Risdianto
| Informasi pribadi | |||
|---|---|---|---|
| Nama lengkap | Risdianto | ||
| Tanggal lahir | 3 Januari 1950 | ||
| Tempat lahir | Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia | ||
| Posisi bermain | Striker | ||
| Karier senior* | |||
| Tahun | Tim | Tampil | (Gol) |
| 1964-69 | Persekabpas Pasuruan | ||
| 1969 | → Paerdedetex (intern PSMS) | ||
| 1970 | → UMS (intern Persija) | ||
| 1971-1974 | Persija Jakarta | 14 | (8) |
| 1974-1975 | McKinnons FC | ||
| 1975-1978 | Persija Jakarta | 26 | (13) |
| 1978-83 | Warna Agung | 80 | (28) |
| Tim nasional | |||
| 1971-1981 | Indonesia | 56 | (23) |
| * Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik | |||
Risdianto (lahir 3 Januari 1950) adalah seorang mantan pemain nasioanl sepak bola Indonesia pada era 1970-an dan 1980-an bersama Iswadi Idris dan Ronny Pattinasarani.
Karier
Risidianto adalah anak ke dua dari tujuh bersaudara. Anak dari seorang guru olahraga Soekirno, tidal heran kalau Risdianto akrab dengan olahraga sejak kecil. Pria yang akrab disapa Ris atau Gayeng ini pada usia 14 tahun sudah memperkuat Persekap Pasuruan dan ikut membela tim sepak bola Pekan Olahraga Nasional Jawa Timur pada 1969. Setahun lewat, dia dipanggil masuk skuad tim nasional hingga 1981. Selama satu dekade, Ris malang melintang mewakili Indonesia ke sejumlah turnamen dan kejuaraan, termasuk SEA Games 1981, yang menghasilkan medali perunggu bersama antara lain Iswadi Idris, Abdul Kadir dan Hartono. Klub profesional pertamanya dia awali dengan bergabung bersama UMS Jakarta, yang dilatih Dr Endang Witarsa. Dari sana dia hijrah ke Persija. Karier klubnya banyak ia habiskan bersama Warna Agung selama 1978-1983.
Ris adalah pemain Indonesia pertama yang dikontrak selama satu musim oleh Mackinnons FC, salah satu tim Divisi Utama Hong Kong (1974-1975). Ia pemain sepak bola Indonesia kedua yang dipinang klub luar negeri, setelah Iswadi Idris. Dia meninggalkan Hong Kong untuk bergabung dengan tim nasional Pra-Olimpiade 1976, yang saat itu langkah tim nasional dihentikan Korea Utara lewat drama adu penalti.
Statistik karier
Gol internasional
- Per pertandingan yang dimainkan pada 30 Agustus 1981.
| Menunjukkan gol tercipta dari tendangan penalti | |
| Menunjukkan Indonesia menang dalam pertandingan | |
| Menunjukkan pertandingan berakhir seri | |
| Menunjukkan Indonesia kalah dalam pertandingan |
| No. | Tanggal | Lokasi | Lawan | Hasil | Kompetisi |
|---|---|---|---|---|---|
| 1. | 5 Juni 1972 | Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia | 1–0 | Turnamen Ulang Tahun Jakarta 1972 | |
| 2. | 7 Juni 1972 | 5–1 | |||
| 3. | 11 Juni 1972 | 8–0 | |||
| 4. | |||||
| 5. | 13 Juni 1972 | 3–0 | |||
| 6. | 17 Juni 1972 | 4–0 | |||
| 7. | 2 Agustus 1972 | Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura | 3–0 | Piala Pesta Sukan 1972 | |
| 8. | |||||
| 9. | 6 Agustus 1972 | 1–0 | |||
| 10. | 8 Agustus 1972 | 5–0 | |||
| 11. | 30 September 1972 | Stadion Dongdaemun, Seoul, Korea Selatan | 1–3 | Piala Presiden 1972 | |
| 12. | 12 Juni 1975 | Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia | 5–0 | Turnamen Ulang Tahun Jakarta 1975 | |
| 13. | |||||
| 14. | 14 Juni 1975 | 3–1 | |||
| 15. | |||||
| 16. | 18 Juni 1975 | 3–2 | |||
| 17. | |||||
| 18. | 3 Agustus 1975 | Stadion Merdeka, Kuala Lumpur, Malaysia | 3–2 | Turnamen Merdeka 1975 | |
| 19. | |||||
| 20. | 9 Agustus 1975 | 2–1 | |||
| 21. | 17 Februari 1976 | Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia | 8–2 | Kualifikasi Olimpiade Musim Panas 1976 | |
| 22. | 24 Februari 1976 | 2–1 | |||
| 23. | 7 Maret 1977 | Stadion Nasional Singapura, Kallang, Singapura | 2–3 | Kualifikasi Piala Dunia FIFA 1978 | |
| 24. | 22 Juni 1978 | Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia | 2–2 | Turnamen Ulang Tahun Jakarta 1978 | |
| 25. | 28 September 1979 | 2–1 | Pesta Olahraga Asia Tenggara 1979 | ||
| 26. | 10 Agustus 1981 | 3–3 | Kualifikasi Piala Dunia FIFA 1982 | ||
| 27. | 30 Agustus 1981 | 1–0 |
Prestasi
Klub
Persija Jakarta
- Perserikatan (2): 1973, 1975
Warna Agung
Internasional
Indonesia
- Pesta Sukan Cup (1): 1972[1]
- Jakarta Anniversary Tournament (1): 1972; runner-up: 1971, 1973, 1974, 1975, 1978
- SEA Games
Referensi
- ^ "Pesta Sukan Cup 1972". RSSSF. 18 April 2008. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 April 2023. Diakses tanggal 4 February 2023.
Pranala luar
- (Indonesia) Pasuruan dan Mata Hati Risdianto
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.