Sangatta
Sangatta | |
|---|---|
| Negara | Indonesia |
| Provinsi | Kalimantan Timur |
| Kabupaten | Kabupaten Kutai Timur |
| Luas | |
| • Total | 204,50 km2 (78,96 sq mi) |
| Populasi | |
| • Perkiraan (mid 2022) | 123.067 |
| Zona waktu | UTC+8 |
Sangatta (disingkat: SGT[1])adalah ibu kota Kabupaten Kutai Timur di Kalimantan Timur, Indonesia. Secara administratif, kota ini merupakan gabungan dari dua kecamatan, yaitu Sangatta Utara (sebagian besar mencakup wilayah perkotaan dengan jumlah penduduk 123.067 jiwa pada pertengahan tahun 2022) dan Sangatta Selatan (daerah yang sebagian besar merupakan wilayah pedesaan dengan 30.874 jiwa pada pertengahan tahun 2022).[2] Di kota ini terletak tambang batubara Kutai Timur yang merupakan salah satu tambang batubara terbesar di dunia, sekaligus yang terbesar di Asia.[3][4]
Demografi dan Alam
Wilayah Kabupaten Kutai Timur memiliki topografi yang beragam, terdiri atas dataran rendah, perbukitan, hutan hujan tropis, serta kawasan pesisir di bagian timur. Iklim di wilayah ini termasuk tropis lembab dengan curah hujan tinggi sepanjang tahun. Ibu kota kabupaten, Sangatta, berada di wilayah pesisir dan terbagi menjadi dua kecamatan: Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Menurut data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk Kutai Timur pada tahun 2023 mencapai lebih dari 460.000 jiwa.[5]
Kepemimpinan
Sejak terbentuknya Kabupaten Kutai Timur, kepemimpinan daerah ini telah mengalami beberapa pergantian. Bupati pertama adalah Awang Faroek Ishak, yang sempat mengundurkan diri untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Kalimantan Timur dan digantikan oleh Mahyudin, lalu oleh Isran Noor. Kepemimpinan berikutnya dipegang oleh Ismunandar bersama Kasmidi Bulang (2016–2021). Pada Pilkada 2020, Ardiansyah Sulaiman terpilih sebagai Bupati bersama Kasmidi Bulang sebagai Wakil Bupati, dan dilantik pada 26 Februari 2021.[6] Dalam Pilkada 2024, Ardiansyah Sulaiman kembali terpilih sebagai Bupati untuk ketiga kalinya bersama Mahyunadi sebagai Wakil Bupati. Kepemimpinan mereka diharapkan dapat memperkuat pembangunan daerah di berbagai sektor strategis.
Suku Bangsa
Masyarakat Kutai Timur terdiri dari berbagai latar belakang etnis. Suku asli seperti Kutai dan Dayak hidup berdampingan dengan kelompok pendatang seperti Jawa, Bugis, Banjar, Madura, Mandar, dan Toraja. Keberagaman ini merupakan hasil dari program transmigrasi dan perpindahan penduduk sejak era 1980-an.[7] Keberagaman budaya tecermin dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam seni, bahasa, maupun kegiatan sosial-keagamaan.
Ekonomi
Sektor unggulan ekonomi Kutai Timur adalah pertambangan batubara, dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC) sebagai perusahaan tambang terbesar yang beroperasi di Sangatta.[8] Selain itu, sektor perkebunan kelapa sawit, perikanan, kehutanan, dan UMKM turut menyumbang pertumbuhan ekonomi. Pemerintah juga mendorong peningkatan investasi di sektor pariwisata dan transportasi berbasis digital.[9]
Referensi
- ^ https://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-17.%20SNI%207657-2010%20Singkatan%20nama%20kota.pdf
- ^ Badan Pusat Statistik, Jakarta, 2023.
- ^ Daniel, Wahyu. "Mengintip Tambang Batu Bara Terbesar RI di Kalimantan". news. Diakses tanggal 2021-06-02.
- ^ "Sangatta, Kota Tempat Tambang Batu Bara Terbuka Terbesar di Dunia | Ekonomi". Bisnis.com. 2017-06-29. Diakses tanggal 2021-06-02.
- ^ "Jumlah Penduduk Menurut Kabupaten Kutai Timur". BPS Kabupaten Kutai Timur. Diakses tanggal 16 Juli 2025.
- ^ "Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang Dilantik". Tribun Kaltim. Diakses tanggal 16 Juli 2025.
- ^ Setiadi, Elly M. (2004). Transmigrasi dan Perubahan Sosial. LP3ES. ISBN 9789793339159.
{{cite book}}: Periksa|isbn=value: checksum - ^ "PT Kaltim Prima Coal". kaltimprimacoal.co.id. Diakses tanggal 16 Juli 2025.
- ^ "Investasi dan UMKM Jadi Fokus Pembangunan Ekonomi 2025". Pemkab Kutai Timur. Diakses tanggal 16 Juli 2025.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.