Soehartoisme

Soeharto Presiden Kedua Republik Indonesia dan Presiden Indonesia yg Paling lama menjabat dalam sejarah serta Pemimpin dan Tokoh sentral Orde Baru

Soehartoisme adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan pola tata kelola pemerintahan, doktrin politik, dan pendekatan pembangunan yang diterapkan oleh Soeharto selama masa Orde Baru(1966–1998).[1] Konsep ini sering dipahami bukan sebagai ideologi formal, melainkan sebagai praktik kekuasaan pragmatis yang mengutamakan stabilitas nasional sebagai syarat pembangunan ekonomi.[2]

Pilar Utama dan Keberhasilan

Soehartoisme berfokus pada pembangunanisme (developmentalism). Melalui program Pelita, Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan pada tahun 1980-an serta menurunkan angka kemiskinan secara signifikan melalui stabilitas makroekonomi yang terjaga dalam jangka panjang.[3]

Kritik dan Sisi Kelam

Di balik stabilitas ekonomi, Soehartoisme secara luas dikritik karena memicu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang sistematis dan pembungkaman terhadap oposisi politik.[4][a]

Selain itu, sistem ini dianggap melanggengkan budaya Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Kesenjangan antara janji pembangunan dengan realitas penguasaan sumber daya oleh segelintir elit (kronisme) menjadi salah satu alasan utama runtuhnya rezim ini pada tahun 1998.[5]

Diskursus Kontemporer

Wacana mengenai Soehartoisme hingga kini masih sering muncul di ruang publik. Beberapa kalangan melihatnya sebagai bentuk nostalgia akan keteraturan, sementara pihak lain melihatnya sebagai peringatan akan bahaya otoritarianisme.[6] Di sisi lain, muncul pula diskusi mengenai bagaimana elemen-elemen gaya kepemimpinan masa lalu mungkin masih tersisa dalam dinamika politik Indonesia saat ini, yang sering disandingkan dengan fenomena politik kontemporer.[7] Meskipun demikian, banyak pihak menegaskan bahwa mempelajari sejarah Soehartoisme tidaklah identik dengan keinginan untuk membangkitkan kembali sistem Orde Baru.[8]

Referensi

  1. ^ "Soeharto, Soehartois, Soehartoisme". Tempo.co. Diakses tanggal 31 Mei 2026.
  2. ^ "Soeharto, Soehartois, Soehartoisme". Data Tempo. Diakses tanggal 31 Mei 2026.
  3. ^ "Soekarnoisme dan Soehartoisme". DwipaNews. Diakses tanggal 31 Mei 2026.
  4. ^ "Labirin Politik Kekuasaan dan Soehartoisme". Indonesiana.id. Diakses tanggal 31 Mei 2026.
  5. ^ "Melihat Soehartoisme dan NKRI Bersyariah di Sekitar Kita". Islami.co. Diakses tanggal 31 Mei 2026.
  6. ^ "Menyebar Soehartoisme di Kampus". IsolaPos. Diakses tanggal 31 Mei 2026.
  7. ^ "Jika Jokowisme dan Soehartoisme Digabungkan dalam Satu Rezim". Omong-Omong. Diakses tanggal 31 Mei 2026.
  8. ^ "Buku Pak Harto Bukan untuk Bangkitkan Soehartoisme dan Orba". Detik.com. Diakses tanggal 31 Mei 2026.

Catatan

  1. ^ Praktik otoritarianisme, penculikan aktivis, dan pembatasan kebebasan pers menjadi catatan hitam yang sering dikaitkan dengan era ini.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya