Spolia

Spolia (Latin untuk 'barang rampasan'; tunggal: spolium) adalah batu yang diambil dari struktur lama dan dialihfungsikan untuk konstruksi baru atau tujuan dekoratif. Hal ini merupakan hasil dari praktik kuno yang tersebar luas (spoliasi) di mana batu yang telah ditambang, dipotong, dan digunakan dalam suatu struktur bangunan diangkut untuk digunakan di tempat lain. Praktik ini menjadi perhatian khusus bagi sejarawan, arkeolog, dan sejarawan arsitektur karena batu nisan, monumen, dan fragmen arsitektur dari zaman kuno sering ditemukan tertanam dalam struktur yang dibangun berabad-abad atau ribuan tahun kemudian. Arkeolog Philip A. Barker memberikan contoh sebuah batu nisan periode Romawi akhir (kemungkinan abad ke-1) dari Wroxeter yang terlihat telah dipangkas dan mengalami pelapukan saat digunakan sebagai bagian dari dinding eksterior dan, mungkin hingga abad ke-5, diinskripsi ulang untuk digunakan kembali sebagai batu nisan.[1]
Galeri
-
Fragmen inskripsi Yunani pada susunan batu benteng Utsmaniyah Heptapyrgion (Yedikule) (1431), Thessaloniki, Yunani
-
Spolia pada tembok kota İznik, Turki, di Gerbang Lefke
-
Kolom ordo Ionia yang diintegrasikan ke dalam sebuah dinding, Bosra, Suriah
-
Spolia di Baptisterium Neon Ravenna, Ravenna, Italia
-
Ilustrasi abad ke-18 mengenai patung Romawi dan inskripsi yang digunakan kembali pada dinding Cittadella, Gozo, Malta. Patung tersebut telah dipindahkan dan kini berada di Museum Arkeologi Gozo.
-
Spolia Romawi pada fondasi Gereja Santo Donatus di Zadar, Kroasia
-
Batu nisan Yahudi yang digunakan sebagai bagian dari sebuah dinding di Lviv, Ukraina
-
Potret Empat Tetrark di sudut Basilika Santo Markus, di Venesia, Italia, yang dijarah oleh orang Venesia dari Konstantinopel saat Perang Salib Keempat
-
Spolia dari Kastel Patras
-
Ruang salat di Masjid Murad Agha di Tajura, Libya, yang menampilkan kolom-kolom Romawi yang digunakan kembali[2]
Referensi
- ^ Barker, A. Philip (1977). Techniques of Archaeological Excavation. Routledge. hlm. 11.
- ^ Ciranna, Simonetta (2017). "Pulcherrima Spolia in the Architecture and Urban Space at Tripoli". Dalam Altekamp, Stefan; Marcks-Jacobs, Carmen; Seiler, Peter (ed.). Perspektiven der Spolienforschung 2. Zentren und Konjunkturen der Spoliierung. Berlin: Edition Topoi. hlm. 67–93. ISBN 978-3-9816384-3-1. Diarsipkan dari asli tanggal 8 February 2025.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.