Pissaladière

Pissaladière adalah tart dari adonan roti yang dilapisi bawang bombai karamel, ikan teri asin (anchovy), dan zaitun hitam kecil Niçoise. Hidangan ini berasal dari daerah Nice dan Côte d’Azur, sering disebut sebagai “pizza ala Provence”, meski tidak memakai tomat atau keju. Nama pissaladière berasal dari pissalat, pasta ikan teri asin yang dulu dipakai sebagai bumbu sebelum diganti anchovy utuh.[1]

Resep ini dipercaya sudah ada sejak abad ke-16 di pelabuhan Nice, ketika nelayan dan pedagang Genova membawa kebiasaan membuat roti tipis berisi bawang. Bawang bombai direbus atau ditumis pelan dengan minyak zaitun hingga sangat lembut dan manis, lalu dihampar tebal di atas adonan roti yang sudah digilas tipis. Anchovy disusun membentuk kisi atau pola berlian, zaitun hitam diletakkan di tengah setiap kotak, kadang ditambah sedikit thyme atau daun salam. Tart dipanggang hingga adonan renyah dan tepinya keemasan.[2][3][4]

Di Nice, pissaladière dijual di pasar Cours Saleya setiap pagi, dipotong persegi, dibungkus kertas, dan dimakan sebagai camilan sambil berjalan. Di Vieux Nice atau di desa Èze, masyarakat masih membuatnya dengan bawang dari kebun belakang dan zaitun yang diasinkan sendiri.[5]

Proses pembuatannya dimuali dengan mengiris tipis bawang bombai, lalu ditumis dengan minyak zaitun dan sedikit garam selama 45–60 menit hingga benar-benar lunak dan berwarna karamel tanpa gosong. Adonan roti biasa (tepung, air, ragi, minyak zaitun) digilas tipis persegi panjang, dibiarkan mengembang sebentar, lalu dilapisi bawang, anchovy, dan zaitun. Dipanggang 15–20 menit pada suhu tinggi. Hasilnya tart yang manis dari bawang, asin-gurih dari anchovy, dan sedikit pahit dari zaitun, semua seimbang tanpa satu pun rasa yang mendominasi.[3]

Pissaladière umumnya dimakan saat sudah dingin sebagai sarapan atau panas sebagai makan siang ringan, disertai segelas rosé Provence yang dingin. Pissaladière disajikan dengan dipotong-potong, dimakan dengan tangan, dan membuat jari sedikit berminyak. Di pasar atau di boulangerie kecil, pissaladière masih dijual. Di luar Provence, orang sering membandingkannya dengan pizza. [4]

Referensi

  1. ^ "Pissaladière". TasteAtlas. Diakses tanggal 20 November 2025.
  2. ^ "Pissaladière: The French Ancestor to Pizza". Le Foodist. Diakses tanggal 20 November 2025.
  3. ^ a b "French in a Flash: Classic Pissaladière Recipe". Serious Eats. Diakses tanggal 20 November 2025.
  4. ^ a b "Pissaladière – A Mediterranean Staple". Shipton Mill. Diakses tanggal 20 November 2025.
  5. ^ "Pissaladière: The Provençal Pizza Made from Onions and Anchovies". Frenchly. Diakses tanggal 20 November 2025.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya