Sophie Paris


PT Sophie Paris Indonesia
Sophie Paris
Jenis perusahaan
Perusahaan swasta
IndustriMode
Didirikan1995
PendiriBruno Hasson
Kantor pusat
Jl. Adyaksa Raya No. 33, Lebak Bulus-Jakarta Selatan
,
Wilayah operasi
Asia Tenggara, Maroko
Tokoh kunci
Bruno Hasson (Presiden Direktur)
ProdukBusana siap pakai
Aksesori
Kosmetik
Situs webwww.sophieparis.com

Sophie Paris adalah sebuah platform belanja sosial daring ke luring yang menawarkan produk eksklusif berdesain Prancis. Perusahaan ini mendistribusikan tas, aksesori mode, dan kosmetik dengan metode penjualan langsung, berbasis MLM.

Sophie Paris mulai berdiri sebagai perusahaan dan merek busana Indonesia di Jakarta pada tahun 1995 dengan nama Sophie Martin. Namun, kemudian menambahkan kata "Paris" sebagai bagian dari strategi pemasaran.[1]

Sejarah

Pendirian Sophie Paris dimulai dari usaha pembuatan tas rumahan oleh ekspatriat asal Prancis, Bruno Hasson. Tas yang diproduksi mendapat sambutan baik dari masyarakat dan lambat laun penjualannya semakin pesat. Oleh sebab itu, Bruno Hasson merekrut karyawan, menyewa gedung, dan menerapkan sistem penjualan langsung dengan memanfaatkan tenaga penjual yang diberi insentif untuk menjual produk Sophie Martin. Selanjutnya Sophie Martin dipasarkan melalui sistem pemasaran berjenjang dengan merekrut anggota sebagai mitra untuk memasarkan produk-produk Sophie hingga ke pelosok Nusantara.

Sophie Martin kemudian memperluas bisnisnya ke luar negeri dengan membuka kantor perwakilan di Manila, Filipina pada tahun 2002. Kemudian pada tahun 2008, perusahaan ini menerapkan strategi merk Sophie Paris, di mana Sophie Martin menjadi bagian dari merek Sophie Paris yang memayungi beberapa merek di bawahnya.

Transformasi Digital

Pada awal tahun 2018, Sophie Paris mendeklarasikan transformasi digitalnya menjadi Online to Offline Shopping Platform yang membidik 100% penjualan online. Tidak hanya menyediakan fitur-fitur pada situs resmi yang mendukung komunitasnya untuk menjalani bisnis secara online, Sophie Paris juga melakukan berbagai training di berbagai media sosial seperti Facebook dan Instagram.

Referensi

  1. ^ "Beberapa Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri". VIVA.co.id. viva. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-11-09. Diakses tanggal 9 November 2014.

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya