Seni Gupta

Gupta art
Patung Buddha Berdiri dari seni Mathura. periode Kekaisaran Gupta, sekitar abad ke-5. Istana Presiden Rashtrapati Bhavan, New Delhi, India.
Tiga aliran utama seni Gupta yang berlokasi di Mathura, Varanasi dan Nalanda.[1]

Seni Gupta dikaitkan dengan Kekaisaran Gupta, yang mendominasi India utara dari sekitar tahun 300 hingga puncaknya sekitar tahun 480 M, dan terus berlanjut hingga sekitar tahun 550 M. Periode ini secara luas dianggap sebagai puncak klasik dan "zaman keemasan" seni India Utara untuk semua tradisi keagamaan utama. Gaya Seni Gupta dikenal karena mempertahankan "tata krama klasik", yang membedakannya secara jelas dari seni abad pertengahan India berikutnya, di mana figur disubordinasikan demi tujuan keagamaan yang lebih besar.[2]

Walaupun seni lukis kemungkinan besar tersebar luas pada masa ini, hampir semua karya yang masih ada dari Periode Gupta berbentuk patung religius. Periode ini menjadi saksi kemunculan ikonografi dewa-dewa Hindu yang dipahat dari batu. Sementara itu, produksi figur Buddha dan figur tirthankara Jain terus berkembang, bahkan seringkali dibuat dalam skala yang sangat besar. Pusat-pusat seni pahat utama seperti Mathura terus beroperasi, dengan pengaruh signifikan dari Seni Gandhara (pusat seni Buddha-Yunani) di perbatasan utara wilayah Gupta. Pusat-pusat baru juga muncul, terutama Sarnath. Baik Mathura maupun Sarnath berperan penting dalam mengekspor karya seni pahat mereka ke berbagai wilayah di India utara.

Meskipun secara teknis berada di luar kendali Kekaisaran Gupta, sudah menjadi kebiasaan untuk memasukkan karya seni dari wilayah India utara dan tengah lainnya ke dalam kategori Seni Gupta. Hal ini terutama berlaku untuk seni yang diproduksi di bawah dinasti Vakataka (memerintah Deccan, sekitar 250–500 M). Wilayah Vakataka mencakup situs-situs penting seperti Gua Ajanta dan Gua Elephanta yang sebagian besar dibuat selama periode ini, serta Gua Ellora yang mungkin juga dimulai saat itu. Selain itu, meskipun Kekaisaran Gupta kehilangan wilayah baratnya sekitar tahun 500 M, gaya artistik Gupta yang khas terus digunakan di sebagian besar India utara hingga sekitar tahun 550 M, dan mungkin bahkan sampai tahun 650 M. Periode ini kemudian diikuti oleh era "Pasca-Gupta" hingga sekitar tahun 950 M, yang masih mempertahankan banyak karakteristik serupa.

Referensi

  1. ^ Mookerji, 142
  2. ^ Williams, Joanna (1972). "The Sculpture of Mandasor" (PDF). Archives of Asian Art. 26: 64. ISSN 0066-6637. JSTOR 20111042.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya