Rigidoporus ulmarius
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Februari 2023) |
| Rigidoporus ulmarius | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Jamur | |||||||||
| Taksonomi | |||||||||
| Superkerajaan | Holomycota | ||||||||
| Kerajaan | Fungi | ||||||||
| Filum | Basidiomycota | ||||||||
| Kelas | Agaricomycetes | ||||||||
| Ordo | Polyporales | ||||||||
| Famili | Meripilaceae | ||||||||
| Genus | Rigidoporus | ||||||||
| Spesies | Rigidoporus ulmarius Imazeki, 1952 | ||||||||
| Tata nama | |||||||||
| Basionim | Boletus ulmarius (mul) | ||||||||
| Sinonim takson | Boletus ulmarius Sowerby (1797) Coriolus actinobolus (Mont.) Pat. (1903) | ||||||||
Rigidoporus ulmarius adalah jamur patogen tanaman yang ditemukan terutama pada pohon berdaun lebar. Jamur patogen ini dikatakan rentan menyerang pohon Pengkih.[1]
Tubuh buah jamur ini berwarna putih, menonjol dan relatif keras, membutuhkan kekuatan yang cukup untuk mematahkannya. Tubuh yang lebih tua mungkin ditutupi dengan ganggang hijau, atau sebagian ditutupi dengan vegetasi dan daun sehingga sulit dikenali. Mereka sering membungkus rumput, ranting dan puing-puing lainnya.[2]
Tabung jamur memiliki panjang 1–5 mm di setiap lapisan, merah muda hingga oranye saat muda, kecoklatan seiring bertambahnya usia, setiap lapisan dipisahkan oleh pita tipis daging putih yang kontras. Pori-pori 5–8 per milimeter, merah-oranye memudar menjadi tanah liat-merah muda atau mengilap seiring bertambahnya usia. Sporanya berwarna kuning pucat, bulat, dengan diameter 6-7,5 m. Struktur hifanya monomit; hifa generatif tidak memiliki klem. Habitat jamur ini adalah di pangkal batang pohon gugur, biasanya pohon elm. Jamur ini tumbuh pada semua musim sepanjang tahun dan merupakan jenis jamur yang tak bisa dimakan.[butuh rujukan]
Tubuh buah R. ulmarius yang ditemukan di Kew Gardens of London pada tahun 2003, sempat menjadi tubuh buah jamur terbesar yang pernah ditemukan, berukuran diameter 150 kali 133 sentimeter (59 kali 52 inci), dan memiliki keliling 425 sentimeter (167 inci). Namun, pada tahun 2011, spesimen Phellinus ellipsoideus (sebelumnya Fomitiporia ellipsoidea) yang secara signifikan jauh lebih besar ditemukan di Tiongkok.[3]
Referensi
- ^ Findlay, WPK (1967). Timber pests and diseases. Oxford: Pergamon Press. hlm. 280.
- ^ HENRY T. TRIBE (2003). "Rigidoporus ulmarius in the Cambridge Botanic Garden". Cambridge University Press. 17: 92. doi:10.1017/S0269915X03002222.
- ^ Dai, Yu-Cheng; Cui, Bao-Kai (2011). "Fomitiporia ellipsoidea has the largest fruiting body among the fungi". Fungal Biology. 115 (9): 1–2. doi:10.1016/j.funbio.2011.06.008. PMID 21872178.
Pranala luar
Media terkait Rigidoporus ulmarius di Wikimedia Commons
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.