kerupuk menjadi salah satu kuliner favorit para wisatawan, khususnya yang gemar mencoba makanan lokal yang unik. Biasanya tersedia di warung pinggir jalan atau pedagang kaki lima dengan harga yang terjangkau
Asal Usul Pindang Krupuk
Pindang kerupuk merupakan varian lokal dari tradisi kuliner pindang yang telah lama berkembang di Sumatera Selatan. Konsep pindang sendiri berasal dari bahasa Melayu dan diperkirakan telah dikenal sejak masa Sriwijaya, abad ke‑14 hingga ke‑16, sebelum berkembang menjadi hidangan kuah ikan seperti yang dikenal luas di Palembang dan sekitarnya
Secara khusus, pindang kerupuk diperkirakan muncul di Kota Pagaralam seiring berkembangnya adat konsumsi makanan berkuah pendamping kerupuk. Peralihan ini merupakan adaptasi lokal terhadap kuliner pempek atau kerupuk ikan dengan penggantian kuah cuka atau gula menjadi kuah pindang khas Besemah yang kaya rempah, pedas, dan beraroma terasi kuat.
Bahan-bahan
- Kerupuk khusus untuk pindang atau sayur asem, secukupnya
- Lengkuas (sekitar seukuran bakso), digeprek
- Serai 1 batang, dimemarkan
- Daun salam 4 lembar
- Daun bawang 2 batang
- Buah nanas 200 gr (dihaluskan)
- Buah nanas 320 gr (dipotong kecil-kecil)
- Cabai rawit merah utuh 10 buah
- Tomat merah 2 buah, potong dadu
- Daun kemangi 2 ikat
- Asam jawa 50 gr
- Kecap manis 5–6 sendok makan
- Garam dan gula secukupnya
- Kaldu jamur 1,5 sendok teh
- Air 2 liter
Bumbu Halus 1:
- Bawang merah 3 butir
- Bawang putih 3 siung
- Jahe 1 ruas jari
- Kemiri 2 butir
Bumbu Halus 2:
- Tomat cung/rampai 10 buah (sekitar 200 gr)
- Cabai rawit merah 8 buah
- Cabai keriting merah 10 buah
Cara Pembuatan
- Rebus air hingga mendidih dalam panci, lalu masukkan kerupuk khusus untuk pindang. Masak dengan api kecil sampai teksturnya menjadi lembut, kemudian tiriskan.
- Panaskan sedikit minyak, kemudian tumis bumbu halus tahap pertama hingga tercium aroma harum. Setelah itu, masukkan bumbu halus tahap kedua bersama daun salam, serai yang telah dimemarkan, dan lengkuas. Tumis hingga bumbu matang dan tidak tercium bau mentah.
- Tambahkan air ke dalam tumisan, lalu tutup kuali dan biarkan mendidih.
- Setelah air mendidih, masukkan jus nanas, kerupuk yang sudah lembut, cabai rawit utuh, asam jawa, dan potongan tomat.
- Tambahkan kecap manis serta kaldu jamur, kemudian aduk rata dan koreksi rasa. Jika diperlukan, bisa ditambahkan garam atau gula secukupnya.
- Masukkan irisan daun bawang dan satu ikat daun kemangi. Aduk sebentar, lalu matikan api.
- Setelah dimatikan, diamkan selama 5–10 menit. Kemudian tambahkan satu ikat daun kemangi segar yang sudah dicuci bersih menggunakan air matang. Sajikan selagi hangat agar lebih nikmat.[2]
Referensi
- ^ rakyatempatlawang.com. "Wajib Dicoba, 6 Makanan Khas Pagar Alam". rakyatempatlawang.com. Diakses tanggal 2025-06-17.
- ^ "Resep Pindang Kerupuk Palembang oleh MeLphie Teja". Cookpad. 2020-05-03. Diakses tanggal 2025-06-17.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.