Rhizopus
| Rhizopus | |
|---|---|
| Diagram skematis Rhizopus spp. | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | |
| Divisi: | |
| Kelas: | |
| Ordo: | |
| Famili: | |
| Genus: | Rhizopus Ehrenb. (1820)
|
| Spesies tipe | |
| Rhizopus nigricans Ehrenb. (1820)
| |
| Sinonim[1] | |
Rhizopus adalah genus fungi saprofit yang umum pada tanaman dan parasit yang terspesialisasi pada hewan. Mereka ditemukan di berbagai substrat organik, termasuk "buah dan sayuran matang",[2] jeli, sirop, kulit, roti, kacang tanah, dan tembakau. Beberapa spesies Rhizopus adalah agen oportunistik dari zigomikosis manusia (infeksi jamur) dan bisa berakibat fatal. Infeksi Rhizopus juga bisa menjadi komplikasi ketoasidosis diabetik.[3] Genus yang tersebar luas ini mencakup setidaknya delapan spesies.[4][5]

Spesies Rhizopus tumbuh sebagai hifa berbentuk filamen dan bercabang yang umumnya tidak memiliki dinding silang (yaitu koenositik). Mereka berkembang biak dengan membentuk spora aseksual dan seksual. Dalam reproduksi aseksual, sporangiospora diproduksi di dalam struktur berbentuk bola, yaitu sporangium. Sporangium didukung oleh kolumela apophysate besar di atas tangkai yang panjang, sporangiofor. Sporangiofor muncul di antara rizoid khas yang mirip akar. Dalam reproduksi seksual, zigospora gelap diproduksi pada titik di mana dua miselium yang kompatibel melebur. Setelah berkecambah, zigospora menghasilkan koloni yang secara genetis berbeda dari induk-induknya.
- R. microsporus var. oligosporus digunakan untuk membuat tempe, makanan fermentasi yang berasal dari kedelai.
- R. oryzae digunakan dalam produksi minuman beralkohol di beberapa wilayah Asia dan Afrika.
- Rhizopus stolonifer (kapang roti hitam) menyebabkan buah membusuk pada stroberi, tomat, dan ubi jalar dan digunakan dalam produksi komersial asam fumarat dan kortison.
Berbagai jenis, termasuk R. stolonifer, dapat menyebabkan busuk lunak pada ubi jalar dan narsis.
Spesies
Lihat pula
Referensi
- ^ "Rhizopus Ehrenb. 1820". MycoBank. International Mycological Association. Diakses tanggal 2011-02-05.
- ^ Kirk PM, Cannon PF, Minter DW, Stalpers JA (2008). Dictionary of the Fungi (Edisi 10th). Wallingford, UK: CABI. hlm. 599. ISBN 978-0-85199-826-8.
- ^ Chinn RY, Diamond RD (1982). "Generation of chemotactic factors by Rhizopus oryzae in the presence and absence of serum: relationship to hyphal damage mediated by human neutrophils and effects of hyperglycemia and ketoacidosis". Infection and Immunity. 38 (3): 1123–29.
- ^ Zheng RY, Chen GQ, Huang H, Liu XY (2007). "A monograph of Rhizopus". Sydowia. 59 (2): 273–372.
- ^ Abe A, Asano K, Sone T (2010). "A Molecular Phylogeny-Based Taxonomy of the Genus Rhizopus". Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry. 74 (7): 1325–1331.
Pranala luar
- Rhizopus di Zygomycetes.org
- Foto Rhizopus spp. digunakan untuk membuat tempe[pranala nonaktif permanen] di www.tempeh.idv.tw
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.