Perangkat lunak

Diagram yang menunjukkan bagaimana pengguna berinteraksi dengan perangkat lunak aplikasi pada komputer desktop biasa. Lapisan perangkat lunak aplikasi antarmuka dengan sistem operasi, yang pada gilirannya berkomunikasi dengan perangkat keras. Panah menunjukkan aliran informasi.

Perangkat lunak (bahasa Inggris: software) adalah istilah khusus untuk data yang diformat dan disimpan secara digital, termasuk program komputer, dokumentasinya, dan berbagai informasi yang bisa dibaca, dan ditulis oleh komputer. Dengan kata lain, bagian sistem komputer yang tidak berwujud. Istilah ini menonjolkan perbedaan dengan perangkat keras komputer.[1] Perangkat lunak juga termasuk dokumen desain dan spesifikasi.

Sejarah perangkat lunak terkait erat dengan pengembangan komputer digital pada pertengahan abad ke-20. Program awal ditulis dalam bahasa mesin khusus perangkat kerasnya. Munculnya bahasa pemrograman tingkat tinggi pada 1958 memungkinkan instruksi yang lebih mudah dipahami manusia, yang membuat pengembangan perangkat lunak lebih mudah dan portabel antar arsitektur komputer yang berbeda. Perangkat lunak yang ditulis dalam bahasa pemrograman dijalankan melalui compiler atau interpreter untuk dieksekusi pada perangkat keras arsitektur tersebut. Seiring waktu, perangkat lunak menjadi semakin kompleks, terutama karena perkembangan dalam bidang jaringan, sistem operasi, dan basis data.

Perangkat lunak secara umum dapat dijeniskan menjadi dua jenis utama:

  1. sistem operasi, yang mengelola sumber daya perangkat keras dan memberikan layanan untuk aplikasi
  2. aplikasi, yang melakukan pekerjaan tertentu untuk pengguna

Munculnya komputasi awan memperkenalkan model pengiriman perangkat lunak baru Software as a Service (SaaS). Dalam SaaS, aplikasi disediakan oleh penyedia dan dan diakses melalui Internet.

Proses pengembangan perangkat lunak melibatkan beberapa tahap. Tahap-tahapnya termasuk rancangan perangkat lunak, pemrograman, pengujian, perilisan, dan pemeliharaan. Jaminan kualitas perangkat lunak dan keamanan adalah aspek kritis pengembangan perangkat lunak, karena kutu dan kerentanan keamanan dapat memicu kegagalan sistem dan pembobolan keamanan. Selain itu, masalah legal seperti lisensi perangkat lunak dan hak kekayaan intelektual berperan besar dalam distribusi produk perangkat lunak.

Jenis

Di bawah ini ada beberapa contoh macam perangkat lunak, yaitu:

Lihat pula

Referensi

  1. ^ (Indonesia) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Arti kata perangkat lunak pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diakses tanggal 2020-02-23.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya