Sachsen Transilvania

Permukiman Sachsen di Transilvania.

Sachsen Transilvania (bahasa Jerman: Siebenbürger Sachsen; bahasa Hungaria: Erdélyi szászok; bahasa Rumania: Sași) adalah orang Jerman yang menetap di Transilvania (bahasa Jerman: Siebenbürgen) dari abad ke-12 atau sesudahnya. Orang Jerman mulai datang ke Transilvania pada masa Raja Géza II dari Hungaria (1141–1162). Selama beberapa dekade, tugas utama para penetap ini adalah melindungi perbatasan tenggara Kerajaan Hungaria. Penetap Jerman terus datang hingga akhir abad ke-13. Walaupun para penetap ini sebagian besar berasal dari Kekaisaran Romawi Suci Barat dan pada umumnya menuturkan dialek Franconia, mereka dijuluki "Sachsen" karena orang pertama yang datang merupakan pekerja tambang miskin dari wilayah Sachsen.[1]

Setelah Transilvania bergabung dengan Rumania berdasarkan Traktat Trianon pada tahun 1918, Sachsen Transilvania dan kelompok-kelompok berbahasa Jerman lainnya di Rumania (Swabia Banat, Swabia Sathmar, Jerman Bessarabia) menjadi minoritas Jerman di Rumania. Populasi Sachsen Transilvania menurun semenjak Perang Dunia II. Sachsen Transilvania mulai meninggalkan Transilvania selama dan setelah Perang Dunia II dan menetap di Austria dan Jerman. Proses emigrasi berlanjut selama kekuasaan rezim komunis di Rumania, dan saat rezim Ceaușescu runtuh pada tahun 1989 kurang lebih setengah juta Sachsen Transilvania melarikan diri ke Jerman.[2] Sebagian besar orang Sachsen Transilvania saat ini tinggal di Jerman. Orang Sachsen Transilvania juga dapat ditemui di Amerika Serikat, terutama di Idaho, Ohio, dan Colorado, serta di Ontario selatan, Kanada. Hanya sedikit orang Sachsen Transilvania yang masih menetap di Rumania. Berdasarkan sensus resmi terakhir terdapat sekitar 37.000 orang Jerman di Rumania, termasuk Swabia Banat dan Swabia Sathmar.

Catatan kaki

  1. ^ K. Gündisch, "Autonomie de stări şi regionalitate în Ardealul medieval, în Transilvania şi saşii ardeleni" în istoriografie, Asociaţia de Studii Transilvane, Sibiu, Heidelberg, 2001, pp. 33–53.
  2. ^ Jenkins, Simon. "The Forgotten Saxon World that Is Part of Europe's Modern Heritage," The Guardian October 2009. Accessed on 15 March, 2014. http://www.theguardian.com/commentisfree/2009/oct/01/romania-saxon-conservation-village

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya