Ramon Papana
| Ramon Pratomo Tommybens | |
|---|---|
| Lahir | 1 April 1957 Jakarta, Indonesia |
| Nama lain | Ramon Papana |
| Kewarganegaraan | Indonesia |
| Pekerjaan | Entertainer, Pelawak |
| Anak | Alm. Ade Namnung (anak angkat), Radirga Pratomo |
| Kerabat | Alex Asmasoebrata |
Ramon Pratomo Tommybens (lahir 1 April 1957) adalah seorang entertainer Indonesia yang dikenal dengan konsep konsep unik hasil kreativitasnya. ia mulai terjun ke dunia hiburan sebagai musisi dan bergabung dengan beberapa grup musik beraliran Rock di Bandung dan Jakarta. Bersama teman-teman SMA di Jakarta, ia pernah membentuk Grup Musik Santrig (sesuai nama sekolahnya SMA Triguna) dan sempat banyak kali menjuarai lomba Folk Song dan Vocal Grup. Di antara teman satu Grupnya itu ada Itang Yunazs, yang kemudian menjadi penyanyi dan desainer kondang di Indonesia.
Karier
Setamat SMA Ramon melanjutkan sekolah ke Jerman Barat dan Inggris dan mempelajari bidang entertainment sebagai Disc Jockey sampai sempat bekerja di beberapa Discotheque terkemuka di Jerman, Belanda, dan Swiss.
Tahun 1979 Ramon Pratomo Tommybens pulang ke Indonesia dan menjadi Disc Jockey di Indonesia. Banyak Discoheque terkenal di Jakarta dan Bandung pernah disinggahinya sebagai Home DJ.
Tahun 1988 Ramon Tommybens bersama SC Low dan Mixmaster Marvin mendirikan sekolah Disc Jockey bernama The Academy of Disc Jockey di Jakarta dan setahun kemudian ia mendirikan Indonesian Disc Jockey School (IDJS).
Tahun 1991 Ramon Pratomo Tommybens menjadi pelopor keikutsertaan Indonesia di ajang kompetisi Disc Jockey International, DMC World DJ Mixing Championship, di London. Ramon Pratomo Tommybens yang ketika itu juga menjabat sebagai President IDJS, Ketua Umum Ikatan DJ Se Indonesia dan Ketua Harian Persatuan Disc Jockey Indonesia (PDJI) serta Branch Manager Disco Mix Club (DMC) Indonesia, membawa kontingen Indonesia yang terdiri dari DJ Tommy Fans (Juara Indonesia 1990) dan Ferry Woimbon. Ramon Pratomo Tomybens ketika itu juga terpilih sebagai salah satu Juri di World DJ Mixing Championship.
Selain di bidang Disc Jockey dan Show Biz, Ramon Pratomo Tommybens juga menjalani hobby-nya yang lain sebagai penulis dan menjadi penulis humor dan rubrik di beberapa media cetak di Jakarta seperti Sinar Harapan, Buana Minggu, Barata, Pos Film, Sentana, Intisari, dll. Ia juga menuis naskah Comedy untuk tayangan TV dan Pementasan.
Bersama Harry de Fretes kemudian Ramon Pratomo Tommybens mendirikan PT HDF Corporation yang di antaranya membawahi Grup Lenong Rumpi, Tegar Cipta Paramuda Film, Boim cafe, dll. Ketika itulah ia mulai membina banyak artis muda untuk produksi serial Comedy yang diproduserinya seperti Lenong Rumpi, Hari Harry Gila (Anteve), Hari Harry Mau (Anteve), F-2 (TPI), dll.
Bersama aktor Tio Pakusadewo dan Ryan Hidayat, Ramon juga membuat beberapa produksi sinetron dan juga menjadi pemain (aktor). Selain mencari bakat baru, melatih dan membimbing, Ramon Pratomo Tommybens juga banyak bekerja sama dalam produksi program komedinya dengan beberapa artis yang di kemudian hari menjadi terkenal seperti Tukul Arwana, Becky Tumewu, Indra Safera, Jodi, Tenny, Trio OIO, Ade Juwita, Ade Namnung, Dilla Dil, dll. Tahun 1997 Ramon Pratomo Tommybens mendirikan Comedy Cafe Indonesia di kawasan Kemang Jakarta Selatan.
Tahun 2003 Ramon Tommbens memimpin EKOMANDO Production bersama Eko Patrio dan memproduksi banyak tayangan Komedi TV dan Infotainment seperti Cinta, Kuota Bali, Eko Ngegosip, dll.
Bersama teman lamanya, Sys NS, ia juga sempat membuat beberapa produksi comedy. Beberapa produksi yang pernah ditanganinya: Lenong Rumpi, Lenong Cilik DSD, Kharisma Grup (Tukul dkk.), Musik Humor OTB, Batavia Singer, Harry & Eno Sigit album "Jatuh Cinta", Serial F-2, Hari Harry Mau, Hari Harry Gila, Komedi Metropolitan (TPI), Dongeng Langit (RCTI), Rojali Juleha, Lenong Gaya, Selononk Boy, Obladi Oblada, Bunyi 92 (RCTI), Telaga Kesabaran, Serial Desy (SCTV), Comedy Cafe Indonesia, IDJS, Huor Cafe, Comedy House Bandung, dll. Kini Ramon Pratomo Tommybens mengelola Comedy Cafe Indonesia miliknya dan mengajar Public Speaking, MC dan Presenter di beberapa kursus serta tetap menulis konsep dan naskah comedy.
Ia mendaftarkan merek dagang Open Mic Indonesia pada 2013.[1] Setelah 10 tahun Ramon Pratomo Tommybens membiarkan merek dagangnya digunakan, pada 2019 ia memberikan somasi atas penggunaan merek dagang Open Mic pada sejumlah pelawak, termasuk salah satu pelawak tunggal yakni Mo Sidik. Namun pada 6 April 2023, pendaftaran merk dagang tersebut resmi dibatalkan.[1]
Sejak 2023, tepatnya pada tanggal 28 Mei 2023 merek dagang Open Mic Indonesia sudah tidak berlaku lagi atas nama Ramon Pratomo.[2]
Referensi
- ^ a b Media, Kompas Cyber (2023-04-07). "Akhir Gugatan Pembatalan Merek Open Mic antara Komika Indonesia dan Ramon Papana Halaman all - Kompas.com". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-01-20.
- ^ "Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI)". Kemenkum Dirjen Kekayaan Intelektual. 25 November 2025.
Pranala luar
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.