Stand Up Paddle Indonesia

Stand Up Paddle Indonesia
Tanggal pendirian21 November 2015; 10 tahun lalu (21 November 2015)
JenisOrganisasi non-pemerintah
TujuanOlahraga
Kantor pusatJakarta, Indonesia
Bahasa resmi
Indonesia
Ketua Umum
Susi Pudjiastuti
Badan utama
Dewan Pengurus, dipilih melalui Musyawarah Nasional
Organisasi induk
Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia
Situs webhttps://standuppaddle.or.id/

Stand Up Paddle (SUP) yaitu aktivitas dayung pada platform mengambang berupa papan dengan bantuan dayung. [1]

Susi Pudjiastuti, Ketum SUP Indonesia

SUP.ID sebuah komunitas yang percaya bahwa kekayaan pantai Indonesia adalah modal yang patut “didayung” lebih jauh menjadi sebuah prestasi untuk mengangkat nama Indonesia.

Di Inisiasi pertengahan tahun 2015 di Pelabuhan Ratu, Sukabumi – Jawa Barat, memulai belajar sebuah olahraga baru Stand Up Paddle bersama para Surfer disana. Setelah mulai terbiasa dengan olahraga Stand Up Paddle dengan menikmati dan menjelajahi pantai dan laut Indonesia.

Akhirnya pada tanggal 21 November 2015 didirikan Stand Up Paddle Indonesia, menjadi sebuah Komunitas bernama SUP.ID.

Saat awal pendirian, Stand Up Paddle Indonesia hanya terdiri dari 7 orang anggota. Kini SUP.ID memiliki anggota sebanyak lebih dari 130 member yang kerap paddling bersama menikmati petualangan maritim di berbagai destinasi Indonesia.[2]

Pada tahun 2025, Susi Pudjiastuti terpilih sebagai ketua umum stand up paddle Indonesia untuk periode 2025-2028. [3]

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan tahun 2014-2019 itu berpesan kepada seluruh penggiat stand up paddle untuk selalu memperhatikan kebersihan lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari.

Kiprah

Paddler Indonesia saat mengarungi sungai Bengawan Solo

Empat paddler Indonesia menyusuri Sungai Bengawan Solo sejauh 462 kilometer dengan melakukan stand up paddle. Pada Ekspedisi Bengawan Solo, di tahun 2022, keempat paddler yakni Ermiko Effendi, Catharina Jahja Tjahjana, Muhammad Rifai, dan Bayu Prasetya Jati menjelajahi sungai sekaligus melewati wilayah 491 desa, 12 kabupaten/kota, dan 2 provinsi, yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur. [4]

Prestasi

Stand Up Paddle di Sungai

Tahun 2025,[5]Tim Stand Up Paddle (SUP) Indonesia berhasil merebut medali di Asia Pacific SUP Championship 2025 yang berlangsung pada 18–19 Januari 2025 di Jomtien Beach, Pattaya, Thailand. Dalam ajang internasional ini, Indonesia berhasil membawa pulang 1 medali emas, 2 perak dan 3 perunggu.

Tahun 2024,[6] Indonesia mencetak prestasi gemilang dengan meraih tiga medali emas pada ajang 4th Asian Ocean Racing Championship 2024 yang berlangsung di Rayong, Thailand, pada 21-22 November 2024 lalu.[6]

Indonesia meraih emas di tiga kategori, Men Open, Septenandow Horomati; Men U23, Miftahudin Parid; Men Junior U18, Keefe Anargya Pranoto [6]

Tahun 2019,[7] Dua atlet stand up paddle Indonesia (SUP ID) atau dayung berdiri sukses menjuarai turnamen yang digelar di Association Paddlesurf Profesionals (APP) World Tour di Dotombori Canal, Osaka, Jepang, 20-22 September 2019 lalu.[7] Mereka adalah Tedy dan Catharina Jahja Tjahjana tergabung di tim SUP ID

Catharina berhasil keluar menjadi juara pertama pada kategori amateur women 1K, sedangkan Tedy juga berhasil naik podium dengan menjadi juara tiga di kategori amateur men 1K.[7]

Referensi

  1. ^ id, sup. "Tentang Stand Up Paddle Indonesia". Stand Up Paddle Indonesia. Diakses tanggal 2025-02-23.
  2. ^ Rohmi, Nur (2019-07-16). "Asal Mula Olahraga Stand Up Paddle di Indonesia". Kompas Cyber Media. Diakses tanggal 2025-02-23.
  3. ^ Meodia, Arindra (2025-02-22). "Susi Pudjiastuti terpilih sebagai ketua umum stand up paddle Indonesia". Antara. Diakses tanggal 2025-02-23.
  4. ^ Priyambodo, Utomo (2022-06-20). "Empat Paddler Indonesia Akan Susuri Sungai Bengawan Solo Sejauh 462 Km". National Geographic Indonesia. Diakses tanggal 2025-02-23.
  5. ^ Budi, ernanto (2025-01-20). "Tim Stand Up Paddle Indonesia Borong 6 Medali dari Thailand". Media Indonesia. Diakses tanggal 2025-01-23.
  6. ^ a b c Haryadi, Malvyandie (2024-11-23). "Indonesia Rebut 3 Emas di Asian Ocean Racing Championship 2024 di Thailand". Tribun News. Diakses tanggal 2025-02-23.
  7. ^ a b c Situmorang, Hendro (2019-09-28). "Dua Pedayung Indonesia Juara Turnamen Internasional di Osaka". Berita Satu. Diakses tanggal 2025-02-23.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya