Pulung Langse
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (Juni 2025) |
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Juni 2025) |
Pulung Langse merupakan upacara tradisi yang dilakukan setiap tahun pada akhir bulan atau minggu keempat bulan Sura. Lokasi tradisi ini dilaksanakan di Makam Ki Ageng Balak. Tradisi Pulung Langse dilakukan oleh masyarakat di dua desa dan kecamatan yakni Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, dan Dusun Balakan, desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Upacara tradisi Pulung Langse di Makam Ki Ageng Balak merupakan tradisi budaya yang mencerminkan pelestarian kearifan lokal serta semangat kebersamaan masyarakat di Kabupaten Sukoharjo. Ritual ini menunjukkan bahwa nilai-nilai adat dan tradisi masih dipertahankan dan dilestarikan oleh masyarakat setempat.[1]
Tata cara tradisi
Upacara Tradisi Pulung Langse merupakan tradisi budaya turun-temurun yang dilaksanakan oleh masyarakat di Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo. Upacara ini ditandai dengan prosesi penggantian langse, yaitu kelambu berwarna merah dan putih yang berfungsi sebagai penutup makam tokoh setempat, Ki Ageng Balak.[1]
Sebelum langse baru dipasang, langse lama diarak mengelilingi desa dalam bentuk kirab. Prosesi kirab diawali dengan barisan putri domas yang membawa mangkuk berisi bunga, diikuti oleh sejumlah pria yang memanggul gunungan, serta barisan terdepan yang membawa payung besar dan mengenakan pakaian adat Jawa berupa beskap. Acara ini juga menampilkan pertunjukan kesenian tari dan menarik perhatian ratusan warga dari berbagai daerah yang menyaksikan prosesi tersebut dari sisi jalan sepanjang rute kirab. Setelah itu, kain tersebut dicuci bersama di Sungai Ranjing, kemudian dijemur hingga kering. Selanjutnya, kain dipotong menjadi bagian-bagian kecil dan dibagikan kepada masyarakat yang meyakini kain tersebut membawa berkah.[2]
Teknis pelaksanaan
Upacara tradisi Pulung Langse dilangsungkan di kompleks Makam Ki Ageng Balak dan biasanya berlangsung dari pukul 06.00 hingga 11.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan berlangsung secara tertib sesuai dengan tata cara adat yang berlaku.[3]
Makna dan manfaat
Tradisi ini merupakan bagian dari ritual budaya yang berfungsi memperkuat rasa kebersamaan dan identitas kultural masyarakat di Kabupaten Sukoharjo. Melalui pelaksanaan upacara tersebut, nilai-nilai luhur serta warisan budaya dari para leluhur tetap terpelihara dan dihormati oleh masyarakat.[4]
Selain memiliki makna kultural, kegiatan ini juga memberikan kontribusi terhadap perekonomian lokal. Kehadiran ratusan pengunjung dari berbagai daerah membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.[5]
Referensi
- ^ a b "Upacara Ritual Pulung Langse di Makam Ki Ageng Balak Tahun 2023 Kabupaten Sukoharjo – Portal Kabupaten Sukoharjo" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-06-14.
- ^ Kawul, Iwan. "Tari Tradisional dan Kirab Akan Meriahkan Tradisi Pulung Langse di Makam Ki Ageng Balak - Radar Solo". Tari Tradisional dan Kirab Akan Meriahkan Tradisi Pulung Langse di Makam Ki Ageng Balak - Radar Solo. Diakses tanggal 2025-06-14.
- ^ "Upacara Ritual Pulung Langse di Makam Ki Ageng Balak Tahun 2023 Kabupaten Sukoharjo – Portal Kabupaten Sukoharjo" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-06-14.
- ^ "Sosok Ki Ageng Balak, Inti dari Tradisi Pulung Langse di Sukoharjo Jateng, Putra Prabu Brawijaya". Tribunsolo.com. Diakses tanggal 2025-06-14.
- ^ "Dari Sungai Ranjing ke Desa Mertan, Kemeriahan Upacara Pulung Langse Sukoharjo – Portal Kabupaten Sukoharjo" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-06-14.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.