Sepintu sedulang

Sepintu sedulang atau nganggung adalah tradisi yang ada di Pulau Bangka.

Makna dari kata ini adalah satu rumah membawa satu dulang atau talam yang ditutup dengan tudung saji untuk dihantarkan ke masjid pada saat perayaan hari besar keagamaan seperti maulud, isra' mi'raj, hari raya, ruah kubur atau pada saat nujuh kematian, masyarakat akan berkumpul lalu acara dimulai dengan pembacaan Hikayat dilanjutkan dengan tahlilan dan doa, penutupnya adalah makan bersama dari dulang yang dibawa tadi.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya