Serangga penyerbuk
Serangga penyerbuk atau serangga polinator adalah jenis serangga yang mampu membantu proses penyerbukan oleh tumbuhan. Hubungan yang terbentuk antara tumbuhan dan serangga penyerbuk adalah simbiosis mutualisme. Salah satu jenis serangga penyerbuk adalah lebah.
Interaksi dengan tumbuhan berbunga
Tumbuhan berbunga memiliki anatomi dan fisiologi yang berhubungan dengan morfologi dan perilaku serangga penyerbuk. Sebanyak 70% dari 250.000 spesies tumbuhan memerlukan bantuan serangga untuk melakukan penyerbukan. Satu spesies tumbuhan mengalami penyerbukan silang dengan spesies yang sama pada tumbuhan lain melalui bantuan serangga penyerbuk. Serangga penyerbuk menyebarkan biji tumbuhan dengan jarak yang jauh sehingga pemakanan biji menjadi terhindarkan. Penyebaran biji yang jauh juga mencegah terjadinya penyakit epidemik pada tumbuhan. Keuntungan lain yang diperoleh tumbuhan dari serangga penyerbuk adalah peningkatan kualitas dan kuantitas pada buah yang dihasilkannya.[1]
Serangga penyerbuk dan tumbuhan berbunga membentuk simbiosis mutualisme. Tumbuhan berbunga menyediakan pakan bagi serangga dalam bentuk serbuk sari dan nektar. Selain itu, tumbuhan berbunga juga menyediakan tempat reproduksi bagi serangga. Di sisi lain, tumbuhan berbunga memperoleh keuntungan melalui penyerbukan dengan serangga sebagai perantaranya.[2]
Jenis serangga
Lebah
Spesies lebah dari famili Colletidae semuanya berperan sebagai serangga penyerbuk. Jumlah spesies ini sekitar 2.000 spesies. Spesies lebah dari famili Colletidae termasuk jenis lebah penyendiri. Probosis pada spesies lebah dari famili Colletidae berukuran pendek. Spesies lebah dari famili Colletidae sangat banyak ditemukan menyebar di Australia.[3]
Referensi
- ^ Widhiono, Imam (2015). Strategi Konservasi Serangga Pollinator (PDF). Purwokerto: Universitas Jenderal Soedirman. hlm. 9. ISBN 978-602-1004-08-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Allifah AF, A. N., Bahalwan, F., dan Natsir, N. A. (2020). "Keanekaragaman Dan Kelimpahan Serangga Polinator Pada Perkebunan Mentimun (Cucumis sativus L) Desa Waiheru Ambon" (PDF). Biologi Sel: Jurnal Biology Science & Education. 9 (1): 27. ISSN 2252-858X. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- ^ Widhiono, I., dkk. (2016). Keragaman Serangga Penyerbuk di Lereng Gunung Slamet dan Sekitarnya (PDF). Purwokerto: Universitas Jenderal Soedirman. hlm. 9. ISBN 978-602-1004-26-5. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.