Serangan Doolittle

Serangan Doolittle, yang juga dikenal dengan sebutan Serangan Tokyo, pada Sabtu, 18 April 1942, adalah sebuah serangan udara oleh Amerika Serikat di ibu kota Jepang Tokyo dan tempat-tempat lainnya di pulau Honshu pada Perang Dunia II, serangan utama pertama yang menyerang Kepulauan Utama Jepang. Serangan tersebut mendemonstrasikan bahwa Jepang sendiri rentan serangan udara Amerika, dijadikan sebagai balasan untuk serangan Pearl Harbor yang dilakukan oleh Jepang pada Minggu, 7 Desember 1941. Serangan tersebut direncanakan dan dipimpin oleh Letnan Kolonel James Harold "Jimmy" Doolittle, Pasukan Udara Angkatan Darat Amerika Serikat.

Setelah serangan tersebut, Angkatan Darat Kekaisaran Jepang mengadakan pembersihan masif di provinsi-provinsi pesisir timur China, dalam sebuah operasi yang sekarang dikenal sebagai Kampanye Zhejiang-Jiangxi, mencari pasukan angkatan darat Amerika Serikat yang masih bertahan.

Setelah perang

Anggota serangan yang masih hidup setelah Perang Dunia II mengadakan reuni tahunan dalam setiap tahun dari akhir 1940an sampai 2013. Puncak dari setiap reuni adalah upacara khidmat dan tertutup dimana anggota serangan melakukan absensi nama, dan kemudian bersulang untuk sesama anggota mereka yang meninggal pada tahun sebelumnya.

Reunian mereka juga menyebabkan terbentuknya organisasi Children of the Doolittle Raid yang terdiri dari anak dan cucu anggota Serangan Doolittle pada 18 April 2006, dimana deklarasi pembentukan organisasi dihadiri oleh putra-putri anggota Serangan Doolittle dan juga beberapa veteran perang yang mengikuti misi ini. Keturunan Doolittle Raiders menyelenggarakan penggalangan dana untuk dana beasiswa dan terus menyelenggarakan reuni Doolittle Raiders. Mereka mengadakan reunian pada 2019 saat upacara kematian veteran terakhir Letnan Kolonel (Purn.) Richard E. Cole.[4]

Rekonstruksi Serangan Doolittle

Dalam rangka memeringati 50 tahun Perang Dunia II sebagai bagian dari acara peringatan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, pada 21 April 1992, dua pesawat North American B-25 Mitchell, Heavenly Body dan In The Mood diangkat ke kapal induk USS Ranger. Pesawat-pesawat pengebom tersebut berpartisipasi dalam rekonstruksi peringatan Serangan Doolittle di Tokyo, lepas landas dari dek penerbangan Ranger di hadapan lebih dari 1.500 tamu.[5] Peluncuran tersebut berlangsung di lepas pantai San Diego.[6] Empat pesawat B-25 disetujui oleh Angkatan Laut AS untuk rekonstruksi tersebut, dan dua di antaranya terpilih. Dua peserta lainnya adalah B-25J Executive Sweet dan B-25J Pacific Princess. Setelah peluncuran, delapan pesawat B-25 terbang menyusuri pantai di mana Jenderal Doolittle dan putranya, John P. Doolittle, menyaksikan setiap pesawat B-25 melakukan penerbangan rendah, menjatuhkan 250 bunga anyelir merah, putih, dan biru ke ombak, mengakhiri acara tersebut.

Congressional Gold Medal

Pada 19 Mei 2014, Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mengeluarkan resolusi DPR H.R. 1209 untuk memberi penghormatan kepada seluruh personil Amerika Serikat yang ikut serta dalam Serangan Doolittle, baik yang gugur, meninggal setelah perang ataupun masih hidup, dengan pemberian Congressional Gold Medal atas "kepahlawanan, keberanian, keterampilan, dan pengabdian yang luar biasa kepada Amerika Serikat dalam melakukan pengeboman Tokyo".[7][8] Upacara penghargaan berlangsung di Gedung Capitol pada tanggal 15 April 2015, dengan Letnan Jenderal Angkatan Udara purnawirawan John Hudson, Direktur Museum Nasional Angkatan Udara, menerima penghargaan atas nama Doolittle Raiders.[9]

Northrop Grumman B-21 Raider

Pada September 2016, Northrop Grumman B-21 secara resmi diberi nama "Raider" sebagai bentuk penghormatan terhadap mereka yang ikut di Serangan Doolittle.[10] Letnan Kolonel (Purn.) Richard E. Cole, anggota Serangan Doolittle terakhir yang masih hidup, hadir dalam upacara penamaan tersebut.[11][12]

Referensi

Catatan

Kutipan

  1. ^ Doolittle & Glines 1991, hlm. 3, 541.
  2. ^ Scott 2015.
  3. ^ Chun 2006, hlm. 60.
  4. ^ Parker, Kaylin. "Reunion toasts the Doolittle Raiders". The Northwest Florida Daily News (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-27.
  5. ^ US Navy web staff. "The U.S. Navy". www.navy.mil (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-27.
  6. ^ "The Sextant – 'In 1992, Doolittle Raid revisited'". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 July 2020. Diakses tanggal 9 February 2020.
  7. ^ "H.R. 1209 – Summary" Diarsipkan 21 May 2014 di Wayback Machine.. United States Congress. Retrieved 20 May 2014.
  8. ^ Marcos, Cristina (19 May 2014). "House votes to award medals to 'Monuments Men,' Jack Nicklaus". The Hill. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 May 2014. Diakses tanggal 20 May 2014.
  9. ^ "Doolittle Tokyo Raiders receive Congressional Gold Medal". Air Force (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-27.
  10. ^ "The B-21 has a name: Raider". Air Force (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-27.
  11. ^ Giangreco, Leigh. "Last surviving Doolittle Raider rises to name Northrop B-21". Flight Global (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-27.
  12. ^ "Remarks by Secretary of Defense Lloyd J. Austin III at the Unveiling of the B-21 Bomber (A". U.S. Department of Defense (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-11-11.[pranala nonaktif]

Daftar pustaka

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya