SIRCLO

SIRCLO
Jenis situs
Situs web
Portal web
Tersedia dalamIndonesia
Dibuat olehBrian Marshal
Tokoh kunciBrian Marshal (Founder dan CEO)

Ferry Tenka (President)

Danang Cahyono (COO)

Mohammad Asy’ari (CFO)
URLsirclo.com
Bersifat komersial?Ya
Diluncurkan2013
StatusAktif

SIRCLO merupakan perusahaan teknologi asal Indonesia yang bergerak di bidang omnichannel commerce. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2013 di Jakarta oleh Brian Marshal[1] dengan menyediakan platform pembuatan situs toko daring berbasis template dan solusi untuk brand yang ingin mengembangkan penjualan ke ranah online.[2] Kini SIRCLO menyediakan layanan pengelolaan kanal penjualan digital terintegrasi bagi brand berskala enterprise.[3]

Sejarah

Brian Marshal mendirikan SIRCLO pada tahun 2013 setelah melihat banyaknya pemilik UKM yang ingin memulai berjualan online, tetapi tidak mempunyai kemampuan dan biaya.[4] Bersama lima orang karyawan yang bekerja di kamar kosnya, Brian membuat sebuah platform bernama SIRCLO Store yang memungkinkan para pemilik UKM tersebut untuk membuat dan mengelola toko online sendiri.[5]

Pada tahun 2016, SIRCLO menghadirkan layanan baru bernama SIRCLO Commerce, yang dapat membantu perusahaan besar dalam mengelola transaksi penjualan online, mulai dari aspek pengepakan hingga distribusi pesanan.[6] Lewat kedua layanan tersebut, SIRCLO memproses transaksi senilai Rp500 miliar pada tahun 2018.[4]

Jumlah UKM dan brand yang menjadi klien SIRCLO pada tahun 2020 telah berjumlah lebih dari tiga ribu, di antaranya adalah perusahaan besar seperti Unilever Indonesia, Reckitt Benckiser, dan Eiger. Sedangkan jumlah toko online yang telah dibuat lewat platform mereka mencapai angka 100 ribu situs.[7]

Pada tahun 2020, mereka membuat platform yang mengintegrasikan penjualan di berbagai marketplace dan penjualan lewat aplikasi WhatsApp.[7]

Untuk mendukung pengembangan kapabilitas teknologi yang ditawarkan dan mengakselerasi digitalisasi bisnis berskala UMKM sampai enterprise di Indonesia, SIRCLO mengangkat Triawan Munaf dan Maurits Lalisang menjadi komisaris pada Oktober 2021.[8]

Pendanaan

Pada tahun 2014, SIRCLO mendapat pendanaan tahap awal dengan jumlah yang tidak disebutkan dari East Ventures.[9] Mereka kembali mendapat pendanaan senilai jutaan dolar pada tahun 2017.[10]

SIRCLO mengumumkan pendanaan Seri B sebesar US$6 juta dari OCBC NISP Ventura, East Ventures, Skystar Capital, dan Sinar Mas Land pada tahun 2020.[11]

Pada September 2021, SIRCLO kembali mengumumkan pendanaan sebesar US$36 juta yang dipimpin oleh EV Growth, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, dengan partisipasi dari Traveloka dan Sinar Mas Land.[12][13]

Merger, Kerja Sama, dan Akuisisi

Sejak tahun 2019, SIRCLO mempunyai gudang pemenuhan pesanan online yang dikelola bersama Kamadjaja Logistics.[14]

Pada bulan Juni 2020, SIRCLO melakukan merger dengan sebuah perusahaan agensi yang juga bergerak di bidang solusi e-commerce, yaitu ICUBE. Merger ini menggabungkan karyawan mereka yang berjumlah 450 orang menjadi pegawai SIRCLO.[15]

SIRCLO mengumumkan akuisisi atas Orami, platform parenting pertama dan terbesar di Indonesia, pada bulan April 2021. Langkah akuisisi ini menggabungkan hampir seribu karyawan dari kedua perusahaan. Setelah aksi ini, Orami terus beroperasi sebagai entitas mandiri yang terintegrasi dengan layanan yang ditawarkan SIRCLO. Ferry Tenka selaku CEO Orami akan mengambil posisi baru sebagai Chief Marketing Officer SIRCLO, sedangkan Presiden Orami Hendrawan Kartika akan menempati posisi Chief Financial Officer SIRCLO.[16]

Pada Januari 2022, SIRCLO mengumumkan akuisisi atas Warung Pintar, perusahaan ritel berbasis teknologi yang menyediakan rangkaian produk dan layanan digital bagi ekosistem bisnis warung. Akuisisi ini akan melengkapi produk dan layanan yang sudah dihadirkan dalam ekosistem Sirclo. Nantinya, kedua perusahaan akan bersama-sama menyediakan solusi omnichannel menyeluruh bagi para brand, distributor, pelaku usaha, hingga konsumen akhir secara online maupun offline.[17]

Referensi

  1. ^ "One Indonesian SaaS startup's long road to success: Startup Stories". KR-Asia (dalam bahasa Inggris). 2019-10-10. Diakses tanggal 2020-09-09.
  2. ^ "Sirclo Pacu Kontribusi Bisnis Lewat Dua Produk Andalan". Daily Social. 2018-07-09. Diakses tanggal 2020-09-09.
  3. ^ "Sirclo Pertajam Strategi, Pacu Lompatan Enterprise Brand di Arena E-Commerce". swa.co.id. Diakses tanggal 2026-07-08.
  4. ^ a b Jati, Anggoro Suryo (2018-12-28). "Sirclo, Perusahaan di Balik Transaksi Ritel Online Rp 500 Miliar". detikcom. Diakses tanggal 2020-09-09.
  5. ^ "Jurus Brian Marshal Lejitkan Sirclo". SWA. 2019-11-10. Diakses tanggal 2020-09-09.
  6. ^ "Bagaimana Perkembangan Bisnis SIRCLO Setelah Lima Tahun Beroperasi?". Tech in Asia Indonesia. 2018-07-12. Diakses tanggal 2020-09-09.
  7. ^ a b "Sirclo raises US$6 million to ride the ecommerce wave amid the pandemic". Tech in Asia (dalam bahasa Inggris). 2020-08-20. Diakses tanggal 2020-09-09.
  8. ^ Jati, Anggoro Suryo. "Triawan Munaf dan Maurits Lalisang Jadi Komisaris Sirclo". detikcom. Diakses tanggal 2022-02-04.
  9. ^ "E-commerce website builder Sirclo secures funding from East Ventures". e27 (dalam bahasa Inggris). 2014-03-28. Diakses tanggal 2020-09-09.
  10. ^ "Indonesia's SIRCLO raises up to $5m from Sinar Mas Land, East Ventures, others". Dealstreetasia (dalam bahasa Inggris). 2019-03-29. Diakses tanggal 2020-09-09.
  11. ^ "Indonesian SaaS startup Sirclo bags USD 6 million from big-name investors". KR-Asia (dalam bahasa Inggris). 2020-08-28. Diakses tanggal 2020-09-09.
  12. ^ "Tech in Asia Indonesia - Komunitas Online Startup di Asia". id.techinasia.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-09-16.
  13. ^ Forddanta, Dityasa H. (2021-09-14). Winarto, Yudho (ed.). "East Ventures dan Saratoga pimpin pendanaan untuk Sirclo". Kontan.co.id. Diakses tanggal 2021-09-16.
  14. ^ Hutauruk, Dina Mirayanti (2019-11-14). Mahadi, Tendi (ed.). "Sirclo prediksi industri e-commerce di Indonesia akan terus tumbuh". Kontan.co.id. Diakses tanggal 2020-09-09.
  15. ^ Hidayat, M (2020-06-09). "eCommerce Enabler Sirclo Merger dengan Icube". Liputan6.com. Diakses tanggal 2020-09-09.
  16. ^ Kusumawardhani, Amanda (2021-04-09). Evandio, Akbar (ed.). "SIRCLO Akuisisi Orami, Ini Strategi Mereka ke Depan". Bisnis.com. Diakses tanggal 2021-04-09.
  17. ^ "Tech in Asia Indonesia - Komunitas Online Startup di Asia". id.techinasia.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-02-04.

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya