Rencana Z

Rencana Z adalah nama yang diberikan untuk rencana pengembangan senjata dan penambahan kapal Kriegsmarine yang diperintahkan oleh Adolf Hitler pada awal 1939. Armada hasil proyek itu dimaksudkan untuk menantang kekuatan Angkatan Laut Britania Raya, dan akan selesai pada tahun 1948. Pengembangan rencana ini dimulai pada tahun 1938, tetapi mencerminkan evolusi pemikiran strategis Oberkommando der Marine (Komando Tinggi Angkatan Laut) selama dua dekade setelah Perang Dunia I. Rencana tersebut menyerukan armada yang berpusat pada sepuluh kapal tempur dan empat kapal induk yang dimaksudkan untuk melawan Angkatan Laut Kerajaan Inggris. Kekuatan ini akan dilengkapi dengan sejumlah kapal penjelajah jarak jauh yang akan menyerang kapal-kapal Inggris. Sejumlah kecil kapal selam U-boat juga diwajibkan.

Proyek ini dimulai pada Januari 1939 dengan perhitungan perang melawan Britania Raya baru akan dapat berkobar pada 1945. Kapal-kapal dalam Rencana Z antara lain kapal tempur berukuran 56.000 ton yakni Bismarck dan Tirpitz yang beratnya 42.000 ton, tiga kapal perang berukuran 31.000 ton (Deutschland, Admiral Scheer dan Graf Spee) yang lazim disebut kapal perang saku (Panzerschiff), dua kapal induk (salah satunya adalah Graf Zeppelin), lima kapal penjelajah berat (Hipper, Blucher, Prinz Eugen, Seydlitz dan Lutzow). Di samping itu, ada pula 44 kapal penjelajah ringan, 68 kapal perusak, 90 perahu torpedo, dan 249 kapal selam (yang terkenal sebagai U-Boot).

Latar belakang

Emden, kapal perang pertama Jerman yang dibangun setelah Perang Dunia I

Setelah berakhirnya Perang Dunia I, angkatan bersenjata Jerman dilucuti dan dibatasi berdasarkan Perjanjian Versailles. Untuk Reichsmarine yang menggantikan Kaiserliche Marine, mereka hanya diperbolehkan untuk menggunakan 6 kapal tempur pra-dreadnought, 6 kapal penjelajah ringan tua, 12 kapal perusak, dan 12 perahu torpedo. 2 kapal tempur pra-dreadnought, 2 kapal penjelajah, 4 kapal perusak dan perahu torpedo diperbolehkan untuk disimpan di pasukan cadangan.[1] Kapal pertama yang dibangun setelah perang adalah kapal penjelajah Emden yang dibangun pada 1920an. Ini kemudian disusul oleh 3 kapal penjelajah kelas Königsberg: Königsberg, Karlsruhe, dan Köln beserta 2 kapal penjelajah hasil modifikasi Königsberg yakni Leipzig dan Nürnberg.[2] Saat yang sama, Jerman mendirikan perusahaan tiruan, NV Ingenieurskantoor voor Scheepsbouw (IvS), di Belanda untuk mengembangkan kapal selam secara rahasia.[3] Tindakan ini melanggar Pasal 191 Perjanjian Versailes yang melarang Jerman untuk membangun dan/atau memiliki kapal selam untuk tujuan apapun.[4] IvS membangun kapal selam untuk beberapa angkatan laut asing, termasuk Gür untuk Angkatan Laut Turki yang didasari oleh U-Boot Tipe I dan Vesikko untuk Angkatan Laut Finlandia yang berdasarkan U-Boot Tipe II.[5]

Referensi

  1. ^ Gardiner & Chesneau, hlm. 218.
  2. ^ Gardiner & Chesneau, hlm. 229–231.
  3. ^ Rössler, hlm. 88.
  4. ^ Treaty of Versailles, Part V, Section II, Article 191
  5. ^ Rössler, hlm. 98–99.

Bacaan lanjutan

  • Breyer, Siegfried (1996). Der Z-Plan. Wölfersheim-Berstadt, DE: Podzun Pallas Verlag. ISBN 3-7909-0535-6.
  • Hillgruber, Andreas (1974). "England's Place In Hitler's Plans for World Dominion". Journal of Contemporary History. 9: 5–22. doi:10.1177/002200947400900101.
  • Nolte, Maik (2005). "... mit Anstand zu sterben verstehen.": Flottenrüstung zwischen Tirpitzscher Tradition, strategischer Notwendigkeit und ideologischem Kalkül 1933 - 1943. Tönning, DE: Der Andere Verlag.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya