Sabana besar
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
La Gran Sabana atau “Sabana Besar” adalah sebuah kawasan di tenggara Venezuela yang termasuk dalam ekoregion sabana Guyana. Wilayah ini membentang di dataran tinggi Guyana dan bagian tenggara Negara Bagian Bolívar, hingga mencapai perbatasan dengan Brasil dan Guyana.[1]
Luasnya sekitar 10.820 kilometer persegi dan merupakan bagian dari Taman Nasional Canaima, taman nasional terbesar kedua di Venezuela setelah Taman Nasional Parima Tapirapecó. Suhu rata-rata di kawasan ini sekitar 20 °C, tetapi pada malam hari bisa turun hingga 13 °C, bahkan lebih rendah di wilayah yang lebih tinggi tergantung kondisi cuaca. La Gran Sabana dikenal memiliki bentang alam yang unik di dunia. Kawasan ini menampilkan kombinasi sungai, air terjun, ngarai, lembah luas, hutan lebat, serta padang sabana yang menjadi habitat beragam spesies tumbuhan dan satwa. Ciri khas lainnya adalah keberadaan tepuís, yaitu formasi gunung meja yang menjulang terisolasi di tengah sabana dan menjadi simbol alam khas Venezuela.[1]
Sejarah
Peta Venezuela dan wilayah Gran Sabana
Pada masa kolonial Venezuela, wilayah Guiana yang luas dengan kekayaan sumber daya alamnya melahirkan legenda El Dorado. Legenda ini menarik perhatian banyak penjelajah, petualang, dan pemukim yang datang mencari emas, permata, serta hasil bumi berharga lainnya. Dari sinilah dimulai eksplorasi terhadap wilayah yang begitu besar dan sulit dijangkau, hingga kini masih ada bagian-bagian yang jarang tersentuh manusia.[2]
Pembentukan taman nasional
Karena kekayaan dan keanekaragaman hayati, mineral, serta kondisi geografisnya, pemerintah Venezuela memutuskan untuk melindungi kawasan tersebut. Melalui Keputusan Eksekutif No. 770 pada 12 Juni 1962, wilayah ini ditetapkan sebagai Taman Nasional Canaima. Taman ini menjadi taman nasional terbesar kedua di Venezuela.
Saat ini, Taman Nasional Canaima mencakup area sekitar 3 juta hektare (7,4 juta acre), menjadikannya salah satu dari enam taman nasional terbesar di dunia. Awalnya, taman ini hanya seluas 1 juta hektare (2,5 juta acre) dan belum mencakup wilayah Gran Sabana.[3]
Pada tahun 1975, wilayah Taman Nasional Canaima diperluas untuk mencakup sejumlah titik dengan nilai ekologis tinggi. Di antaranya adalah Cekungan Sungai Carrao, hulu Sungai Caroní, Pegunungan Sierra de Lema, sumber Sungai Cuyuni, serta dataran bergelombang yang membentuk wilayah Gran Sabana. Saat ini, luas Gran Sabana mencapai 1.082.000 hektare (2.670.000 acre), sebagaimana tercantum pada papan penanda pintu masuk taman nasional.
Gran Sabana tetap menjadi kawasan dengan nilai ekologis yang sangat penting. Pada tahun 1994, UNESCO menetapkan Taman Nasional Canaima sebagai Situs Warisan Dunia. Kawasan ini memiliki nilai tinggi bagi pemerintah Venezuela, baik untuk tujuan konservasi maupun penelitian, serta menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Setiap tahun, ribuan wisatawan datang menikmati keindahan alamnya, termasuk lanskap tepui, air terjun, dan sungai-sungai yang mengalir di tengah sabana. Keanekaragaman fauna dan flora di kawasan ini juga menarik banyak ilmuwan dari berbagai negara. Sekitar 40 persen spesies yang ditemukan di Venezuela hanya hidup di Gran Sabana, termasuk 23 persen jenis reptil dan amfibi yang bersifat endemik.[4]
Kota terbesar di wilayah ini adalah Santa Elena de Uairén, yang berkembang pesat dengan jumlah penduduk lebih dari 30.000 jiwa. Kota ini didirikan pada tahun 1923 oleh Lucas Fernández Peña karena meningkatnya kegiatan penambangan berlian di kawasan tersebut. Suhu rata-rata berkisar antara 25 hingga 28 °C, dengan ketinggian 910 meter di atas permukaan laut.[4] Letaknya sekitar 15 kilometer dari perbatasan Brasil, 615 kilometer dari Ciudad Guayana, dan sekitar 1.400 kilometer dari Caracas melalui jalan beraspal. Jumlah penduduk di seluruh wilayah Gran Sabana kini diperkirakan mencapai 48.000 orang.
Referensi
- ^ a b Ríos, Germán (2024-04-17). "Aprovechamiento de recursos turísticos de Venezuela para su puesta en valor: la Gran Sabana y la Península de Paria".
- ^ "La Gran Sabana de Venezuela". lagransabana.travel (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-11-06.
- ^ Migoń, Piotr, ed. (2010). Geomorphological landscapes of the world. New York: Springer. ISBN 978-90-481-3054-2.
- ^ a b Stachowicz, Izabela; Ferrer Paris, José Rafael; Quiroga-Carmona, Marcial; Moran, Lisandro; Lozano, Cecilia (2020-05-30). "Baseline for monitoring and habitat use of medium to large non-volant mammals in Gran Sabana, Venezuela". Therya (dalam bahasa American English). 11 (2): 169–179. doi:10.12933/therya-20-891. ISSN 2007-3364.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.