Soetarto (Kentus)

Wiryo Soetarto
Foto ijazah kelulusan SMPN 1 Jatisrono tahun 1955
Anggota DPRD Tingkat II Kabupaten Wonogiri
Masa jabatan
1971–1977
PresidenSoeharto
GubernurMoenadi
Soepardjo Rustam
Informasi pribadi
Lahir17 November 1916
Jatisrono, Wonogiri, Hindia Belanda
Meninggal6 Juni 1978(1978-06-06) (umur 61)
Jatisrono, Wonogiri, Indonesia
KebangsaanIndonesia
Orang tua
  • Mas Demang Prawiro Prahasto (ayah)
  • Suwarti/Koening (ibu)
AlmamaterHollandsch-Inlandsche School (HIS)
SMP Negeri 1 Jatisrono
PekerjaanBirokrat, Politikus
ProfesiAnggota DPRD
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Wiryo Soetarto alias Kentus (17 November 1916 – Selasa Pahing, 6 Juni 1978) adalah seorang birokrat dan politikus dari Jatisrono, Wonogiri. Beliau merupakan anggota DPRD Kabupaten Wonogiri yang menjabat pada periode 1971–1977.[1]

Pendidikan

Soetarto (Kentus) menempuh 4 jalur pendidikan formal dan kursus kedinasan resmi:[1]

  1. Alumni Hollandsch-Inlandsche School (HIS) pada zaman pemerintahan kolonial Hindia Belanda.
  2. SMP Negeri 1 Jatisrono (Bagian B - Ilmu Pasti), alumni tahun 1955.
  3. Kursus Persiapan Sosial di Yogyakarta pada tahun 1957.
  4. Kursus Kader Koperasi Tingkat Dasar di Kabupaten Wonogiri pada tahun 1971.

Rekam Jejak Militer dan Logistik Perang

Karier militer dan penugasan teritorial Soetarto (Kentus) mencakup masa pendudukan Jepang, perang kemerdekaan, hingga pertahanan wilayah Wonogiri:[2]

  • Era Revolusi Fisik : Beliau bergabung dalam kesatuan militer Cie 3 Batalyon 55 Brigade V Divisi 3 di bawah komando Mashuri Saleh. Beliau memimpin pangkalan logistik gerilya PMKT Jatisrono dan membantu pemerintah militer Kecamatan Jatipurno dalam membendung agresi militer Belanda 2 hingga penyerahan kedaulatan per 31 Maret 1950. Terarsip bukti dua kuitansi asli penerimaan dana logistik militer senilai Rp3.800 dan Rp4.000 pada tahun 1949.[2]
  • Penumpasan Sisa PKI (1968): Beliau bertugas di bawah cap resmi Detasemen Polisi Militer (CPM) sebagai anggota dari Satuan : KOMANDAN PLETON JON VED BE XVII KIE SKA TON WONOGIRI dalam operasi pembersihan sisa-sisa gerakan PKI.

Jabatan Pemerintahan dan Sipil

Sepanjang hayatnya, beliau mendedikasikan diri pada struktur birokrasi pemerintahan sipil, militer, serta legislatif di Wonogiri, dengan rincian:[1]

  • Komandan Veteran Pemerintah Militer Kecamatan Teritorial (PMKT) Jatisrono pada masa revolusi kemerdekaan.
  • Anggota DPRD Kabupaten Wonogiri.(1971–1977)
  • Kepala Desa Jatisrono. (1953–1978.)
  • Kepala Mitra Perusahaan Padi Sentral pertama di wilayah Jatisrono.
  • Petugas Sensus Penduduk pertama Desa Jatisrono. (1961)
  • Anggota Koordinator Komisi Pemilihan Pemungutan Suara (KPPS) Tingkat 1 Jatisrono.

Tanda Jasa dan Penghargaan

Soetarto (Kentus) mengantongi total 7 penghargaan militer resmi dari pemerintah Republik Indonesia, dengan rincian sebagai berikut:[3]

  • Bintang Gerilya (Penghargaan tertinggi atas jasa perjuangan gerilya mempertahankan kemerdekaan RI dari Direktorat Ajudan Jenderal Bandung)
  • Satyalancana Kemerdekaan Indonesia ke-1 (Penghargaan atas bakti penuh pada periode awal proklamasi dari Direktorat Ajudan Jenderal Bandung)
  • Satyalancana Kemerdekaan Indonesia ke-2 (Penghargaan atas andil perjuangan menegakkan kedaulatan dari Direktorat Ajudan Jenderal Bandung)
  • Satyalancana Gerakan Operasi Militer (GOM) I Madiun (Penghargaan atas operasi penumpasan peristiwa Madiun 1948 dari Direktorat Ajudan Jenderal Bandung)
  • SK Pengukuhan Veteran Pejuang Golongan A, NPV: 10.036.127 (Penghargaan dan pengesahan resmi dari Departemen Keamanan RI) melalui Kepala Urusan Administrasi Veteran Jawa Tengah, Kolonel Mohamad Ali Hanafiah.
  • Penghargaan dari Komandan Batalyon 55 (Apresiasi khusus atas kesetiaan dan ketangguhan komando pasukan dari Mashuri Saleh)
  • Penghargaan dari Pemerintah Perwira Distrik Militer Wonogiri (Apresiasi dari Kodim Wonogiri atas bantuan pengamanan teritorial militer yang sukses di wilayah Kecamatan Jatipurno selama Agresi Militer Belanda II)

Wafat

Soetarto (Kentus) wafat pada hari Selasa Pahing, 6 Juni 1978 di kediamannya Jatisrono karena sakit sesak nafas yang dideritanya selama 7 hari.Ia wafat dan dimakamkan di TPU Karangwage, Sambi, Watangsono, Jatisrono, Wonogiri.

Referensi

  1. ^ a b c "Profil dan Dokumen Sejarah Perjuangan Soetarto Jatisrono". Scribd. Diakses tanggal 25 Juni 2026. Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama "ScribdBiografi" didefinisikan berulang dengan isi berbeda
  2. ^ a b "Arsip Militer Teritorial Wonogiri Timur 1948-1950". Scribd. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  3. ^ Buku Induk Registrasi Veteran Pejuang Kemerdekaan RI. Departemen Keamanan Republik Indonesia. 1975.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya